Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Nugrahi Mawan (Ahong): Saatnya Depo dan Pelabuhan Indonesia Beralih dari Solar ke Elektrik

Nugrahi Mawan (Ahong): Saatnya Depo dan Pelabuhan Indonesia Beralih dari Solar ke Elektrik

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 152
  • print Cetak

XUZHOU, CHINA — Langkah besar menuju era Green Logistic dan Green Port mulai diperlihatkan para pelaku usaha logistik nasional. Di tengah dorongan pemerintah pusat untuk mempercepat transisi energi bersih, pengusaha depo kontainer dan pelabuhan dari Indonesia turun langsung melihat perkembangan teknologi alat berat listrik dunia di pabrik XCMG, Kota Xuzhou, China.

Kunjungan strategis tersebut dipimpin Ketua Umum ASDEKI, Mustofa Kamal Hamka, didampingi Ketua DPW ASDEKI Kalimantan Timur Nugrahi Mawan atau yang akrab disapa Ahong, bersama perwakilan manajemen PT Pattaya, yakni Pak Rocky dan Pak Ronny.

Di dalam kawasan pabrik XCMG, rombongan melihat langsung proses produksi berbagai alat berat berbasis listrik seperti Reach Stacker, Forklift, hingga Side Loader elektrik yang kini mulai digunakan di berbagai pelabuhan modern dunia.

Bagi Ahong, kunjungan ini bukan sekadar agenda bisnis biasa. Ada semangat besar yang dibawa para pengusaha lokal Indonesia untuk ikut berada di garis depan perubahan industri global.

“Dunia sedang berubah. Pelabuhan dan depo modern sudah mulai meninggalkan alat berbahan bakar solar menuju energi listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kami di daerah juga tidak ingin tertinggal,” ujar Ahong.

Menurutnya, langkah peralihan dari alat berat berbasis solar menuju elektrik merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong percepatan penggunaan energi bersih dan kendaraan listrik di sektor industri nasional.

Lonjakan harga solar yang kini terus membebani operasional depo dan pelabuhan menjadi alasan kuat mengapa transformasi tersebut harus segera dilakukan. Di sisi lain, penggunaan alat berat listrik dinilai mampu memangkas biaya operasional jangka panjang sekaligus meningkatkan efisiensi kerja di kawasan logistik.

Ahong menilai, momentum ini menjadi peluang besar bagi pengusaha lokal untuk naik kelas dan ikut tampil di kancah internasional.

“Pengusaha daerah harus berani berubah dan mengikuti perkembangan teknologi dunia. Jangan hanya menjadi penonton. Kita harus ikut menjadi bagian dari transformasi global, terutama mendukung program pemerintah menuju energi bersih,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa konsep Green Port dan Green Logistic bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan masa depan industri logistik Indonesia.

Dengan alat berat listrik, emisi karbon dapat ditekan, kebisingan operasional berkurang, serta lingkungan kerja di pelabuhan menjadi lebih sehat dan modern. Hal itu dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional yang kini mulai fokus pada ekonomi hijau dan keberlanjutan industri.

Sementara itu, Ketua Umum ASDEKI, Mustofa Kamal Hamka, mengajak seluruh anggota ASDEKI dan pengelola pelabuhan di Indonesia mulai mempersiapkan diri menghadapi era elektrifikasi alat berat.

“Ini bukan lagi pilihan tambahan, tetapi kebutuhan strategis. Kalau kita tetap bergantung pada solar, biaya operasional akan terus tinggi. Karena itu kami mendorong anggota ASDEKI mulai beralih ke alat berat elektrik secara bertahap,” tegasnya.

Kunjungan ke pabrik XCMG diharapkan membuka peluang kerja sama pengadaan alat berat listrik bagi sektor logistik nasional, termasuk untuk mendukung modernisasi depo kontainer dan pelabuhan di Kalimantan Timur maupun wilayah Indonesia lainnya.

Dari Xuzhou, para pengusaha lokal Indonesia membawa satu pesan besar: transisi menuju energi bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama dunia usaha untuk menciptakan industri logistik yang lebih maju, efisien, dan berkelanjutan. (TNR)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Banyak Speedboat Tanpa GPS, Dishub Berau Siapkan Aturan Baru Demi Keselamatan

    Masih Banyak Speedboat Tanpa GPS, Dishub Berau Siapkan Aturan Baru Demi Keselamatan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti aspek keselamatan transportasi laut, khususnya pada armada speedboat yang beroperasi di wilayah tersebut. Banyak kapal cepat milik masyarakat dinilai masih minim dilengkapi perangkat navigasi modern. Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, mengatakan sebagian besar speedboat masih mengandalkan sarana komunikasi sederhana seperti telepon seluler dan radio terbatas. “Memang saat […]

  • ‎Berau Didorong Jadi Pelopor “Blue Food” Indonesia, Angkat Produk Ikan Lokal Bernilai Global

    ‎Berau Didorong Jadi Pelopor “Blue Food” Indonesia, Angkat Produk Ikan Lokal Bernilai Global

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.207
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau berpeluang besar menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengembangkan konsep Blue Food, sebuah inisiatif yang menonjolkan produk perikanan lokal sebagai pangan sehat bernilai ekonomi tinggi. ‎Gagasan tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Niko Barito, saat berkunjung ke Berau. Ia menilai potensi perikanan dan kreativitas pelaku UMKM di Bumi […]

  • Transmigrasi Berbasis Potensi Jadi Upaya Pemerataan Ekraf Kesejahteraan Berau

    Transmigrasi Berbasis Potensi Jadi Upaya Pemerataan Ekraf Kesejahteraan Berau

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 529
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat program transmigrasi sebagai instrumen sosial untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya berorientasi pada penataan wilayah, transmigrasi kini diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga melalui pengembangan potensi ekonomi lokal. ‎Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Zulkifli Azhari, menegaskan bahwa pendekatan transmigrasi saat ini lebih menekankan pada penguatan […]

  • Sufian Agus: Saya Akan Tetap Berkomunikasi Pasca Menjabat Pjs Bupati Berau

    Sufian Agus: Saya Akan Tetap Berkomunikasi Pasca Menjabat Pjs Bupati Berau

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 718
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meskipun jabatannya sebagai penjabat sementara Bupati Berau hanya tinggal menghitung jam, Sufian Agus menegaskan jika dirinya akan tetap memberi support penuh bagi Kabupaten Berau. “Meskipun singkat hanya dua bulan, tapi saya sedikit banyak sudah paham apa dan bagaimana permasalahan di Berau ini, sehingga walaupun nantinya saya sudah tidak menjabat lagi, saya masih terbuka […]

  • Siapa Jadi Pejabat Baru Berau? Ini Daftar Kandidat yang Masuk Tahap Berikutnya

    Siapa Jadi Pejabat Baru Berau? Ini Daftar Kandidat yang Masuk Tahap Berikutnya

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    BERAU – Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Berau mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk lima jabatan strategis yang saat ini masih lowong. Berdasarkan pengumuman yang diterbitkan Panitia Seleksi, sebanyak 34 pejabat dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak mengikuti tahapan lanjutan berupa Assessment Center, penulisan makalah, presentasi, dan wawancara. Sekretaris Daerah Kabupaten […]

  • Perlu Ada Program Pendidikan Khusus untuk WBP

    Perlu Ada Program Pendidikan Khusus untuk WBP

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Frans Lewi, mengatakan pendidikan menjadi salah satu akses yang harus dirasakan secara merata oleh warga negara Indonesia, tak terkecuali bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Kabupaten Berau. Menurutnya, Pemerintah Daerah seharusnya menyediakan program pendidikan khusus bagi mereka. “Kan ada pendidikan seperti Paket A, B, dan C […]

expand_less