Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 1000 Titik WiFi Gratis: Langkah Besar Menuju Konektivitas yang Merata di Berau

1000 Titik WiFi Gratis: Langkah Besar Menuju Konektivitas yang Merata di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
  • visibility 1.094
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Salah satu program prioritas yang dijalankan selama masa periode kepemimpinan Sri Juniarsih – Gamalis, adalah pemerataan jaringan internet hingga ke pelosok desa.

Disebut dengan program 1000 titik wifi gratis, program yang berjalan sejak 2022 ini terhitung tuntas bahkan melampaui target di tahun 2024 ini. Dari data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau, di tahun 2022 telah dipasang 350 titik wifi gratis. Kemudian di tahun 2023 ada 350 titik, dan di tahun 2024 ada 300 titik, dengan total keseluruhan 1000 titik wifi gratis.

“Awalnya itu di Tanjung Redeb ada 57 titik wifi gratis, dengan rincian Kelurahan Bugis 23 titik, Kelurahan Gayam 16 titik, Kelurahan Gunung Panjang 9 titik, dan Kelurahan Karang Ambun ada 9 titik,” jelas Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Diskominfo Kabupaten Berau, Rahmatia, ketika dihubungi Selasa (22/10/2024).

Pada tahun 2023 lalu, untuk teknis pemasangan jaringannya menggunakan Fiber Optik (FO) sebanyak 255 unit, fan Wireless P2P 239 unit. Sedangkan yang menggunakan VSAT sejumlah 6 unit.

Untuk VSAT ada di enam kampung yakni Long Suluy, Long Duhung, Long Lamcin, Mapulu, Punan Segah, dan Teluk Sumbang. Sedangkan untuk 10 unit starlink yang hendak dibangun, diajukan usulannya dalam pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran (TA) 2024.

Rincian 1.000 titik WiFi gratis itu tersebar di Kecamatan Kelay sebanyak 45 titik, Sambaliung 113 titik, Tabalar 35 titik, Talisayan 64 titik, Biduk-Biduk 55 titik. Selain itu, ada juga di Batu Putih 58 titik, Biatan 50 titik. Selanjutnya, Maratua 7 titik, Tanjung Redeb 238 titik, Pulau Derawan 4 titik, Teluk Bayur 131 titik, Gunung Tabur 97 titik, dan Segah 68 titik.

Tak hanya itu, ada penambahan 10 titik WiFi lagi pada tahun ini yang akan dipasang di Kecamatan Kelay, di Kampung Long Laay dan Long Lamcin dan di Kecamatan Maratua. Sehingga saat ini sudah ada 1.003 titik WiFi yang dipasang di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Dengan anggaran sewa bandwidth WiFi sekitar Rp 9 miliar lebih kepada pihak ketiga. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat UMKM Pesisir: Hilirisasi Perikanan Jadi Mesin Baru

    Perkuat UMKM Pesisir: Hilirisasi Perikanan Jadi Mesin Baru

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.498
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperluas strategi hilirisasi sebagai upaya meningkatkan nilai jual produk UMKM. Dari sekian banyak sektor, perikanan menjadi salah satu yang paling diprioritaskan mengingat besarnya potensi hasil tangkap dan budidaya di wilayah pesisir. Melalui Dinas Perikanan, berbagai program dirumuskan untuk memastikan nelayan dan pelaku usaha kecil tidak hanya menjual bahan […]

  • Tawaran Pekerjaan Palsu, Dokter Gadungan di Berau Berakhir di Jeruji Besi

    Tawaran Pekerjaan Palsu, Dokter Gadungan di Berau Berakhir di Jeruji Besi

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.711
    • 0Komentar

    Sambaliung – H (25) Dokter gadungan terpaksa harus digiring ke Mapolres Berau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. H diringkus jajaran Satreskrim Polres Berau bukan lantaran melakukan mal praktik. Namun, karena adanya aksi cabul terhadap seorang wanita berinisial K (22). Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu Priyatna mengatakan kronologis kejadiannya. Dimana, pada hari Minggu, 18 Agustus 2024 […]

  • Raperda Pedoman BUMK: Upaya Elita Herlina untuk Kemandirian Ekonomi Kampung

    Raperda Pedoman BUMK: Upaya Elita Herlina untuk Kemandirian Ekonomi Kampung

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 683
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Untuk mengoptimalisasi keberadaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), Anggota DPRD Berau, Elita Herlina mendorong agar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pedoman Pembentukan dan Penguatan BUMK segera dilahirkan. Dikatakan Elita, hal itu sebagai bentuk sikap DPRD Berau terhadap kampung-kampung yang telah berhasil menghidupkan BUMK-nya guna meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK). “Setiap kampung bisa […]

  • M2F 2026: Ketika Musik Menjadi Suara Alam Maratua

    M2F 2026: Ketika Musik Menjadi Suara Alam Maratua

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Maratua — Dentuman musik tak selalu hanya menghadirkan hiburan. Di Pulau Maratua, alunan nada justru menjadi pengingat bahwa alam adalah panggung utama yang harus dijaga bersama. Melalui Maratua Music Festival (M2F) 2026, Event Organizer Mata Sanggam Production menghadirkan wajah festival yang berbeda. Selain menyuguhkan hiburan, budaya lokal, dan promosi pariwisata, M2F juga mengajak seluruh peserta, […]

  • Gali Potensi Wisata Kuliner! Ancur Paddas Jadi Sorotan di Perayaan Hari Jadi Berau

    Gali Potensi Wisata Kuliner! Ancur Paddas Jadi Sorotan di Perayaan Hari Jadi Berau

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 625
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau menyelenggarakan lomba kuliner tradisional, yaitu *ancur paddas* dan *puncak rasul*, pada Selasa (17/9/2024). Acara yang digelar di Lapangan Gor Pemuda Berau ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214. Lomba kuliner ini bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan […]

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    BERAU — Persaingan kerja di sektor pertambangan di Kabupaten Berau kian ketat di tengah masuknya tenaga kerja dari luar daerah dan berkurangnya tenaga kerja lokal. Kondisi ini menjadi sorotan pemerintah daerah karena dinilai mempersempit peluang kerja bagi masyarakat setempat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, Anang Sapriani, mengatakan fenomena tersebut terjadi bersamaan dengan penyesuaian […]

expand_less