Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
  • visibility 1.035
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (Sragam), melanjutkan kampanye mereka dengan semangat di Kecamatan Talisayan, Jumat (18/10/2024). Salah satu titik yang dikunjungi yakni Kampung Talisayan yang disambut ribuan masyarakat.

Dalam kampanye tersebut, Juru Kampanye dari Partai Golkar, Subroto, menjelaskan berbagai program telah direalisasikan di Kecamatan Talisayan, khususnya Kampung Talisayan. Seperti pengaspalan jalan di Kampung Talisayan, yang menjadi salah satu fokus perhatian mereka.

Subroto juga menyinggung wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di pesisir selatan, yang diyakini akan diperjuangkan kembali di masa kepemimpinan Presiden terpilih, Prabowo. Ia menegaskan bahwa meskipun pemekaran tinggal selangkah lagi, ada moratorium yang menghalangi proses tersebut, serta permasalahan batas wilayah antara Berau dan Kutai Timur.

“Kami berharap presiden Prabowo nanti dapat mencabut moratorium ini agar pemekaran dapat terwujud,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, calon bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan keyakinannya bahwa Kabupaten Berau adalah salah satu destinasi wisata terindah di Kalimantan Timur. Ia menyatakan bahwa tidak mungkin membiarkan potensi pariwisata ini tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.

“Potensi pariwisata khususnya di wilayah Pesisir Selatan terus kita tingkatkan. Infrastruktur pendukung terus kami benahi,” jelasnya.

Selain fokus pariwisata, di masa periode pertama, Sri Juniarsih merinci beberapa proyek infrastruktur yang telah terealisasi, antara lain peningkatan jalan poros Kampung Tunggal Bumi, pengaspalan menuju perikanan, pembangunan saluran irigasi, dan berbagai peningkatan jalan lainnya.

“Kami membangun infrastruktur untuk mewujudkan Berau sebagai destinasi wisata unggulan,” tegasnya.

Kampung Talisayan, lanjutnya, adalah kampung yang paling banyak menerima alokasi dana kampung (ADK), mencapai Rp 4,4 miliar lebih. Ia menekankan bahwa setiap kampung di Berau telah merasakan pembangunan.

“Tidak ada yang dianaktirikan, Talisayan adalah yang terbesar dalam hal ADK,” tegas Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih menyoroti pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di awal masa jabatannya di periode pertama, dia telah menyediakan beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu serta memberikan laptop untuk guru.

“Untuk program baru, kami menyediakan pendaftaran, buku, dan seragam sekolah secara gratis,” tambahnya.

Di sektor kesehatan, Sri Juniarsih mengungkapkan bahwa telah mengalokasikan Rp 13 miliar setiap tahun untuk BPJS gratis.

“Kami mempermudah proses pendaftaran BPJS agar masyarakat dapat segera memanfaatkannya,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa rumah sakit di Kecamatan Talisayan kini sudah dilengkapi dengan dokter spesialis.

“Kami juga memperhatikan sektor kesehatan dengan pembangunan rumah dinas untuk petugas kesehatan dan peningkatan fasilitas puskesmas,” jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mereka juga menyediakan bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga kurang mampu, yang didata oleh RT setempat. BLT yang sebelumnya dicairkan sebesar Rp 250.000, kini dinaikkan menjadi Rp 500.000 yang dicairkan setiap enam bulan, dan juga dilengkapi dengan BPJS.

“Beberapa program itu sudah berjalan, dan akan kami lanjutkan jika kembali diberi amanah oleh masyarakat,” jelas Sri Juniarsih.

Di bidang perikanan dan pertanian, juga tak luput perhatian Sragam. Sri Juniarsih mengajak para nelayan dan petani untuk mengajukan proposal sesuai kebutuhan mereka kepada bupati melalui kelompok masing-masing.

“Kami siap membantu sesuai dengan kebutuhan yang diajukan,” pungkasnya.

Dengan berbagai program yang pro-rakyat ini, Sri Juniarsih dan Gamalis berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau.

Pada kesempatan tersebut, pasangan SraGam juga memperkenalkan program unggulan baru mereka yang dinamakan “8 Plus.” Program ini dirancang untuk lebih memajukan kesejahteraan masyarakat Berau, dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur publik.
Beberapa poin utama dari program ini meliputi:
1. Optimalisasi 18 Program Unggulan
2. Bantuan angkutan pelajar dan mahasiswa
3. Gratis biaya masuk sekolah TK, SD, dan SMP (termasuk biaya registrasi, buku sekolah, dan seragam)
4. Gratis Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi warga tidak mampu
5. Pembangunan sistem transportasi publik terpadu “Trans Berau”
6. Pembangunan sirkuit balap motor dan fasilitas olahraga lainnya
7. Pengembangan dan penguatan pusat ekonomi desa
8. Pembangunan Gedung Kesenian “Berau Creative HUB”
Dalam Pilkada Berau 2024, pasangan SraGam mendapatkan dukungan dari sembilan partai politik, di antaranya PKS, PPP, Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, PAN, Gelora, dan Partai Bulan Bintang. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi SraGam dalam meraih kemenangan dan melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah dicanangkan. (Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp 465 M Dana Kampung Berau untuk Infrastruktur dan Pemberdayaan SDM

    Rp 465 M Dana Kampung Berau untuk Infrastruktur dan Pemberdayaan SDM

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 721
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Selama tahun 2024 ini, Kabupaten Berau mendapatkan kucuran dana untuk kampung dengan jumlah yang cukup besar yakni Rp465 Miliar. Dana inipun telah tuntas disalurkan ke 100 kampung yang ada. “Benar sudah disalurkan semua, dan realisasinya juga maksimal. Banyak program yang bisa dilakukan masyarakat dari dana kampung itu, bukan hanya untuk infrastruktur,” ujar Kepala […]

  • KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Maratua – Pemeriksaan resor tak berizin atau yang izinnya kadaluwarsa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis (19/9/2024), menemukan dua resor yang bermasalah terkait administrasi. Dikutip dari tempo.co, KKP menyegel dua resor milik asing yakni di Pulau Maratua dan Pulau Nabucco. Resor yang berada di Pulau Maratua dikelola oleh PT MID dan tidak memiliki […]

  • Dipercaya Urus Sertifikat, Pegawai Bank di Berau Malah Diduga Jaminkan Dokumen Tanah Nasabah

    Dipercaya Urus Sertifikat, Pegawai Bank di Berau Malah Diduga Jaminkan Dokumen Tanah Nasabah

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Niat mengajukan pinjaman berujung masalah bagi warga Tanjung Redeb berinisial NK. Sejumlah dokumen tanah yang sebelumnya diserahkan kepada seorang pegawai bank diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Polisi kini menahan pegawai bank berinisial AAH setelah menerima laporan dari korban. AAH telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan dokumen tanah tersebut. Kasi Humas […]

  • Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat pengawasan dan pengamanan di seluruh objek wisata. Ia menilai antisipasi sedini mungkin diperlukan karena kunjungan wisata diprediksi melonjak, baik dari warga lokal maupun pelancong luar daerah. Menurut Suriansyah, momentum libur Nataru […]

  • Polres Berau Bentuk URC untuk Hadapi Begal, Curanmor hingga Premanisme

    Polres Berau Bentuk URC untuk Hadapi Begal, Curanmor hingga Premanisme

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BERAU – Polres Berau membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mempercepat penanganan laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kejahatan jalanan. Tim tersebut terhubung dengan layanan Call Center Polri 110 sebagai jalur penerimaan laporan dari warga. Pembentukan URC merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Kalimantan Timur dalam menanggulangi berbagai tindak pidana yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Sasaran […]

  • Wisatawan Asing Hilang Saat Menyelam di Kakaban Berau, Diduga Kejar Kamera Jatuh

    Wisatawan Asing Hilang Saat Menyelam di Kakaban Berau, Diduga Kejar Kamera Jatuh

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    Maratua – Seorang wisatawan asing asal Tiongkok dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Kakaban, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Jumat pagi, 2 Mei 2025. Korban atas nama Zhang Xiaohan tenggelam saat mencoba mengambil kamera miliknya yang jatuh ke dasar laut. Kapolsek Maratua, Iptu Taufik Hidayat, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 07.30 Wita di […]

expand_less