Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
  • visibility 1.026
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (Sragam), melanjutkan kampanye mereka dengan semangat di Kecamatan Talisayan, Jumat (18/10/2024). Salah satu titik yang dikunjungi yakni Kampung Talisayan yang disambut ribuan masyarakat.

Dalam kampanye tersebut, Juru Kampanye dari Partai Golkar, Subroto, menjelaskan berbagai program telah direalisasikan di Kecamatan Talisayan, khususnya Kampung Talisayan. Seperti pengaspalan jalan di Kampung Talisayan, yang menjadi salah satu fokus perhatian mereka.

Subroto juga menyinggung wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di pesisir selatan, yang diyakini akan diperjuangkan kembali di masa kepemimpinan Presiden terpilih, Prabowo. Ia menegaskan bahwa meskipun pemekaran tinggal selangkah lagi, ada moratorium yang menghalangi proses tersebut, serta permasalahan batas wilayah antara Berau dan Kutai Timur.

“Kami berharap presiden Prabowo nanti dapat mencabut moratorium ini agar pemekaran dapat terwujud,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, calon bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan keyakinannya bahwa Kabupaten Berau adalah salah satu destinasi wisata terindah di Kalimantan Timur. Ia menyatakan bahwa tidak mungkin membiarkan potensi pariwisata ini tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.

“Potensi pariwisata khususnya di wilayah Pesisir Selatan terus kita tingkatkan. Infrastruktur pendukung terus kami benahi,” jelasnya.

Selain fokus pariwisata, di masa periode pertama, Sri Juniarsih merinci beberapa proyek infrastruktur yang telah terealisasi, antara lain peningkatan jalan poros Kampung Tunggal Bumi, pengaspalan menuju perikanan, pembangunan saluran irigasi, dan berbagai peningkatan jalan lainnya.

“Kami membangun infrastruktur untuk mewujudkan Berau sebagai destinasi wisata unggulan,” tegasnya.

Kampung Talisayan, lanjutnya, adalah kampung yang paling banyak menerima alokasi dana kampung (ADK), mencapai Rp 4,4 miliar lebih. Ia menekankan bahwa setiap kampung di Berau telah merasakan pembangunan.

“Tidak ada yang dianaktirikan, Talisayan adalah yang terbesar dalam hal ADK,” tegas Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih menyoroti pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di awal masa jabatannya di periode pertama, dia telah menyediakan beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu serta memberikan laptop untuk guru.

“Untuk program baru, kami menyediakan pendaftaran, buku, dan seragam sekolah secara gratis,” tambahnya.

Di sektor kesehatan, Sri Juniarsih mengungkapkan bahwa telah mengalokasikan Rp 13 miliar setiap tahun untuk BPJS gratis.

“Kami mempermudah proses pendaftaran BPJS agar masyarakat dapat segera memanfaatkannya,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa rumah sakit di Kecamatan Talisayan kini sudah dilengkapi dengan dokter spesialis.

“Kami juga memperhatikan sektor kesehatan dengan pembangunan rumah dinas untuk petugas kesehatan dan peningkatan fasilitas puskesmas,” jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mereka juga menyediakan bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga kurang mampu, yang didata oleh RT setempat. BLT yang sebelumnya dicairkan sebesar Rp 250.000, kini dinaikkan menjadi Rp 500.000 yang dicairkan setiap enam bulan, dan juga dilengkapi dengan BPJS.

“Beberapa program itu sudah berjalan, dan akan kami lanjutkan jika kembali diberi amanah oleh masyarakat,” jelas Sri Juniarsih.

Di bidang perikanan dan pertanian, juga tak luput perhatian Sragam. Sri Juniarsih mengajak para nelayan dan petani untuk mengajukan proposal sesuai kebutuhan mereka kepada bupati melalui kelompok masing-masing.

“Kami siap membantu sesuai dengan kebutuhan yang diajukan,” pungkasnya.

Dengan berbagai program yang pro-rakyat ini, Sri Juniarsih dan Gamalis berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau.

Pada kesempatan tersebut, pasangan SraGam juga memperkenalkan program unggulan baru mereka yang dinamakan “8 Plus.” Program ini dirancang untuk lebih memajukan kesejahteraan masyarakat Berau, dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur publik.
Beberapa poin utama dari program ini meliputi:
1. Optimalisasi 18 Program Unggulan
2. Bantuan angkutan pelajar dan mahasiswa
3. Gratis biaya masuk sekolah TK, SD, dan SMP (termasuk biaya registrasi, buku sekolah, dan seragam)
4. Gratis Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi warga tidak mampu
5. Pembangunan sistem transportasi publik terpadu “Trans Berau”
6. Pembangunan sirkuit balap motor dan fasilitas olahraga lainnya
7. Pengembangan dan penguatan pusat ekonomi desa
8. Pembangunan Gedung Kesenian “Berau Creative HUB”
Dalam Pilkada Berau 2024, pasangan SraGam mendapatkan dukungan dari sembilan partai politik, di antaranya PKS, PPP, Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, PAN, Gelora, dan Partai Bulan Bintang. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi SraGam dalam meraih kemenangan dan melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah dicanangkan. (Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Alokasi anggaran minim untuk sektor pariwisata di Kabupaten Berau menuai kritik tajam dari kalangan legislatif. Dengan jumlah kegiatan dan program yang cukup banyak, namun hanya didukung dana terbatas, efektivitas pengembangan pariwisata daerah pun dipertanyakan. Anggota DPRD Berau, Sutami, secara tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap rendahnya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor yang sejatinya […]

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Jokowi Warning Perusahaan Tambang: Reklamasi Adalah Kewajiban Mutlak

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) ke Bumi Batiwakkal pada Kamis (26/9/2024) menjadi momentum berharga bagi masyarakat Berau untuk menyampaikan keluh kesah secwra langsung terhadap berbagai persoalan yang terjadi saat ini. Mulai dari persoalan listrik hingga peluang peningkatan ekonomi lewat kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim. Bahkan, persoalan […]

  • Pematangan Lahan Bakal Sekolah Rakyat Harus Dipercepat

    Pematangan Lahan Bakal Sekolah Rakyat Harus Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Keberadaan sekolah rakyat di Kaltim menjadi hal yang laing ditunggu. Di Kabupaten Berau sendiri, persiapan pembangunan sekolah rakyat ini masih dalam tahap pematangan lahan. Hal ini pun mendapatkan tanggapan dari Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina. Ditemui beberapa waktu lalu, Elita menyebut jika pendirian sekolah rakyat menjadi salah satu upaya dalam […]

  • Mangkok Kayu Ulin Berau Dilirik Kahiyang di Bazar Dekranas

    Mangkok Kayu Ulin Berau Dilirik Kahiyang di Bazar Dekranas

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 527
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Produk kerajinan Kabupaten Berau mencuri perhatian pengunjung pada bazar perajin dalam rangka HUT ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Rabu hingga Jumat, 9-11 Juli 2025. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau hadir membawa langsung para perajin dengan berbagai produk unggulan dari Bumi Batiwakkal. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, […]

  • Kualitas Udara Masih Tidak Sehat, BDR di Berau Diperpanjang hingga 10 September

    Kualitas Udara Masih Tidak Sehat, BDR di Berau Diperpanjang hingga 10 September

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali memperpanjang penerapan Belajar Dari Rumah atau BDR bagi peserta didik hingga 10 September 2026. Kebijakan tersebut diambil karena kualitas udara di wilayah Berau masih berada dalam kategori tidak sehat. Keputusan itu tertuang dalam surat Sekretariat Daerah Kabupaten Berau Nomor 800/3187/Umpeg-Disdik tertanggal 7 September 2026 tentang Belajar Dari Rumah. Surat […]

  • Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 538
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kurangnya tenaga profesional untuk menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD setempat. Komisi I DPRD Berau menilai bahwa pelayanan kesehatan mental di daerah ini masih jauh dari memadai dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyatakan bahwa ketersediaan tenaga […]

expand_less