Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
  • visibility 591
  • print Cetak

 Tanjung Redeb – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, melaporkan hasil kinerjanya selama menjabat sebagai Pjs Bupati dalam rapat evaluasi kinerja yang digelar secara daring bersama Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, pada Senin (18/11/2024). Rapat evaluasi ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menilai pelaksanaan tugas dan tanggung jawab para Penjabat Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung di Times Square Long Merlyn Park Hotel, Berau.

Dalam laporan kinerjanya, Sufian Agus memaparkan berbagai prioritas yang telah dijalankan selama masa jabatannya, dengan fokus pada beberapa program strategis yang mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau. Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah upaya penurunan angka stunting di wilayahnya, yang menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia.

Sufian Agus menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Berau. Menurutnya, penurunan angka stunting adalah bagian dari upaya untuk menciptakan generasi yang unggul dan sehat, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebutkan bahwa upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Berau melibatkan berbagai intervensi serentak di sektor-sektor terkait, seperti pola hidup sehat, pemenuhan gizi, serta edukasi kepada remaja usia 12 hingga 18 tahun tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah untuk mendukung kesehatan mereka.

“Stunting adalah masalah serius yang harus kita tangani bersama. Kami terus mengupayakan penurunan angka stunting melalui berbagai program kesehatan, seperti pola asuh yang baik, pemenuhan gizi yang seimbang, dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat,” ujar Sufian Agus.

Sufian Agus juga menambahkan bahwa penurunan angka stunting bukan hanya menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah, tetapi juga merupakan bagian dari visi besar Indonesia untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif. Program edukasi kepada remaja dan masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi yang cukup diharapkan dapat mengubah perilaku dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.

“Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk mengatasi masalah ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, khususnya generasi muda yang harus diberikan pemahaman sejak dini,” lanjutnya.

Rapat evaluasi yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini merupakan bagian dari proses monitoring yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap Penjabat Bupati dan Wali Kota menjalankan tugas dengan baik, sesuai dengan ketentuan yang ada, dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing. Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Berau, khususnya dalam menangani isu stunting yang menjadi perhatian nasional.

“Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang telah diterapkan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap program-program yang dilaksanakan oleh Pjs Bupati Berau dapat terus berlanjut dan memberikan hasil yang optimal untuk kemajuan daerah,” kata Akmal Malik dalam kesempatan tersebut.

Sufian Agus juga menyampaikan harapan agar program-program yang telah dijalankan selama masa jabatannya dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh pemerintah yang akan datang. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait lainnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Berau merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Timur yang memiliki tantangan besar dalam penurunan angka stunting, dengan prevalensi stunting yang masih cukup tinggi. Upaya pemerintah daerah, termasuk melalui intervensi kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Berau, menuju tercapainya generasi sehat yang siap menghadapi tantangan masa depan. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gamalis: Guru TK sebagai Pondasi Masa Depan Bangsa

    Gamalis: Guru TK sebagai Pondasi Masa Depan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BERAU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI dijadikan momen untuk memperkuat semangat para pendidik PAUD dan TK di Kabupaten Berau. Dalam acara yang dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, serta anggota IGTKI PGRI, Wakil Bupati Berau, Gamalis, memberikan penghargaan atas peran penting guru TK dalam pembentukan karakter […]

  • Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

    Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    BERAU — Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Berau menjelang Hari Raya Iduladha masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut dipengaruhi rantai distribusi yang panjang, ketergantungan pasokan dari luar daerah, hingga faktor cuaca yang memengaruhi produksi pangan. Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi daring bersama […]

  • Kekurangan Ratusan Guru, Disdik Berau Fokus Benahi Pemerataan Tenaga Pendidik

    Kekurangan Ratusan Guru, Disdik Berau Fokus Benahi Pemerataan Tenaga Pendidik

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau masih menghadapi persoalan kekurangan tenaga pendidik di sejumlah wilayah. Meski beberapa sekolah di kawasan perkotaan mengalami kelebihan guru mata pelajaran tertentu, kebutuhan tenaga pengajar di kampung dan daerah pedalaman masih cukup tinggi. Ketimpangan distribusi guru disebut menjadi persoalan utama yang hingga kini belum terselesaikan. Sekolah-sekolah di wilayah terpencil masih […]

  • Bapenda Berau: Penjualan Miras Ilegal Tak Bisa Disetor ke PAD

    Bapenda Berau: Penjualan Miras Ilegal Tak Bisa Disetor ke PAD

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    BERAU – Peredaran minuman keras tanpa izin di Kabupaten Berau kembali disorot. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menegaskan, seluruh aktivitas penjualan miras ilegal tidak tercatat sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk yang diduga terjadi di Hotel Palmy. Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan bahwa lembaganya hanya dapat menarik pajak dari pelaku usaha yang memiliki legalitas […]

  • Anggota DPR RI Syafruddin Minta Pemerintah Tindak Tegas Aktivitas Tambang Ilegal Di Kaltim

    Anggota DPR RI Syafruddin Minta Pemerintah Tindak Tegas Aktivitas Tambang Ilegal Di Kaltim

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.478
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin menyoroti banyaknya titik aktivitas tambang ilegal yang tersebar pada kabupaten dan kota di Kalimantan Timur sejak 2018 hingga 2024. Menurutnya tambang ilegal seperti tidak ada efek jera dan rasa takut akan hukum yang ada, para penambang ilegal ini terus melancarkan aksinya menggali dan mengangkut hasil batu bara […]

  • Berau Hemat-Hemat Club! Anggaran Ditekan, Seremonial Skip!

    Berau Hemat-Hemat Club! Anggaran Ditekan, Seremonial Skip!

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 823
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penerapan efisiensi anggaran juga mulai berjalan di Kabupaten Berau. Imbas dari pemangkasan anggaran itu yakni tak adanya dana alokasi khusus (DAK) khusus untuk infrastruktur atau DAK Fisik. “Salah satunya itu. Karena DAK ini kan dana transfer dari pusat, tapi untuk besarannya berapa saya belum lihat angka pastinya. Yang pasti ada perubahan postur […]

expand_less