Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Labuan Cermin dan Wisata Pesisir Berau Terancam Blank Spot

Labuan Cermin dan Wisata Pesisir Berau Terancam Blank Spot

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 65
  • print Cetak

BERAU – Keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan bagi pengembangan pariwisata di wilayah pesisir Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Persoalan blank spot dan belum meratanya konektivitas jaringan membuat sejumlah kawasan wisata menghadapi kendala komunikasi.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan pesisir Berau yang memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan, termasuk Labuan Cermin. Keterbatasan jaringan internet di kawasan tersebut dinilai dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan sekaligus aktivitas masyarakat dan pelaku usaha pariwisata.

Di sisi lain, kejelasan mengenai program internet pemerintah daerah juga menjadi penting. Masyarakat perlu membedakan antara program WiFi gratis yang disediakan Pemerintah Kabupaten Berau dengan layanan jaringan dari operator seluler komersial.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau, Didi, mengatakan program internet pemerintah daerah memiliki sasaran dan skala prioritas tertentu.

“Yang perlu diperjelas dari pertanyaan ini adalah apakah ‘program wifi gratis Pemkab Berau’ atau layanan dari operator selular,” ujar Kepala Diskominfo Berau, Didi.

Menurut Didi, program WiFi gratis Pemkab Berau sejak awal tidak sepenuhnya diarahkan untuk ruang publik. Pemerintah daerah lebih dahulu memprioritaskan fasilitas yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat.

“Untuk program wifi gratis Pemkab Berau, memang diprioritaskan untuk pelayanan administrasi pemerintahan kampung, pendidikan dan kesehatan, baru setelahnya untuk area publik,” jelas Didi.

Dengan skala prioritas tersebut, keterbatasan akses WiFi pemerintah di sejumlah ruang publik bukan semata-mata disebabkan persoalan teknis jaringan. Namun, persoalan lain muncul ketika masyarakat menghadapi lemahnya sinyal seluler di kawasan pesisir.

Kondisi jaringan yang tidak stabil, bahkan tidak tersedia di sejumlah lokasi, masih menjadi tantangan bagi wilayah pesisir Berau. Penanganannya juga tidak sederhana karena pembangunan infrastruktur telekomunikasi harus menyesuaikan kondisi geografis.

Didi mengatakan terdapat sejumlah kendala teknis yang membuat penyediaan jaringan seluler di kawasan pesisir tidak mudah. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan koordinasi dengan operator seluler untuk mencari solusi terhadap persoalan tersebut.

“Banyak faktor teknis yang menjadi tantangan seperti sinyal yang kecil, kemudian beberapa kawasan tidak ada sinyal atau sinyal timbul tenggelam. Yang dapat dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan teman-teman operator selular untuk mengatasi kendala jaringan dimaksud,” ungkapnya.

Di tengah persoalan konektivitas tersebut, rencana investasi kabel optik oleh salah satu operator seluler hingga Kecamatan Biduk-Biduk menjadi angin segar bagi pengembangan wilayah pesisir Berau.

Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat akses telekomunikasi di kawasan wisata sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Konektivitas yang lebih baik juga menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendorong promosi destinasi wisata pesisir Berau ke pasar yang lebih luas.

Dengan potensi wisata alam yang besar, peningkatan infrastruktur digital menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan pariwisata Berau. Akses internet yang memadai dapat membantu wisatawan memperoleh informasi, membagikan pengalaman perjalanan, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk dan jasa mereka secara digital.(afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan Status Sekolah Filial di Berau Menuju Kemandirian Pendidikan

    Perubahan Status Sekolah Filial di Berau Menuju Kemandirian Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk mendorong transformasi sekolah filial menjadi sekolah swasta. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah peresmian Sekolah Dasar Swasta (SDS) Tunas Bangsa 198 yang terletak di Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur. Peluncuran SDS Tunas Bangsa 198 ini dilakukan oleh Kuala Lumpur Kepong (KLK), sebuah perusahaan multinasional asal Malaysia, sebagai […]

  • Maratua Mulai Bangun Fondasi Pertanian Berkelanjutan, Peluang Investasi Hijau Makin Terbuka

    Maratua Mulai Bangun Fondasi Pertanian Berkelanjutan, Peluang Investasi Hijau Makin Terbuka

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.462
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pulau Maratua di Kabupaten Berau selama ini dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia. Namun di balik pesonanya, sektor pertanian lokal menghadapi tantangan berat: akses terhadap pupuk kimia yang mahal dan sulit dijangkau. Kondisi tersebut membuat banyak petani kesulitan meningkatkan produktivitas, ditambah persoalan hama serta tanah yang kurang subur. Namun situasi perlahan berubah. […]

  • Berau Targetkan Kemandirian Pangan dengan Sinergi Lintas Sektor

    Berau Targetkan Kemandirian Pangan dengan Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya lewat panen padi di Kampung Buyung-Buyung yang berlangsung Agustus 2025 lalu. Panen raya ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di Bumi Batiwakkal. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut kegiatan ini tidak […]

  • Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.498
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Berau menghadapi ketidakpastian menjelang berakhirnya masa kontrak mereka pada 2026. Hingga kini, belum ada kepastian apakah kontrak akan diperpanjang atau tidak. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Sri Eka Takariyati, mengatakan perpanjangan kontrak sepenuhnya menjadi kewenangan organisasi perangkat daerah […]

  • Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.459
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Izin operasional PT Berau Coal di Kabupaten Berau akan berakhir pada 22 April 2025. Namun, seiring mendekatnya tenggat waktu, masyarakat mulai bersuara, mengungkapkan keluhan yang selama ini terpendam. Anggota DPR RI Komisi XII, Syafruddin, menyampaikan berbagai permasalahan terkait kewajiban perusahaan yang dinilai belum tuntas. Salah satu sorotan utama adalah reklamasi lahan bekas tambang […]

  • Penurunan Pengangguran di Berau: BPS Beberkan Data Terbaru

    Penurunan Pengangguran di Berau: BPS Beberkan Data Terbaru

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur jumlah tenaga kerja yang belum terserap oleh pasar kerja, sekaligus menggambarkan tingkat kurangnya pemanfaatan tenaga kerja yang tersedia. Menurut data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, TPT di Kabupaten Berau menunjukkan penurunan pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. “Jika dari […]

expand_less