Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
  • visibility 997
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (Sragam), melanjutkan kampanye mereka dengan semangat di Kecamatan Talisayan, Jumat (18/10/2024). Salah satu titik yang dikunjungi yakni Kampung Talisayan yang disambut ribuan masyarakat.

Dalam kampanye tersebut, Juru Kampanye dari Partai Golkar, Subroto, menjelaskan berbagai program telah direalisasikan di Kecamatan Talisayan, khususnya Kampung Talisayan. Seperti pengaspalan jalan di Kampung Talisayan, yang menjadi salah satu fokus perhatian mereka.

Subroto juga menyinggung wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di pesisir selatan, yang diyakini akan diperjuangkan kembali di masa kepemimpinan Presiden terpilih, Prabowo. Ia menegaskan bahwa meskipun pemekaran tinggal selangkah lagi, ada moratorium yang menghalangi proses tersebut, serta permasalahan batas wilayah antara Berau dan Kutai Timur.

“Kami berharap presiden Prabowo nanti dapat mencabut moratorium ini agar pemekaran dapat terwujud,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, calon bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan keyakinannya bahwa Kabupaten Berau adalah salah satu destinasi wisata terindah di Kalimantan Timur. Ia menyatakan bahwa tidak mungkin membiarkan potensi pariwisata ini tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.

“Potensi pariwisata khususnya di wilayah Pesisir Selatan terus kita tingkatkan. Infrastruktur pendukung terus kami benahi,” jelasnya.

Selain fokus pariwisata, di masa periode pertama, Sri Juniarsih merinci beberapa proyek infrastruktur yang telah terealisasi, antara lain peningkatan jalan poros Kampung Tunggal Bumi, pengaspalan menuju perikanan, pembangunan saluran irigasi, dan berbagai peningkatan jalan lainnya.

“Kami membangun infrastruktur untuk mewujudkan Berau sebagai destinasi wisata unggulan,” tegasnya.

Kampung Talisayan, lanjutnya, adalah kampung yang paling banyak menerima alokasi dana kampung (ADK), mencapai Rp 4,4 miliar lebih. Ia menekankan bahwa setiap kampung di Berau telah merasakan pembangunan.

“Tidak ada yang dianaktirikan, Talisayan adalah yang terbesar dalam hal ADK,” tegas Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih menyoroti pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di awal masa jabatannya di periode pertama, dia telah menyediakan beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu serta memberikan laptop untuk guru.

“Untuk program baru, kami menyediakan pendaftaran, buku, dan seragam sekolah secara gratis,” tambahnya.

Di sektor kesehatan, Sri Juniarsih mengungkapkan bahwa telah mengalokasikan Rp 13 miliar setiap tahun untuk BPJS gratis.

“Kami mempermudah proses pendaftaran BPJS agar masyarakat dapat segera memanfaatkannya,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa rumah sakit di Kecamatan Talisayan kini sudah dilengkapi dengan dokter spesialis.

“Kami juga memperhatikan sektor kesehatan dengan pembangunan rumah dinas untuk petugas kesehatan dan peningkatan fasilitas puskesmas,” jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mereka juga menyediakan bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga kurang mampu, yang didata oleh RT setempat. BLT yang sebelumnya dicairkan sebesar Rp 250.000, kini dinaikkan menjadi Rp 500.000 yang dicairkan setiap enam bulan, dan juga dilengkapi dengan BPJS.

“Beberapa program itu sudah berjalan, dan akan kami lanjutkan jika kembali diberi amanah oleh masyarakat,” jelas Sri Juniarsih.

Di bidang perikanan dan pertanian, juga tak luput perhatian Sragam. Sri Juniarsih mengajak para nelayan dan petani untuk mengajukan proposal sesuai kebutuhan mereka kepada bupati melalui kelompok masing-masing.

“Kami siap membantu sesuai dengan kebutuhan yang diajukan,” pungkasnya.

Dengan berbagai program yang pro-rakyat ini, Sri Juniarsih dan Gamalis berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau.

Pada kesempatan tersebut, pasangan SraGam juga memperkenalkan program unggulan baru mereka yang dinamakan “8 Plus.” Program ini dirancang untuk lebih memajukan kesejahteraan masyarakat Berau, dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur publik.
Beberapa poin utama dari program ini meliputi:
1. Optimalisasi 18 Program Unggulan
2. Bantuan angkutan pelajar dan mahasiswa
3. Gratis biaya masuk sekolah TK, SD, dan SMP (termasuk biaya registrasi, buku sekolah, dan seragam)
4. Gratis Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi warga tidak mampu
5. Pembangunan sistem transportasi publik terpadu “Trans Berau”
6. Pembangunan sirkuit balap motor dan fasilitas olahraga lainnya
7. Pengembangan dan penguatan pusat ekonomi desa
8. Pembangunan Gedung Kesenian “Berau Creative HUB”
Dalam Pilkada Berau 2024, pasangan SraGam mendapatkan dukungan dari sembilan partai politik, di antaranya PKS, PPP, Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, PAN, Gelora, dan Partai Bulan Bintang. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi SraGam dalam meraih kemenangan dan melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah dicanangkan. (Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendratno: Olahraga Tradisional Harus Dikenalkan Sejak Dini kepada Generasi Muda

    Hendratno: Olahraga Tradisional Harus Dikenalkan Sejak Dini kepada Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Perlombaan permainan tradisional dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214 resmi ditutup oleh Asisten I Setda Berau, Hendratno, yang mewakili Bupati Berau. Acara penutupan tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Batiwakkal pada Jumat (20/09/2024). Ajang permainan tradisional ini digelar sebagai upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat tali […]

  • Berau Coal Dapat IUPK, Waris Minta Pemda Tidak Hanya Andalkan CSR dan Royalti

    Berau Coal Dapat IUPK, Waris Minta Pemda Tidak Hanya Andalkan CSR dan Royalti

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 999
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PT Berau Coal resmi memperoleh Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebagai kelanjutan operasi kontrak/perjanjian masing-masing untuk jangka waktu paling lama 10 tahun. PT Berau Coal sebelumnya, memulai usaha penambangan pada 26 April 1983, setelah memperoleh Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) sesuai dengan surat No. 178.K/40.00/DJG/205. Adapun luas area konsesi PT Berau […]

  • Dominasi Gangguan Hewan Liar, Layanan Penyelamatan Berau Kian Adaptif dan Responsif

    Dominasi Gangguan Hewan Liar, Layanan Penyelamatan Berau Kian Adaptif dan Responsif

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau mencatat peningkatan penanganan kasus non-kebakaran sepanjang awal 2026. Hingga awal Mei, petugas telah menangani 115 kegiatan evakuasi, mulai dari gangguan hewan liar hingga pencarian orang hilang. Data Disdamkarmat menunjukkan laporan masyarakat bersifat fluktuatif. Pada Januari terdapat 28 kegiatan, kemudian 19 kegiatan pada Februari, dan 17 kegiatan […]

  • Audit BPK Ungkap Kelebihan Bayar Beasiswa Gratispol hingga Kekurangan Volume Proyek Infrastruktur

    Audit BPK Ungkap Kelebihan Bayar Beasiswa Gratispol hingga Kekurangan Volume Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menemukan sejumlah persoalan dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun anggaran 2025. Temuan tersebut mencakup tata kelola Program Beasiswa Gratispol hingga kekurangan volume pekerjaan proyek infrastruktur bernilai miliaran rupiah. Temuan itu diungkap langsung Direktur Jenderal Pemeriksaan Investigasi BPK RI, I Nyoman Wara, dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim […]

  • Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.440
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah luasnya hamparan hutan alam yang masih mendominasi 75 persen daratan Berau, satu komoditas tumbuh menjadi penopang ekonomi hijau masyarakat: kakao. Tanaman yang awalnya dikembangkan secara tradisional di kampung-kampung ini kini menjelma menjadi produk unggulan yang tak hanya merambah pasar nasional, tetapi juga menarik perhatian pembeli internasional. Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan […]

  • Sengketa Batas dan HGU di Gunung Tabur: Pembangunan Tersandera, Investasi Dievaluasi

    Sengketa Batas dan HGU di Gunung Tabur: Pembangunan Tersandera, Investasi Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan tapal batas lama antara Kabupaten Berau di Kalimantan Timur dan Kabupaten Bulungan di Kalimantan Utara kembali naik ke permukaan. Rapat Dengar Pendapat yang digelar DPRD Berau pada Senin, 18 Mei 2026, menyeret isu itu sebagai biang keladi ketertinggalan pembangunan di RT 17 Kelurahan Gunung Tabur, kawasan yang bersisian dengan eks permukiman Kelompok […]

expand_less