Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Pulau Maratua Kembali Jadi Panggung Jazz Internasional pada 2026

Pulau Maratua Kembali Jadi Panggung Jazz Internasional pada 2026

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 177
  • print Cetak

SAMARINDA – Pulau Maratua, salah satu destinasi wisata unggulan Kalimantan Timur, kembali bersiap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Maratua Jazz 2026. Festival yang akan digelar pada Juni 2026 tersebut dirancang tidak hanya sebagai pertunjukan musik, tetapi juga sebagai sarana promosi pariwisata berbasis konservasi dan budaya lokal.

Dikenal sebagai salah satu destinasi bahari unggulan Indonesia, Pulau Maratua akan menjadi lokasi utama penyelenggaraan festival yang memadukan pertunjukan musik jazz dengan pengalaman menikmati keindahan alam dan ekosistem laut yang masih terjaga.

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Ririn Saridewi, mengatakan Maratua Jazz 2026 mengusung konsep yang lebih luas dibanding sekadar konser musik. Festival tersebut mengintegrasikan sejumlah unsur penting yang menjadi kekuatan utama pariwisata Kalimantan Timur.

Menurut dia, penyelenggaraan festival akan berfokus pada empat pilar utama, yakni konservasi lingkungan, pemberdayaan komunitas dan budaya lokal, pengembangan kuliner atau gastronomi, serta kolaborasi antara konser musik dan aktivitas wisata selam.

Konsep tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi wisatawan sekaligus memperkuat posisi Maratua sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tetap optimistis terhadap potensi kunjungan wisatawan ke Maratua.

“Di tengah fluktuatifnya nilai rupiah terhadap dolar dan perubahan ekonomi global yang cukup dinamis, kita tetap berharap jumlah kunjungan wisatawan asing dan lokal tetap tinggi,” ujar Ririn.

Ia menilai keberhasilan Maratua Jazz tidak hanya ditentukan oleh kualitas pertunjukan musik, tetapi juga kemampuan penyelenggara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung dan mempromosikan acara secara efektif.

Menurut Ririn, promosi yang menarik dan pelayanan pariwisata yang prima menjadi faktor penting untuk memperluas segmen pasar wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Timur.

“Panitia dan penyelenggara harus mengemas promosi festival jazz ini sebaik mungkin dan menerapkan hospitality pariwisata yang prima kepada pengunjung. Dengan pendekatan ini, diharapkan segmentasi pasar akan naik dan bertambah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perputaran ekonomi serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau,” pungkasnya.

Pemerintah berharap Maratua Jazz 2026 tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat promosi pariwisata Berau dan Kalimantan Timur, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut. (kaltimprov.go.id/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Transparansi CSR, Sutami Usul Peninjauan Langsung

    Soroti Transparansi CSR, Sutami Usul Peninjauan Langsung

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 922
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota DPRD Kabupaten Berau, Sutami, meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Batiwakkal untuk meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menilai keterbukaan informasi mengenai program CSR penting agar pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengetahui secara jelas kontribusi perusahaan terhadap pembangunan di daerah. Menurut Sutami, berbagai program CSR yang dijalankan […]

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    BERAU — Persaingan kerja di sektor pertambangan di Kabupaten Berau kian ketat di tengah masuknya tenaga kerja dari luar daerah dan berkurangnya tenaga kerja lokal. Kondisi ini menjadi sorotan pemerintah daerah karena dinilai mempersempit peluang kerja bagi masyarakat setempat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, Anang Sapriani, mengatakan fenomena tersebut terjadi bersamaan dengan penyesuaian […]

  • Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Wartawan di Berau

    Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Wartawan di Berau

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ketua Harian Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Indra Teguh, mengecam keras dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan seorang pria dengan mengatasnamakan profesi wartawan di Kabupaten Berau. Menurut Indra, tindakan memanfaatkan identitas wartawan untuk menekan, mengintimidasi, apalagi meminta sejumlah uang kepada narasumber atau masyarakat merupakan perbuatan yang mencoreng nama baik profesi jurnalistik […]

  • Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Berau tidak hanya dirayakan dengan upacara dan perlombaan. Di RSUD dr. Abdul Rivai, suasana haru menyelimuti ruang bersalin. Enam bayi tercatat lahir bertepatan dengan 17 Agustus, tiga di antaranya sebelum detik-detik pembacaan teks proklamasi. Sementara tiga bayi lainnya masih menunggu waktu kelahiran, yang […]

  • Rentetan Musibah Kebakaran di Berau, Kembali Terjadi di Lamin Dini Hari

    Rentetan Musibah Kebakaran di Berau, Kembali Terjadi di Lamin Dini Hari

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 992
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau, tepatnya di Lamin, Kecamatan Teluk Bayur, Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 02.23 WITA. Peristiwa ini menambah panjang daftar kebakaran yang melanda wilayah tersebut dalam tiga hari terakhir. Hingga berita ini diturunkan, jumlah rumah yang terbakar di Lamin belum dapat dipastikan. Kebakaran ini merupakan kejadian keempat selama tiga […]

  • Satukan Etnis dan Budaya, Berau Culture Festival 2024 Jadi Sorotan Pariwisata

    Satukan Etnis dan Budaya, Berau Culture Festival 2024 Jadi Sorotan Pariwisata

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 994
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau sukses menggelar Berau Culture Festival 2024, yang diadakan dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214. Festival budaya ini berlangsung pada Senin, 9 September 2024, dengan pawai yang membentang dari Jalan APT Pranoto hingga Lapangan GOR Pemuda Berau.* Berbalut tema “Satukan Etnis dan Budaya”, pawai […]

expand_less