Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Tekan Inflasi Berau dengan Hadirnya Kios Penyeimbang

Tekan Inflasi Berau dengan Hadirnya Kios Penyeimbang

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
  • visibility 762
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Salah satu isu yang menjadi atensi Presiden Joko Widodo hingga keberlanjutan di masa kepemimpinan Presiden Prabowo adalah soal inflasi. Dan pemerintah Provinsi hingga kabupaten ikut bertanggung jawab diberikan tugas menjaga stabilitas, termasuk juga stabilitas harga.

“Makanya kita bersama Forkopimda Berau bergerak cepat, salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan inflasi itu adalah dengan menghadirkan kios penyeimbang stabilitas harga bahan pokok,” ujar Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik yang didampingi Pjs Bupati Berau Sufian Agus, saat meninjau dan meresmikan kios di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Selasa (29/10/2024) sore.

Dijelaskannya, keberadaan kios penyeimbang di Berau menjadi kios keempat yang ada di Kalimantan Timur. Selain Berau, di Samarinda dan Balikpapan masing-masing ada 2 kios penyeimbang. Sedangkan di Penajam Paser Utara (PPU) dan Berau masing-masing 1 kios.

“Totalnya 6 kios penyeimbang di Kalimantan Timur. Empat daerah itu menjadi perhatian khusus karena merupakan penyumbang angka inflasi yang cukup tinggi. Bahkan membuat Berau menduduki posisi ke-23 se-Indonesia untuk tingginya angka inflasi,” ungkapnya.

Dulu, hanya 2 daerah yang menjadi sumber inflasi yakni Samarinda dan Balikpapan. Namun angka itu terus naik setelah masuknya PPU dan Berau dalam urutan penyumbang inflasi di Kaltim. Sehingga total ada 4 daerah menjadi sampel untuk inflasi di Kaltim.

“Kita lihat penyebab tingginya angka inflasi itu adalah 10 komoditi pokok yang jadi dasar penilaian BPS. Dimana harga dari kpmoditi itu sangat fluktuatif. Sehingga salah satu langkah dilakukan adalah toko penyeimbang karena pasar tidak bisa diintervensi. Ketika suplai besar maka harga rendah, dan sebaliknya,” tegasnya.

Kios penyeimbang juga diharapkan dapat memastikan masyarakat Berau, agar mendapatkan harga bahan pokok yang terjangkau, tanpa menjadi kompetitor bagi pedagang lainnya. Dimana inisiatif ini merupakan arahan dari Kementerian, untuk mengambil kebijakan tepat sasaran.

Selain kios penyeimbang, pemerintah juga mengembangkan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di Kalimantan Timur. Dan kios penyeimbang berfungsi sebagai ujung tombak dalam sistem ini, bertujuan untuk mendeteksi potensi kenaikan harga komoditas. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Diminta Waspada, Banyak Beras Premium di Kaltim Tak Layak

    Masyarakat Diminta Waspada, Banyak Beras Premium di Kaltim Tak Layak

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 720
    • 0Komentar

    Samarinda – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kalimantan Timur kembali membeberkan hasil pengawasan terhadap beras premium yang beredar di pasaran. Melalui Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), konferensi pers digelar di Aula Keminting, Lantai 4 Kantor DPPKUKM Kaltim, Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut pengawasan khusus yang dilakukan pada […]

  • Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Oktavia, salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, merupakan anggota DPRD termuda di Kabupaten Berau. Perempuan berparas manis yang akrab disapa Okta ini lahir di Berau, pada 9 Oktober 1996 atau berusia 28 tahun saat dilantik menjadi wakil rakyat. Saat ditemui usai pelantikan anggota DPRD Berau, pada Rapat Paripurna […]

  • Krisis Air Bersih di Maratua, DPRD Berau Dorong Teknologi Penyulingan Air Laut

    Krisis Air Bersih di Maratua, DPRD Berau Dorong Teknologi Penyulingan Air Laut

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan air bersih di Pulau Maratua yang belum teratasi dengan baik dinilai dapat berdampak pada aktivitas harian masyarakat kampung hingga sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan wilayah kepulauan tersebut. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menyarankan penggunaan teknologi penyulingan air laut menjadi air tawar atau desalinasi sebagai salah satu solusi penanganan krisis […]

  • Diskominfo Berau Sosialisasikan SPBE, Fokus pada Efisiensi Birokrasi

    Diskominfo Berau Sosialisasikan SPBE, Fokus pada Efisiensi Birokrasi

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong percepatan transformasi digital melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Upaya tersebut dinilai penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Sosialisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang digelar Dinas […]

  • Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada Kamis dini hari (24/7/2025), pukul 03.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya 8 kilometer tenggara Pohuwato. Guncangan yang terjadi dirasakan cukup kuat dan berlangsung selama beberapa detik. Warga yang […]

  • TRC PPA Ungkap Fakta Baru Kasus Pencabulan Anak di Samarinda: Korban Idap Penyakit Kelamin

    TRC PPA Ungkap Fakta Baru Kasus Pencabulan Anak di Samarinda: Korban Idap Penyakit Kelamin

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.611
    • 0Komentar

    Samarinda – Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak dibawah umur di Kota Tepian (julukan Samarinda) kembali menguak fakta memilukan. Korban, sebut saja Bunga (bukan nama aslinya) diketahui mengalami penyakit kelamin yang diduga kuat ditularkan dari perbuatan bejat para pelaku. Temuan tersebut diungkap setelah Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kaltim intens mendampingi kondisi […]

expand_less