Pemuda Kampung Keluhkan Akses Kerja yang Tak Merata
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 10 Des 2025
- visibility 504
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERAU — Transparansi rekrutmen tenaga kerja lokal kembali mencuat dalam agenda reses Anggota DPRD Berau, Agus Uriansyah, pada Rabu, 3 Desember 2025. Agus menyebut keluhan masyarakat soal akses kerja yang tak merata perlu mendapat perhatian serius, khususnya bagi pemuda kampung yang selama ini menanti peluang pekerjaan.
Keluhan warga berpusat pada dugaan ketimpangan sistem penerimaan tenaga kerja oleh perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka. Banyak pemuda mengaku kesulitan mengakses informasi lowongan, sementara pelaksanaan rekrutmen berlangsung tanpa sosialisasi memadai.
“Kami sudah mendengar langsung keresahan warga. Insya Allah akan kami kawal, apalagi ini terjadi di dapil saya,” tegas Agus.
Ia menilai persoalan tersebut tak boleh dibiarkan berlarut, sebab keterbukaan informasi peluang kerja menjadi hak masyarakat setempat. Minimnya transparansi, lanjutnya, berpotensi memunculkan kecemburuan sosial karena kuota pekerja justru banyak diisi tenaga dari luar daerah.
Warga bercerita bahwa aktivitas perusahaan di sekitar kampung kerap berjalan tanpa sepengetahuan mereka, bahkan tenaga kerja yang direkrut didominasi pihak luar. “Ironis ketika perusahaan beroperasi di kampung, tetapi pemudanya masih banyak yang menganggur,” ujarnya.
Masyarakat berharap keberadaan industri di daerah mereka memberikan manfaat nyata — bukan hanya melalui program CSR, tetapi juga melalui pembukaan lapangan pekerjaan yang layak dan terbuka bagi warga lokal.
Agus memastikan aspirasi itu akan dibawa ke ranah pembahasan DPRD. Ia menyatakan akan mendorong langkah konkret agar rekrutmen tenaga kerja lokal dilakukan lebih transparan dan berpihak pada warga sekitar. (adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar