Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 291
  • print Cetak

BERAU– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperum KPP) Kabupaten Berau kini tengah menyiapkan langkah strategis untuk menangani kawasan permukiman kumuh. Inisiatif ini dimulai dengan penerbitan Surat Keputusan Kumuh terbaru dan penyusunan kajian teknis yang lebih mendalam.

Dahri, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Disperum Berau, menjelaskan bahwa upaya penanganan tahun ini berlandaskan pada SK Kumuh Nomor 700 Tahun 2026 yang baru saja ditetapkan. Penataan akan difokuskan pada empat kecamatan, termasuk Tanjung Redeb (terutama di Kelurahan Gunung Panjang), Sambaliung, Teluk Bayur, dan Talisayan. Menariknya, Talisayan menjadi titik baru yang menggantikan Gunung Tabur, yang kini tidak lagi dikategorikan sebagai kawasan kumuh.

“Kecamatan yang menjadi fokus adalah Tanjung Redeb (khususnya Kelurahan Gunung Panjang), Sambaliung, Teluk Bayur, dan Talisayan. Untuk Talisayan ini merupakan titik baru, menggantikan Gunung Tabur yang statusnya saat ini sudah tidak dikategorikan kumuh lagi,” ungkap Dahri saat dihubungi pada Jumat (8/5/2026).

Saat ini, Disperum KPP sedang melakukan kajian Rencana Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh (RP2KPKP), yang bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik di setiap lokasi. Hal ini agar penanganan dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran.

“Kajian ini akan membedah apa yang dibutuhkan tiap kawasan. Misalnya di Tanjung Redeb, mungkin fokusnya pada penataan fasad rumah, peningkatan jalan lingkungan, atau penerangan. Kami merujuk pada tujuh indikator kawasan kumuh sesuai Permen PUPR Nomor 14 Tahun 2018,” jelasnya.

Dahri memperkirakan, proses kajian ini akan berlangsung selama tiga bulan sebelum dilanjutkan ke tahap implementasi fisik. Ia berharap, dalam Anggaran Belanja Perubahan mendatang, dapat segera dilakukan tindakan nyata seperti semenisasi jalan dan peningkatan drainase di lokasi-lokasi yang telah ditentukan.

Namun, ia juga mengakui tantangan yang dihadapi, terutama terkait anggaran. Kebijakan efisiensi yang diberlakukan secara nasional berdampak pada postur anggaran daerah, termasuk untuk penanganan kawasan permukiman.

“Tantangan utamanya adalah konsistensi penganggaran. Karena adanya efisiensi nasional, kami di Organisasi Perangkat Daerah mengalami pemotongan kuota anggaran. Mau tidak mau, rencana yang sudah disusun harus dipangkas dan dioptimalkan sesuai anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Meski demikian, Dahri menegaskan komitmen Disperum KPP untuk terus melakukan penanganan secara simultan. Keberhasilan sebelumnya di Gunung Tabur, yang kini sudah keluar dari status kumuh ringan, menjadi motivasi untuk mereplikasi kesuksesan tersebut di empat kecamatan yang menjadi fokus tahun ini.

“Kami tetap berupaya maksimal agar kualitas lingkungan permukiman masyarakat Berau semakin baik dan sehat, meskipun harus bekerja dengan keterbatasan anggaran yang ada,” pungkasnya. (*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Jakarta – Setiap tahun, Bumi mengalami momen ketika jaraknya dari Matahari berada pada titik paling jauh. Fenomena astronomi ini dikenal dengan sebutan “Aphelion.” Pada tahun 2025, Aphelion diperkirakan terjadi pada bulan Juli dan kembali menjadi sorotan banyak orang. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan perubahan cuaca yang terasa lebih dingin atau dampak lain bagi kehidupan di […]

  • Pentingnya Hidran di Tiap Wilayah

    Pentingnya Hidran di Tiap Wilayah

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Musibah kebakaran khususnya di daerah pemukiman Kabupaten Berau sering terjadi. Hal ini seharusnya menjadi warning bagi Pemkab Berau. Proses pemadaman yang cukup lama lantaran terbatasnya alat, harusnya didukung dengan pengadaan hidran. “Pentingnya pengadaan Hidran di setiap pemukiman, guna mengantisipasi terjadinya kebakaran,” ujar Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah. ia yang ditemui […]

  • ‎Dorong UMKM Kampung Naik Kelas, Pemkab Berau Kembangkan Batik sebagai Identitas dan Sumber Ekonomi

    ‎Dorong UMKM Kampung Naik Kelas, Pemkab Berau Kembangkan Batik sebagai Identitas dan Sumber Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 500
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pengembangan batik dan tenun khas di setiap kampung, bukan hanya sebagai simbol identitas, tetapi juga sebagai produk ekonomi yang dapat menjadi andalan masyarakat. ‎ ‎Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menilai batik kampung memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi warga, terutama di tingkat UMKM. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, […]

  • Warga Gunung Tabur Geger, Sesosok Jenazah Ditemukan di Dalam Rumah

    Warga Gunung Tabur Geger, Sesosok Jenazah Ditemukan di Dalam Rumah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Gunung Tabur — Warga RT 05 Gang Sepakat, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, digegerkan oleh penemuan sesosok jenazah di dalam sebuah rumah pada Selasa malam, 7 April 2026. Jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 20.00 WITA. Hingga pukul 21.16 WITA, proses evakuasi masih berlangsung oleh tim gabungan di lokasi kejadian. Mewakili Kapolsek Gunung Tabur, Wakapolsek Gunung […]

  • Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menggarap potensi ekonomi biru sebagai motor penggerak kesejahteraan kampung-kampung pesisir. Meski kualitas perairan Berau masuk kategori unggulan, pengembangan rumput laut belum mencapai level optimal akibat kendala teknis dan minimnya perlindungan bagi pembudidaya. Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih, menyampaikan bahwa pemerintah kini tidak hanya memperkuat aspek […]

  • Gandeng Konsultan untuk Dongkrak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    Gandeng Konsultan untuk Dongkrak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menata Pulau Maratua sebagai kawasan wisata premium kelas dunia. Keseriusan tersebut tampak dari meningkatnya aktivitas pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal serta langkah strategis yang kini mulai dijalankan Pemkab Berau. Bupati Berau, Sri Juniarsih, telah menjalin komunikasi dengan seorang konsultan profesional yang akan menjadi mitra strategis dalam memetakan […]

expand_less