Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
  • visibility 436
  • print Cetak

 Tanjung Redeb – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, melaporkan hasil kinerjanya selama menjabat sebagai Pjs Bupati dalam rapat evaluasi kinerja yang digelar secara daring bersama Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, pada Senin (18/11/2024). Rapat evaluasi ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menilai pelaksanaan tugas dan tanggung jawab para Penjabat Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung di Times Square Long Merlyn Park Hotel, Berau.

Dalam laporan kinerjanya, Sufian Agus memaparkan berbagai prioritas yang telah dijalankan selama masa jabatannya, dengan fokus pada beberapa program strategis yang mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau. Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah upaya penurunan angka stunting di wilayahnya, yang menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia.

Sufian Agus menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Berau. Menurutnya, penurunan angka stunting adalah bagian dari upaya untuk menciptakan generasi yang unggul dan sehat, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebutkan bahwa upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Berau melibatkan berbagai intervensi serentak di sektor-sektor terkait, seperti pola hidup sehat, pemenuhan gizi, serta edukasi kepada remaja usia 12 hingga 18 tahun tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah untuk mendukung kesehatan mereka.

“Stunting adalah masalah serius yang harus kita tangani bersama. Kami terus mengupayakan penurunan angka stunting melalui berbagai program kesehatan, seperti pola asuh yang baik, pemenuhan gizi yang seimbang, dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat,” ujar Sufian Agus.

Sufian Agus juga menambahkan bahwa penurunan angka stunting bukan hanya menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah, tetapi juga merupakan bagian dari visi besar Indonesia untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif. Program edukasi kepada remaja dan masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi yang cukup diharapkan dapat mengubah perilaku dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.

“Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk mengatasi masalah ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, khususnya generasi muda yang harus diberikan pemahaman sejak dini,” lanjutnya.

Rapat evaluasi yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini merupakan bagian dari proses monitoring yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap Penjabat Bupati dan Wali Kota menjalankan tugas dengan baik, sesuai dengan ketentuan yang ada, dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing. Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Berau, khususnya dalam menangani isu stunting yang menjadi perhatian nasional.

“Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang telah diterapkan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap program-program yang dilaksanakan oleh Pjs Bupati Berau dapat terus berlanjut dan memberikan hasil yang optimal untuk kemajuan daerah,” kata Akmal Malik dalam kesempatan tersebut.

Sufian Agus juga menyampaikan harapan agar program-program yang telah dijalankan selama masa jabatannya dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh pemerintah yang akan datang. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait lainnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Berau merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Timur yang memiliki tantangan besar dalam penurunan angka stunting, dengan prevalensi stunting yang masih cukup tinggi. Upaya pemerintah daerah, termasuk melalui intervensi kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Berau, menuju tercapainya generasi sehat yang siap menghadapi tantangan masa depan. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budaya Lokal Harus Dipertahankan Ditengah Tren Kekinian

    Budaya Lokal Harus Dipertahankan Ditengah Tren Kekinian

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  — Budaya lokal sebagai salah satu potensi Kabupaten Berau haruslah terus dikembangkan. Meskipun saat ini era modern banyak budaya kekinian, tapi budaya lokal harus tetap dijaga kelestariannya. Hal ini ditegaskan salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Gideon Andris saat ditemui menghadiri HUT kesultanan beberapa waktu lalu. Dirinya berharap pelestarian budaya lokal dapat […]

  • Rapat Paripurna DPRD Berau Molor 2 Jam

    Rapat Paripurna DPRD Berau Molor 2 Jam

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Rapat Paripurna DPRD Berau kembali molor. Padahal rapat tersebut merupakan lanjutan dari rapat sebelumnya yang sempat ditunda oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, pada 24 Juni 2024 lalu. Rapat tersebut beragendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Berau terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, Ketahanan Pangan, Fasilitasi / Insentif […]

  • Meningkatkan Keakuratan Bansos Berau: Pendataan Ulang Mewujudkan Keadilan Sosial

    Meningkatkan Keakuratan Bansos Berau: Pendataan Ulang Mewujudkan Keadilan Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Ketua DPRD Berau, Madri Pani, menyoroti penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di wilayahnya yang dinilai belum tepat sasaran. Ia mendesak Pemkab Berau untuk melakukan pendataan ulang terhadap masyarakat tidak mampu agar bansos dapat tersalurkan secara merata. “Data yang ada harus dicek ulang agar pembagian bansos dapat merata dan tersalur ke masyarakat yang […]

  • Antusias Tinggi, 66 Nelayan Berau Menanti Gerai Perizinan Kapal Dibuka

    Antusias Tinggi, 66 Nelayan Berau Menanti Gerai Perizinan Kapal Dibuka

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 906
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Puluhan nelayan di Kabupaten Berau kini hanya tinggal menunggu gerai perizinan kapal benar-benar dibuka. Antusias yang begitu tinggi tercatat 66 nelayan sudah menyiapkan diri mengurus izin, dan jumlah itu masih terus bertambah. ‎ ‎Bagi mereka, legalitas kapal bukan lagi pilihan tetapi kebutuhan mendesak untuk keamanan dan akses bantuan pemerintah. ‎ ‎Namun pelayanan […]

  • Konsumsi Pangan Berau Masih Didominasi Beras dan Terigu

    Konsumsi Pangan Berau Masih Didominasi Beras dan Terigu

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 701
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pangan Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyoroti skor Pola Pangan Harapan (PPH) masyarakat yang masih tertinggal dari rata-rata nasional. Pada 2024, skor PPH Berau tercatat 85,7, sementara angka nasional sudah mencapai 93,5. “Semakin tinggi skor PPH, semakin beragam jenis pangan yang dikonsumsi masyarakat. Skor PPH Berau sudah bagus, tetapi masih di […]

  • Kios Penyeimbang Bukan Kompetitor Pedagang

    Kios Penyeimbang Bukan Kompetitor Pedagang

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Adanya kios penyeimbang harga bahan pokok di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD), adalah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. Sehingga masyarakat bisa mendapat harga normal atau standar sesuai dengan yang ada di pasaran. “Jadi kios ini dihadirkan bukan untuk bersaing dengan pedagang di pasar ini. Justru membantu pedagang karena selain memperkuat stabilitas harga, juga […]

expand_less