Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » 24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 109
  • print Cetak

BERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendorong kemandirian ekonomi kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) masih menghadapi sejumlah tantangan. Di tengah capaian dan inovasi yang berhasil diraih beberapa kampung, pembinaan terhadap seluruh BUMKam yang tersebar di wilayah Berau dinilai belum berjalan optimal.

Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau menunjukkan terdapat 99 BUMKam yang terdaftar secara administrasi. Namun, dari jumlah tersebut baru sekitar 75 BUMKam yang terpantau aktif menjalankan usaha.

Artinya, masih terdapat sekitar 24 BUMKam yang belum beroperasi dan membutuhkan perhatian serta pendampingan lebih lanjut agar dapat kembali berjalan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat DPMK Berau, Hairudin, mengakui masih banyak persoalan yang menjadi hambatan dalam pembinaan BUMKam, terutama terkait penyelesaian legalitas badan hukum yang belum tuntas selama bertahun-tahun.

“Memang banyak persoalan yang harus kita benahi di BUMKam, mulai dari pendekatan pelatihan maupun pendampingan. Kendala utama yang menghambat proses berbadan hukum saat ini adalah adanya pergantian pengurus dari masa lalu ke masa berikutnya, yang kerap meninggalkan jejak pertanggungjawaban keuangan yang belum kelar,” ujar Hairudin saat dikonfirmasi, Senin (23/6/2026).

Menurutnya, persoalan pertanggungjawaban keuangan dari pengurus lama menjadi salah satu faktor yang membuat proses pengaktifan kembali sejumlah BUMKam berjalan lambat. Kondisi tersebut membuat calon pengurus baru enggan mengambil alih pengelolaan karena khawatir terbebani persoalan yang belum terselesaikan.

Di sisi lain, DPMK Berau juga menghadapi keterbatasan anggaran dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan di lapangan. Tahun ini, anggaran pembinaan yang tersedia disebut tidak mencapai Rp100 juta. Bahkan, pada tahun depan anggaran tersebut diproyeksikan turun menjadi sekitar Rp40 juta.

Kondisi itu membuat pelaksanaan pembinaan tidak dapat dilakukan secara maksimal ke seluruh kampung yang ada di Kabupaten Berau.

“Tingkat pembinaan kita di lapangan agak berkurang karena keterbatasan anggaran ini. Namun kita tetap berupaya memaksimalkan pembinaan, baik secara langsung dengan sistem prioritas per kecamatan maupun via Zoom dengan anggaran yang terbatas ini,” tambah Hairudin.

Meski demikian, DPMK tetap berupaya menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas pengurus BUMKam. Sejumlah kegiatan pelatihan bahkan turut didukung oleh pihak ketiga, termasuk yayasan non-pemerintah.

DPMK juga tengah mendorong lahirnya regulasi turunan berupa Peraturan Daerah (Perda) yang saat ini masih berproses sebagai inisiatif DPRD Berau. Regulasi tersebut diharapkan menjadi dasar penguatan tata kelola BUMKam, termasuk dalam proses seleksi pengurus dan direktur BUMKam ke depan.

Hairudin menyebut pihaknya berkomitmen memperketat proses seleksi calon direktur BUMKam agar memiliki kemampuan manajemen keuangan yang memadai dan mampu mengelola usaha kampung secara profesional.

Namun hingga regulasi tersebut disahkan dan dukungan anggaran pembinaan meningkat, upaya mengoptimalkan kinerja seluruh BUMKam di Kabupaten Berau masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap. (TNR)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Aplikasi untuk Satu Daerah — Berau Melangkah ke Era Layanan dan Wisata dalam Genggaman

    Satu Aplikasi untuk Satu Daerah — Berau Melangkah ke Era Layanan dan Wisata dalam Genggaman

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Di tengah derasnya arus teknologi yang semakin cepat, Kabupaten Berau mengambil langkah maju dengan memperkenalkan ExploreDaerah, sebuah aplikasi yang dirancang bukan hanya sebagai etalase wisata, tetapi sebagai pintu masuk menuju sistem pelayanan digital yang lebih sederhana, terpusat, dan mudah dijangkau masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk membentuk […]

  • HGU Mangkrak dan Batas Kabur: RDP DPRD Berau Bedah Masalah Perbatasan Gunung Tabur

    HGU Mangkrak dan Batas Kabur: RDP DPRD Berau Bedah Masalah Perbatasan Gunung Tabur

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan lama di garis batas Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, kembali mengemuka di ruang rapat DPRD Berau, Senin, 18 Mei 2026. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu, RT 17 Kelurahan Gunung Tabur—wilayah yang bersisian dengan eks permukiman Kelompok Adat Terpencil (KAT) Kampung Birang—dipotret sebagai contoh nyata bagaimana sengketa tapal […]

  • Kisah Kairul Azam, Bocah Maratua yang Digigit Hiu Saat Temani Ayah Cari Udang

    Kisah Kairul Azam, Bocah Maratua yang Digigit Hiu Saat Temani Ayah Cari Udang

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 637
    • 0Komentar

    MARATUA – Seorang bocah bernama Kairul Azam berusia 11 tahun harus mengalami nasib naas. Niat membantu sang ayah justru membuatnya harus mendapatkan luka cukup serius di bagian lengan tangan dan kaki karena serangan hiu. Hal ini bermula ketika si anak ikut ayahnya ke Pulau Semut di Teluk Alulu Kecamatan Maratua untuk mencari Udang, pada Minggu […]

  • Gandeng Konsultan untuk Dongkrak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    Gandeng Konsultan untuk Dongkrak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menata Pulau Maratua sebagai kawasan wisata premium kelas dunia. Keseriusan tersebut tampak dari meningkatnya aktivitas pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal serta langkah strategis yang kini mulai dijalankan Pemkab Berau. Bupati Berau, Sri Juniarsih, telah menjalin komunikasi dengan seorang konsultan profesional yang akan menjadi mitra strategis dalam memetakan […]

  • Wacana Jam Malam Pelajar, Saatnya Fokus ke Hal-hal Positif

    Wacana Jam Malam Pelajar, Saatnya Fokus ke Hal-hal Positif

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 755
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau mewacanakan akan menerapkan jam malam khusus bagi pelajar. Bukan tanpa alasan, penerapan aturan ini diharapkan akan bisa menekan bahkan mengurangi terjadinya kasus yang melibatkan anak dibawah umur atau usia pelajar. Ditemui Rabu (9/4/2025) siang, Kadisdik Berau Mardiatul Idalisah mengatakan jika penerapan jam malam khusus pelajar ini sudah dilaksanakan […]

  • Karateka Muda Berau Sabet Lima Medali di Piala Menhan 2026

    Karateka Muda Berau Sabet Lima Medali di Piala Menhan 2026

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 874
    • 0Komentar

    Balikpapan — Kontingen karate Kabupaten Berau menorehkan prestasi dalam National Karate Championship Piala Menteri Pertahanan RI 2026 yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, 1–3 Mei 2026. Dari ajang yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah itu, tim Berau membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu. Dua emas diraih Nadya Mikayla Pambudi pada […]

expand_less