Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Sertifikasi Halal Gratis, Peluang Emas bagi Pelaku Usaha di Berau

Sertifikasi Halal Gratis, Peluang Emas bagi Pelaku Usaha di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
  • visibility 714
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB- Di sebuah warung kecil di sudut Kecamatan Talisayan, aroma rempah menggoda dari panci yang mengepul membawa ingatan pada masakan rumah. Nurul, pemilik usaha makanan khas pesisir, tersenyum saat melayani pelanggan. Namun, di balik senyumannya, ada kegelisahan yang telah lama ia rasakan: keinginan untuk mendapatkan sertifikasi halal, tetapi terbentur biaya dan prosedur yang rumit.

Kini, harapan itu terbuka lebar. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DPPKUKM) Kaltim memberikan fasilitas sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha. Kabupaten Berau mendapat alokasi 100 kuota dari total 1.000 sertifikasi yang tersedia untuk seluruh daerah di Kaltim.

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Rita Noratni, mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang ini, terutama mereka yang bergerak di bidang kuliner.

“Kami ingin para pelaku usaha di Berau bisa mendapatkan sertifikat halal ini. Dengan begitu, mereka lebih kompetitif dan memiliki nilai tambah di mata konsumen,” ujar Rita.

Menurutnya, sertifikasi halal bukan sekadar legalitas semata. Label halal memberikan jaminan bagi konsumen dan membuka pintu bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern dan pasar ekspor yang mensyaratkan sertifikasi ini.

Salah satu daerah yang menjadi prioritas dalam program sertifikasi halal ini adalah Kecamatan Talisayan. Berada di pesisir Berau, kawasan ini dikenal dengan beragam usaha kuliner dan kerajinan tangan berbasis bahan lokal.

“Apalagi ini juga menjadi permintaan dari para pelaku usaha di sana. Kami ingin mendukung mereka agar lebih maju dan memiliki legalitas yang lengkap,” tambah Rita.

Tidak hanya berhenti di sertifikasi halal, Diskoperindag Berau juga akan melakukan jemput bola ke 13 kecamatan untuk membantu pelaku usaha dalam mengurus legalitas lainnya, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Bagi Nurul dan banyak pelaku usaha lainnya, langkah ini adalah angin segar. Dengan kepemilikan sertifikasi halal dan legalitas yang lengkap, mereka tidak hanya bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan, tetapi juga memperbesar peluang usaha ke level yang lebih tinggi.

Upaya Berau dalam mendorong pertumbuhan industri dan perdagangan pun tidak luput dari apresiasi. Tahun lalu, Diskoperindag Berau berhasil meraih penghargaan Kunci Siinas dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Penghargaan ini diberikan kepada tiga daerah di Kaltim—Samarinda, Paser, dan Berau—sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam pengembangan sektor industri dan usaha kecil.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pencapaian dan mempertahankan komitmen terhadap perkembangan usaha dan industri,” kata Rita.

Sementara itu, bagi pelaku usaha seperti Nurul, sertifikasi halal yang kini bisa diperoleh secara gratis bukan sekadar selembar dokumen. Ia adalah kunci untuk membuka peluang baru, memperluas pasar, dan memastikan bahwa kelezatan kuliner khas Talisayan bisa dinikmati lebih banyak orang tanpa ragu. (marta)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau menegaskan pentingnya penyusunan perencanaan pembangunan kampung berbasis data. Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, meminta seluruh kepala kampung berstatus Kampung Berkembang untuk segera mengambil langkah strategis dengan menjadikan Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai rujukan utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMKP). Instruksi ini […]

  • Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 903
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Izin operasional PT Berau Coal di Kabupaten Berau akan berakhir pada 22 April 2025. Namun, seiring mendekatnya tenggat waktu, masyarakat mulai bersuara, mengungkapkan keluhan yang selama ini terpendam. Anggota DPR RI Komisi XII, Syafruddin, menyampaikan berbagai permasalahan terkait kewajiban perusahaan yang dinilai belum tuntas. Salah satu sorotan utama adalah reklamasi lahan bekas tambang […]

  • Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengimbau perbankan untuk memberikan kemudahan akses permodalan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau. Dikatakan Said, ketersediaan modal usaha menjadi salah satu kunci utama dalam pengembangan UMKM selain pelatihan dan promosi. “Saat ini, kondisi ekonomi masih belum stabil dengan banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). […]

  • Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BERAU – Penerbitan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) di kawasan Gunung Sarundung, RT 01 Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, berbuntut panjang. Seorang pria berinisial Bdr dan kepala kampung dilaporkan atas dugaan pemalsuan surat hak atas tanah ke Maporles Berau. Pemangku Adat Kampung Sambakungan, Achmad Maulana didampingi Kuasa Hukumnya, Arjuna Mawardi menyampaikan, dirinya bersama kliennya telah […]

  • Pengadaan Ambulans Laut adalah Investasi untuk Masyarakat

    Pengadaan Ambulans Laut adalah Investasi untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Usulan Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Maratua untuk pengadaan ambulans laut mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman. Menurutnya, fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Pulau Derawan dan Maratua. Sakirman menegaskan bahwa kondisi geografis Berau, yang memiliki banyak pulau berpenghuni, membuat transportasi medis […]

  • Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Segah – PT Hutan Sanggam Berau (HSB) mulai menapaki jalur baru di luar bisnis kayu bulat. Perusahaan yang selama ini bergerak di sektor kehutanan itu memanen perdana jagung dari lahan kurang lebih tiga hektare di Kampung Batu Rajang, Rabu, 13 Agustus 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha sekaligus mendukung program ketahanan pangan […]

expand_less