Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
  • visibility 1.060
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (Sragam), melanjutkan kampanye mereka dengan semangat di Kecamatan Talisayan, Jumat (18/10/2024). Salah satu titik yang dikunjungi yakni Kampung Talisayan yang disambut ribuan masyarakat.

Dalam kampanye tersebut, Juru Kampanye dari Partai Golkar, Subroto, menjelaskan berbagai program telah direalisasikan di Kecamatan Talisayan, khususnya Kampung Talisayan. Seperti pengaspalan jalan di Kampung Talisayan, yang menjadi salah satu fokus perhatian mereka.

Subroto juga menyinggung wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di pesisir selatan, yang diyakini akan diperjuangkan kembali di masa kepemimpinan Presiden terpilih, Prabowo. Ia menegaskan bahwa meskipun pemekaran tinggal selangkah lagi, ada moratorium yang menghalangi proses tersebut, serta permasalahan batas wilayah antara Berau dan Kutai Timur.

“Kami berharap presiden Prabowo nanti dapat mencabut moratorium ini agar pemekaran dapat terwujud,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, calon bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan keyakinannya bahwa Kabupaten Berau adalah salah satu destinasi wisata terindah di Kalimantan Timur. Ia menyatakan bahwa tidak mungkin membiarkan potensi pariwisata ini tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.

“Potensi pariwisata khususnya di wilayah Pesisir Selatan terus kita tingkatkan. Infrastruktur pendukung terus kami benahi,” jelasnya.

Selain fokus pariwisata, di masa periode pertama, Sri Juniarsih merinci beberapa proyek infrastruktur yang telah terealisasi, antara lain peningkatan jalan poros Kampung Tunggal Bumi, pengaspalan menuju perikanan, pembangunan saluran irigasi, dan berbagai peningkatan jalan lainnya.

“Kami membangun infrastruktur untuk mewujudkan Berau sebagai destinasi wisata unggulan,” tegasnya.

Kampung Talisayan, lanjutnya, adalah kampung yang paling banyak menerima alokasi dana kampung (ADK), mencapai Rp 4,4 miliar lebih. Ia menekankan bahwa setiap kampung di Berau telah merasakan pembangunan.

“Tidak ada yang dianaktirikan, Talisayan adalah yang terbesar dalam hal ADK,” tegas Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih menyoroti pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di awal masa jabatannya di periode pertama, dia telah menyediakan beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu serta memberikan laptop untuk guru.

“Untuk program baru, kami menyediakan pendaftaran, buku, dan seragam sekolah secara gratis,” tambahnya.

Di sektor kesehatan, Sri Juniarsih mengungkapkan bahwa telah mengalokasikan Rp 13 miliar setiap tahun untuk BPJS gratis.

“Kami mempermudah proses pendaftaran BPJS agar masyarakat dapat segera memanfaatkannya,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa rumah sakit di Kecamatan Talisayan kini sudah dilengkapi dengan dokter spesialis.

“Kami juga memperhatikan sektor kesehatan dengan pembangunan rumah dinas untuk petugas kesehatan dan peningkatan fasilitas puskesmas,” jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mereka juga menyediakan bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga kurang mampu, yang didata oleh RT setempat. BLT yang sebelumnya dicairkan sebesar Rp 250.000, kini dinaikkan menjadi Rp 500.000 yang dicairkan setiap enam bulan, dan juga dilengkapi dengan BPJS.

“Beberapa program itu sudah berjalan, dan akan kami lanjutkan jika kembali diberi amanah oleh masyarakat,” jelas Sri Juniarsih.

Di bidang perikanan dan pertanian, juga tak luput perhatian Sragam. Sri Juniarsih mengajak para nelayan dan petani untuk mengajukan proposal sesuai kebutuhan mereka kepada bupati melalui kelompok masing-masing.

“Kami siap membantu sesuai dengan kebutuhan yang diajukan,” pungkasnya.

Dengan berbagai program yang pro-rakyat ini, Sri Juniarsih dan Gamalis berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau.

Pada kesempatan tersebut, pasangan SraGam juga memperkenalkan program unggulan baru mereka yang dinamakan “8 Plus.” Program ini dirancang untuk lebih memajukan kesejahteraan masyarakat Berau, dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur publik.
Beberapa poin utama dari program ini meliputi:
1. Optimalisasi 18 Program Unggulan
2. Bantuan angkutan pelajar dan mahasiswa
3. Gratis biaya masuk sekolah TK, SD, dan SMP (termasuk biaya registrasi, buku sekolah, dan seragam)
4. Gratis Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi warga tidak mampu
5. Pembangunan sistem transportasi publik terpadu “Trans Berau”
6. Pembangunan sirkuit balap motor dan fasilitas olahraga lainnya
7. Pengembangan dan penguatan pusat ekonomi desa
8. Pembangunan Gedung Kesenian “Berau Creative HUB”
Dalam Pilkada Berau 2024, pasangan SraGam mendapatkan dukungan dari sembilan partai politik, di antaranya PKS, PPP, Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, PAN, Gelora, dan Partai Bulan Bintang. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi SraGam dalam meraih kemenangan dan melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah dicanangkan. (Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Perkuat Fondasi Ekonomi Baru: Perkebunan dan Potensi Kampung Jadi Andalan Masa Depan Daerah

    Pemkab Berau Perkuat Fondasi Ekonomi Baru: Perkebunan dan Potensi Kampung Jadi Andalan Masa Depan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menata fondasi transisi ekonomi jangka panjang sebagai respons atas menurunnya kontribusi sektor pertambangan di masa depan. Dalam peta besar pembangunan itu, sektor perkebunan diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama yang mampu menopang kestabilan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pendapatan masyarakat kampung. Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini, […]

  • Kasus Kekerasan Perempuan Tak Bisa Ditangani Sendiri, Pemkab Berau Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

    Kasus Kekerasan Perempuan Tak Bisa Ditangani Sendiri, Pemkab Berau Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO. Langkah tersebut dilakukan melalui Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor yang digelar di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau, Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan dibuka Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang diwakili Sekretaris Daerah […]

  • Persetujuan Ranperda APBD 2025 Jadi Langkah Kaltim Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

    Persetujuan Ranperda APBD 2025 Jadi Langkah Kaltim Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025. Persetujuan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kesepakatan itu ditetapkan […]

  • Mahasiswa Berusia 21 Tahun Asal Berau Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Samarinda, Jenazah Dievakuasi ke RS AWS

    Mahasiswa Berusia 21 Tahun Asal Berau Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Samarinda, Jenazah Dievakuasi ke RS AWS

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Seorang mahasiswa berinisial AF (21), warga Kabupaten Berau, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Folder Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban dengan mengumpulkan keterangan saksi dan sejumlah alat bukti. Penemuan jenazah tersebut dilaporkan kepada aparat kepolisian yang kemudian langsung mendatangi lokasi bersama Tim Inafis […]

  • KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Maratua – Pemeriksaan resor tak berizin atau yang izinnya kadaluwarsa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis (19/9/2024), menemukan dua resor yang bermasalah terkait administrasi. Dikutip dari tempo.co, KKP menyegel dua resor milik asing yakni di Pulau Maratua dan Pulau Nabucco. Resor yang berada di Pulau Maratua dikelola oleh PT MID dan tidak memiliki […]

  • Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang dijalankan di Kabupaten Berau, bisa menjadi salah satu upaya mengubah perpustakaan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat. Membuka sosialisasi Program TPBIS dalam mengembangkan perpustakaan, Sekda Berau Muhammad Said menyebut jika program ini dapat meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat melalui perpustakaan. “Saya berharap program ini […]

expand_less