Stok 46 Ton Belum Terserap, Berau Siapkan Tambahan Cadangan Pangan Tunggu Kepastian Harga Bulog
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

TANJUNG REDEB — Dinas Pangan Kabupaten Berau merencanakan penambahan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebesar 100 ton pada 2026. Langkah ini disiapkan untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah potensi gangguan distribusi dan bencana.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, mengatakan stok CPPD saat ini sekitar 46 ton. Cadangan tersebut merupakan sisa alokasi tahun sebelumnya yang belum terserap seluruhnya.
“Stok cadangan pangan kita kurang lebih 46 ton, itu peralihan dari tahun lalu karena tidak habis tersalurkan,” kata Basri pada Senin, 6 April.
Menurut dia, rencana penambahan stok masih menunggu kepastian harga dari Perum Bulog pusat. Penetapan harga menjadi acuan sebelum pemerintah daerah melakukan pengadaan cadangan baru.
Basri menjelaskan, hingga awal tahun ini belum ada penyaluran CPPD. Penyaluran dilakukan berdasarkan permintaan atau usulan dari masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat.
“Cadangan pangan dikeluarkan jika ada permintaan dari masyarakat,” ujarnya.
Ia mengakui, distribusi ke wilayah kampung masih menjadi tantangan utama. Akses jalan yang rusak dan kondisi cuaca, khususnya saat musim hujan, kerap menghambat pengiriman logistik. Selain itu, bencana seperti banjir juga dapat memicu penyaluran cadangan pangan sekaligus memperumit distribusi.
Dinas Pangan Berau, kata Basri, juga melakukan pemetaan wilayah rawan pangan bersama bidang ketersediaan. Pada tahun lalu, sebanyak 9,5 ton cadangan telah disalurkan ke 11 kampung.
Pihaknya mendorong masyarakat segera melapor jika mengalami kondisi darurat seperti gagal panen, kebakaran, atau banjir. Sosialisasi mengenai pemanfaatan CPPD akan terus ditingkatkan agar penyaluran bantuan tepat sasaran saat dibutuhkan. (tnr)
- Penulis: admin
