Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti tingginya angka stunting yang masih mencapai 34 persen berdasarkan data SSGI 2024, jauh di atas target nasional 14 persen pada 2029.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan penanganan stunting menjadi prioritas yang membutuhkan peran aktif Tim Penggerak (TP) PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak di tingkat masyarakat.
Selain stunting, rendahnya tingkat kunjungan ke Posyandu juga menjadi perhatian. Dari lebih dari 23 ribu balita di Berau, tingkat partisipasi baru mencapai sekitar 40,6 persen.
“Ini yang harus kita dorong bersama, bagaimana masyarakat lebih aktif datang ke Posyandu,” kata Sri.
Ia menekankan bahwa efektivitas program tidak bergantung pada kegiatan seremonial, melainkan pada komunikasi dan koordinasi yang berjalan rutin di lapangan.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui program UP2K PKK. Potensi lokal seperti sektor pariwisata dan produk olahan dinilai dapat menjadi sumber peningkatan kesejahteraan jika dikelola secara optimal.
Sri juga meminta pengurus PKK untuk memperkuat kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah, dunia usaha, serta memanfaatkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna mendukung program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
“Fokus kita jelas, keluarga sehat dan ekonomi masyarakat meningkat,” ujarnya. (tnr)
- Penulis: admin
