Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
  • visibility 452
  • print Cetak

 Tanjung Redeb – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, melaporkan hasil kinerjanya selama menjabat sebagai Pjs Bupati dalam rapat evaluasi kinerja yang digelar secara daring bersama Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, pada Senin (18/11/2024). Rapat evaluasi ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menilai pelaksanaan tugas dan tanggung jawab para Penjabat Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung di Times Square Long Merlyn Park Hotel, Berau.

Dalam laporan kinerjanya, Sufian Agus memaparkan berbagai prioritas yang telah dijalankan selama masa jabatannya, dengan fokus pada beberapa program strategis yang mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau. Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah upaya penurunan angka stunting di wilayahnya, yang menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia.

Sufian Agus menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Berau. Menurutnya, penurunan angka stunting adalah bagian dari upaya untuk menciptakan generasi yang unggul dan sehat, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebutkan bahwa upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Berau melibatkan berbagai intervensi serentak di sektor-sektor terkait, seperti pola hidup sehat, pemenuhan gizi, serta edukasi kepada remaja usia 12 hingga 18 tahun tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah untuk mendukung kesehatan mereka.

“Stunting adalah masalah serius yang harus kita tangani bersama. Kami terus mengupayakan penurunan angka stunting melalui berbagai program kesehatan, seperti pola asuh yang baik, pemenuhan gizi yang seimbang, dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat,” ujar Sufian Agus.

Sufian Agus juga menambahkan bahwa penurunan angka stunting bukan hanya menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah, tetapi juga merupakan bagian dari visi besar Indonesia untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif. Program edukasi kepada remaja dan masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi yang cukup diharapkan dapat mengubah perilaku dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.

“Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk mengatasi masalah ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, khususnya generasi muda yang harus diberikan pemahaman sejak dini,” lanjutnya.

Rapat evaluasi yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini merupakan bagian dari proses monitoring yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap Penjabat Bupati dan Wali Kota menjalankan tugas dengan baik, sesuai dengan ketentuan yang ada, dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing. Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Berau, khususnya dalam menangani isu stunting yang menjadi perhatian nasional.

“Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang telah diterapkan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap program-program yang dilaksanakan oleh Pjs Bupati Berau dapat terus berlanjut dan memberikan hasil yang optimal untuk kemajuan daerah,” kata Akmal Malik dalam kesempatan tersebut.

Sufian Agus juga menyampaikan harapan agar program-program yang telah dijalankan selama masa jabatannya dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh pemerintah yang akan datang. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait lainnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Berau merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Timur yang memiliki tantangan besar dalam penurunan angka stunting, dengan prevalensi stunting yang masih cukup tinggi. Upaya pemerintah daerah, termasuk melalui intervensi kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Berau, menuju tercapainya generasi sehat yang siap menghadapi tantangan masa depan. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1000 Titik WiFi Gratis: Langkah Besar Menuju Konektivitas yang Merata di Berau

    1000 Titik WiFi Gratis: Langkah Besar Menuju Konektivitas yang Merata di Berau

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Salah satu program prioritas yang dijalankan selama masa periode kepemimpinan Sri Juniarsih – Gamalis, adalah pemerataan jaringan internet hingga ke pelosok desa. Disebut dengan program 1000 titik wifi gratis, program yang berjalan sejak 2022 ini terhitung tuntas bahkan melampaui target di tahun 2024 ini. Dari data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten […]

  • keren

    Program Baru di Berau: BPJS Ketenagakerjaan Berikan Perlindungan Maksimal bagi Pekerja Rentan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui BPJS Ketenagakerjaan resmi memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di sektor formal maupun informal. Program ini diresmikan oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, dalam acara *Launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan* pada Rabu, 18 September 2024. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menjelaskan bahwa jaminan ini bertujuan […]

  • Dorong Penyelesaian Ribuan Rumah Layak Huni untuk Warga Berau

    Dorong Penyelesaian Ribuan Rumah Layak Huni untuk Warga Berau

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau memperoleh alokasi 4.200 unit rumah layak huni dari Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini digulirkan sebagai bagian dari upaya menghapuskan keberadaan rumah tidak layak huni di Indonesia. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menjelaskan bahwa dari total alokasi tersebut, hingga saat ini baru 491 unit yang telah dibangun. […]

  • Meniru Pola Penanganan COVID-19, Berau Bangun Gerakan Desa Lawan TBC

    Meniru Pola Penanganan COVID-19, Berau Bangun Gerakan Desa Lawan TBC

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 798
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyiapkan strategi baru dalam upaya menekan angka kasus Tuberkulosis (TBC). Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan pihaknya akan mengadopsi pola pemberdayaan masyarakat yang terbukti efektif saat penanganan pandemi COVID-19. Langkah ini disampaikan Lamlay usai menghadiri rapat bersama Menteri Dalam Negeri yang membahas percepatan penanggulangan TBC secara nasional. […]

  • RDP Dinkes Berau: Lonjakan Pasien Tak Sejalan dengan Pendapatan Rumah Sakit

    RDP Dinkes Berau: Lonjakan Pasien Tak Sejalan dengan Pendapatan Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mengungkap tekanan keuangan yang dihadapi RSUD Abdul Rivai dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin, 13 April 2026. Persoalan utama yang disorot meliputi ketidakseimbangan antara pendapatan dan belanja operasional, serta tingginya angka rujukan pasien ke luar daerah. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan peningkatan jumlah pasien tidak berbanding lurus […]

  • Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Memasuki triwulan ketiga atau triwulan akhir tahun anggaran 2024, maka serapan anggaran setiap OPD harus dimaksimalkan. Hal ini agar tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) seperti di tahun anggaran sebelumnya. “Jangan sampai ada terjadi lagi yang namanya Silpa, seperti di tahun 2023 yang Silpanya mencapai hampir […]

expand_less