Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Update Data Kebakaran di Sungai Kuyang Teluk Bayur

Update Data Kebakaran di Sungai Kuyang Teluk Bayur

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
  • visibility 1.063
  • print Cetak

Beraunews.id, Teluk Bayur — Musibah kebakaran melanda Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Selasa (30/7/2024) malam. Sebanyak 26 rumah dan 12 bangunan lainnya ludes terbakar dalam peristiwa tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat, mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Api dengan cepat melalap sejumlah rumah warga di Jalan Sungai Kuyang Gang Ramah RT 22 dan Gang Kedondong RT 03.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar Nofian saat dikonfirmasi, Rabu (31/7/2024).

Puluhan Keluarga Mengungsi

Akibat peristiwa ini, sebanyak 28 kepala keluarga (KK) atau sekitar 89 jiwa terpaksa mengungsi. Mereka mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

“Korban membutuhkan bantuan berupa pakaian, selimut, terpal, makanan siap saji, dan kelengkapan sekolah,” imbuhnya.

TNI, Polri, dan Relawan Terjun ke Lokasi

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Tagana Kabupaten, Balakar desa, relawan, dan masyarakat turut membantu proses pemadaman dan evakuasi korban.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi kebakaran,” kata Nofian.

Data Korban

Berdasarkan data sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Berikut rincian korban jiwa yang selamat:

  • Dewasa: 35 orang
  • Lansia: 15 orang
  • Anak-anak: 24 orang
  • Balita: 9 orang
  • Bayi: 1 orang
  • Disabilitas: 1 orang

Sementara itu, jumlah anak sekolah yang terdampak kebakaran sebagai berikut:

  • SD: 16 orang
  • SMP: 6 orang
  • SMA: 5 orang

(yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • WTP Diraih, Pemkab Berau Fokus Benahi Kinerja dan Respons Kebutuhan Masyarakat

    WTP Diraih, Pemkab Berau Fokus Benahi Kinerja dan Respons Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan meskipun telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 2025. Pengakuan tersebut disampaikan Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat menanggapi rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2025. Rekomendasi yang diberikan DPRD disebut menjadi bahan evaluasi strategis […]

  • Aliansi Mahasiswa Berau Gelar Mimbar Bebas, Soroti Dinasti Politik hingga Maraknya Miras dan Galian Eks Tambang

    Aliansi Mahasiswa Berau Gelar Mimbar Bebas, Soroti Dinasti Politik hingga Maraknya Miras dan Galian Eks Tambang

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    BERAU – Gelombang protes mahasiswa kembali memanaskan pelataran Kantor Bupati Berau. Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam sebuah aliansi menggelar aksi mimbar bebas untuk menyuarakan berbagai ketimpangan kebijakan, baik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur maupun di internal Kabupaten Berau sendiri. (22/5/2026) Aksi yang berlangsung tertib namun sarat akan kritik tajam tersebut menjadi panggung bagi para […]

  • Permintaan Global Melejit, Potensi Logam Tanah Jarang RI Terancam Penyelundupan Ilegal

    Permintaan Global Melejit, Potensi Logam Tanah Jarang RI Terancam Penyelundupan Ilegal

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah proyeksi lonjakan permintaan magnet rare earth dunia yang diperkirakan menembus 180 kiloton pada 2050, kekayaan alam Indonesia kini menjadi pusat perhatian internasional. Namun, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin memperingatkan bahwa posisi strategis Indonesia ini masih terancam oleh praktik ilegal yang membawa hasil tambang domestik keluar tanpa pengawasan, sebelum diperketat oleh […]

  • 12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

    12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    BERAU — Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian serius. Dalam kurun waktu empat bulan, tercatat sedikitnya 12 kasus, dengan sebagian terjadi di wilayah pesisir. Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, Siswanto, menyebut jumlah tersebut tidak bisa dianggap sepele. “Total ada 12 kasus, lima di […]

  • Sinyal Masih Hilang-Timbul, Berau Usulkan 11 Menara BTS Baru untuk Kelay dan Segah

    Sinyal Masih Hilang-Timbul, Berau Usulkan 11 Menara BTS Baru untuk Kelay dan Segah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau mengusulkan penambahan 11 menara base transceiver station (BTS) kepada pemerintah pusat untuk mengatasi keterbatasan akses telekomunikasi di Kecamatan Kelay dan Segah. Kedua wilayah tersebut masih menghadapi persoalan blank spot atau area tanpa sinyal, sehingga akses internet dan komunikasi belum dapat dinikmati secara optimal oleh masyarakat. Perwakilan […]

  • Minim Pembinaan, DPRD Berau Khawatir Generasi Muda Enggan Jadi Petani

    Minim Pembinaan, DPRD Berau Khawatir Generasi Muda Enggan Jadi Petani

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Sakirman, menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Ia menegaskan bahwa selama ini petani masih sangat bergantung pada metode pertanian konvensional tanpa didukung peningkatan kapasitas diri. “Petani kita masih sangat bergantung pada hasil pertanian tanpa […]

expand_less