Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 530
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas), Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sangalaki, Kantor Sekretariat Daerah Berau, itu menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Mengusung tema “Mewujudkan Ruang Digital yang Aman, Sehat, dan Ramah Anak melalui Penguatan Tata Kelola Sistem Elektronik”, kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Berau, Warji, yang hadir mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.

Sosialisasi diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Teluk Bayur Edi Baskoro, serta insan pers di Kabupaten Berau. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap regulasi baru mengenai tata kelola sistem elektronik dalam rangka melindungi anak di ruang digital.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan perkembangan teknologi informasi memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Namun, di sisi lain, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan baru, terutama terkait keamanan dan perlindungan anak saat beraktivitas di dunia maya.

Menurut Didi, kehadiran PP Nomor 17 Tahun 2025 merupakan langkah strategis pemerintah untuk membangun ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan bertanggung jawab bagi anak. Karena itu, implementasi regulasi tersebut memerlukan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, penyelenggara sistem elektronik, media massa, hingga masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami substansi PP Tunas sekaligus mengetahui peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menciptakan ruang digital yang aman dan ramah anak. Perlindungan anak di era digital tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi dan sinergi lintas sektor,” ujar Didi.

Sementara itu, Warji mengapresiasi langkah Diskominfo Berau yang dinilai responsif terhadap perkembangan teknologi informasi. Menurut dia, transformasi digital yang berlangsung cepat harus diimbangi dengan upaya perlindungan yang memadai, terutama bagi anak-anak yang rentan terhadap berbagai ancaman di ruang digital.

Mewakili Bupati Berau, Warji menegaskan anak merupakan aset sekaligus generasi penerus bangsa yang harus memperoleh perlindungan secara menyeluruh, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital.

“Pemerintah Kabupaten Berau mendukung penuh berbagai upaya yang bertujuan memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Dibutuhkan komitmen bersama agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan digital yang aman, sehat, edukatif, serta terbebas dari berbagai bentuk ancaman maupun eksploitasi,” tegasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga menerima materi dari narasumber Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur, Fahmy Asa. Melalui paparan bertajuk “Mewujudkan Generasi Emas Berau yang Cerdas di Dunia Maya dan Bijak di Dunia Nyata”, Fahmy mengajak seluruh pemangku kepentingan meningkatkan literasi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan memanfaatkan teknologi secara cerdas harus berjalan seiring dengan sikap bijak dalam berinteraksi di ruang digital. Literasi digital yang baik, menurutnya, akan membantu anak-anak memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan berkreasi sekaligus memahami berbagai risiko yang ada di dunia maya.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau berharap terbangun pemahaman, kesadaran, dan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung implementasi PP Tunas secara optimal. Dengan demikian, ruang digital yang aman, sehat, dan ramah anak dapat terwujud sebagai bagian dari upaya mencetak generasi emas Berau yang unggul, cerdas, dan berkarakter.(adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 457
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Tragedi lalu lintas maut kembali merenggut nyawa di Jalan Poros Bontang-Samarinda. Dua pengendara sepeda motor meregang nyawa setelah tertabrak truk yang mengalami rem blong di KM 25, Desa Santan Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (28/11/2025) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WITA itu melibatkan sebuah truk […]

  • Berkendara Aman: Patuhi Aturan Lalu Lintas di Operasi Zebra Mahakam 2024

    Berkendara Aman: Patuhi Aturan Lalu Lintas di Operasi Zebra Mahakam 2024

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.578
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Polres Berau menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Mahakam 2024 pada Senin, 14 Oktober 2024, di Lapangan Apel Polres Berau, Jalan Gatot Subroto. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar, sebagai Inspektur Apel. Dalam amanatnya, Kapolres Berau menyampaikan bahwa Operasi Zebra Mahakam merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh […]

  • Berau Teguhkan Komitmen untuk Pilkada Jujur, Adil, dan Damai

    Berau Teguhkan Komitmen untuk Pilkada Jujur, Adil, dan Damai

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Ribuan masyarakat Kabupaten Berau menunjukkan komitmen mereka untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November mendatang dengan penuh semangat pada acara Deklarasi Pilkada Damai 2024. Deklarasi tersebut digelar di area Car Free Day (CFD) Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, Minggu pagi. Acara tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Zona.my.id, yang […]

  • Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Polisi Ungkap Motif Ekonomi di Balik Karhutla Berau

    Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Polisi Ungkap Motif Ekonomi di Balik Karhutla Berau

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BERAU – Kepolisian Resor Berau mengungkap motif ekonomi di balik sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sepanjang 2026. Pembakaran diduga menjadi cara untuk memangkas biaya pembukaan lahan. Polisi juga menemukan indikasi perambahan kawasan yang berkaitan dengan praktik jual beli lahan. Sepanjang tahun ini, Polres Berau menangani sembilan kasus karhutla dengan total luas lahan […]

  • Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

    Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komitmen penuntasan open defecation free atau praktik buang air besar sembarangan, terus digaungkan Pemkab Berau. Keseriusam itu terlihat dari gencarnya sosialisasi ODF, yang merupakan salah satu pilar pertama dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Tak hanya sekadar sosialisasi, tindakan nyata juga dilakukan agar Kabupaten Berau bisa mencapai status kabupaten kota sehat. […]

  • Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BERAU– Kuota Pertalite untuk Kabupaten Berau pada 2026 disebut jauh di bawah jumlah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Berau. Dari usulan sebesar 83.201 kiloliter, BPH Migas hanya menyetujui 47.312 kiloliter. Artinya, terdapat selisih 35.889 kiloliter antara jumlah yang diminta pemerintah daerah dan kuota yang disetujui. Persoalan tersebut mencuat dalam mediasi aksi Gerakan Masyarakat Sipil (GMS) Berau […]

expand_less