Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Pisah dari Dinas Damkar, Komisi I Mendukung Penuh Wacana Ini

Pisah dari Dinas Damkar, Komisi I Mendukung Penuh Wacana Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
  • visibility 470
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Komisi I DPRD Berau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setkab Berau pada Januari 2025 lalu. Rapat ini membahas rencana pemisahan BPBD dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), yang merupakan amanat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kepala BPBD Berau, Masyhadi, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut pihaknya memaparkan program kerja tahun 2025 serta agenda strategis lainnya. Salah satu poin utama yang dibahas adalah pemisahan antara BPBD dan Dinas Damkar.

“Tadi lebih banyak membahas program kerja tahun 2025. Kami juga menjelaskan bahwa BPBD saat ini masih membawahi dua Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni SPM Bencana dan SPM Kebakaran,” ujar Masyhadi.

Ia menambahkan, pemisahan tersebut bertujuan agar kedua lembaga dapat menjalankan tugasnya masing-masing dengan lebih fokus dan efektif. “Selain itu, kami juga membahas pemisahan antara BPBD dan Dinas Damkar agar dapat menjalankan perintah dari Kemendagri dengan lebih optimal,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Masyhadi menjelaskan bahwa pihaknya bersama Ortal telah mulai melakukan persiapan, terutama dalam hal pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang memadai. “Kita melihat kapan DPRD akan membahas perubahan Peraturan Daerah (Perda) terkait pemisahan BPBD dan Dinas Damkar. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan regulasi sebelum pemisahan benar-benar dilakukan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh wacana pemisahan ini. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan instruksi Kemendagri dan akan meningkatkan efisiensi kerja kedua lembaga.

“Intinya, kami memanggil BPBD dan Ortal karena pemisahan ini merupakan amanat dari Kemendagri. Terlebih, mereka sudah menerima surat instruksi sebanyak dua kali,” ujar Elita.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan SDM dan anggaran dalam pembentukan Dinas Damkar yang mandiri. “Jika ingin Dinas Damkar berdiri sendiri, maka perlu dipersiapkan SDM yang cukup. Selain itu, kita juga harus melihat bagaimana pengelolaan anggarannya, karena pasti akan menambah struktur kedinasan yang baru,” imbuhnya.

Menurutnya, bagian Ortal telah menyusun kajian terkait perubahan Perda yang akan mengatur pemisahan tersebut. “Jika kajian tersebut belum selesai, kami akan mengawal dan memperjuangkan agar Perda yang ada bisa diperbarui sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Dengan dukungan dari DPRD, pemisahan BPBD dan Dinas Damkar Berau kini tinggal menunggu finalisasi kajian dan pembahasan regulasi sebelum dapat direalisasikan. (*adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    BERAU — Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebagian pihak menilai kondisi tersebut mengganggu ketertiban dan dikhawatirkan mengurangi hak anak yang seharusnya masih menikmati masa bermain serta pendidikan. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan masyarakat perlu memahami terlebih […]

  • UPT Lab Lingkungan Berau Menuju Akreditasi, Bisa Jadi Sumber PAD

    UPT Lab Lingkungan Berau Menuju Akreditasi, Bisa Jadi Sumber PAD

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 689
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — UPT Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Berau tengah dalam proses menuju akreditasi untuk meningkatkan kualitas layanan pengujian laboratorium lingkungan. Proses panjang ini dimulai pada tahun 2023, dengan penyusunan dokumen ISO 17025, manajemen mutu, dan berbagai dokumen pendukung akreditasi lainnya. Kepala UPT Lab Lingkungan, Agus Tri Hariyanto, menjelaskan bahwa […]

  • Sinergi untuk Kebersihan

    Sinergi untuk Kebersihan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Untuk lebih meningkatkan kesadaran berperilaku hidup bersih dan sehat, Anggota DPRD Berau, Ratna Kalalembang memberikan apresiasinya kepada Rukun Tetangga (RT) dan Kelurahan yang rutin menggalakkan kegiatan kebersihan lingkungan. Gotong rotong menjaga kebersihan di lingkungan RT diaktakannga merupakan hal penting untuk menghindarkan masyarakat dari berbagai penyakit yang mengintai. “Saya sangat mengapresiasi untuk semua […]

  • Jaga Harga & Serap Panen Petani: Berau Dorong Distribusi Hingga Kampung Menggerakkan Ekonomi

    Jaga Harga & Serap Panen Petani: Berau Dorong Distribusi Hingga Kampung Menggerakkan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tingginya produksi pertanian di Kabupaten Berau semestinya menjadi kabar baik bagi petani. Namun, tanpa dukungan distribusi dan penyerapan hasil panen yang memadai, kelebihan produksi justru dapat menjadi ancaman bagi kesejahteraan petani di kampung-kampung sentra pangan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengingatkan bahwa keberhasilan meningkatkan produksi tidak boleh berhenti di fase tanam […]

  • Disbudpar Dorong Penerapan Perkam untuk Normalisasi Harga Kuliner di Tempat Wisata

    Disbudpar Dorong Penerapan Perkam untuk Normalisasi Harga Kuliner di Tempat Wisata

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kepala Bidang Pengembangan Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Syamsiah Nawir, menanggapi keluhan wisatawan terkait tingginya harga kuliner di kawasan wisata Pulau Derawan. Ia menyebut, permasalahan ini perlu menjadi perhatian pemerintah setempat agar tidak berdampak buruk terhadap citra destinasi wisata. Menurutnya, banyak wisatawan yang menilai bahwa potensi sumber daya alam seperti […]

  • Potensi Wisata dan UMKM Jadi Fokus Pengembangan Talisayan di Era IKN

    Potensi Wisata dan UMKM Jadi Fokus Pengembangan Talisayan di Era IKN

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Talisayan – Meskipun Kampung Talisayan saat ini berstatus mandiri, yang artinya kampung telah memiliki nilai Indeks Pembangunan Desa (IPD) lebih dari 75, namun hal itu jangan lantas membuat pemerintah kampung berpuas diri. Meskipun Talisayan ini sudah mandiri, mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi, infrastruktur yang memadai, aksesibilitas/transportasi yang tidak sulit, pelayanan umum […]

expand_less