Siswa MIN 1 Berau Melaju ke Final HKIMO 2026 di Hong Kong, Bawa Nama Berau ke Ajang Matematika Internasional
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak

BERAU — Prestasi membanggakan kembali datang dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Adhyasta Al Ghani Hidayat, siswa MIN 1 Berau, berhasil melaju ke Final Round Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO) 2026 yang akan berlangsung di Hong Kong pada 22 Agustus 2026.
Adhyasta sebelumnya berhasil meraih medali emas (Gold Medal) dalam Heat Round HKIMO yang dilaksanakan pada 9 Mei 2026. Prestasi tersebut mengantarkannya untuk berkompetisi pada babak final ajang olimpiade matematika internasional tersebut.
Tak hanya berprestasi di ajang internasional, kemampuan Adhyasta di bidang matematika juga telah terlihat dalam kompetisi tingkat daerah. Sebelumnya, Adhyasta berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) bidang Matematika di Kabupaten Berau.
Rentetan prestasi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Adhyasta yang masih duduk sebagai siswa madrasah. Dari kompetisi tingkat kabupaten hingga ajang internasional, ia kini mendapat kesempatan membawa nama Berau ke Hong Kong.
Dalam poster yang dirilis MIN 1 Berau, Adhyasta disebut akan mewakili madrasah dalam Final Round HKIMO 2026 di Hong Kong.
Bagi keluarga dan lingkungan pendidikan di Berau, keberhasilan tersebut menjadi pencapaian yang tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga membawa nama madrasah dan daerah ke panggung internasional.
Ayah Adhyasta, Nofian Hidayat, mengatakan keberhasilan putranya tidak terlepas dari proses belajar, latihan, dukungan guru, keluarga, serta doa dari banyak pihak.
“Kami sebagai orang tua tentu sangat bangga dan bersyukur. Yang paling penting bagi kami bukan hanya soal medali, tetapi bagaimana Adhyasta belajar berproses, berani berkompetisi dan membawa nama Berau serta MIN 1 Berau,” kata Nofian.
Menurut Nofian, kesempatan tampil di tingkat internasional menjadi pengalaman berharga bagi putranya. Ia berharap pengalaman tersebut dapat membentuk mental dan kepercayaan diri Adhyasta untuk terus berkembang.
“Semoga Adhyasta bisa menikmati prosesnya, tidak terbebani dengan target harus menang. Kami ingin dia belajar, mendapatkan pengalaman dan memberikan yang terbaik. Apa pun hasilnya nanti, kami tetap bangga,” ujarnya.
Final Round HKIMO 2026 menjadi kesempatan bagi Adhyasta untuk berhadapan dengan peserta dari berbagai daerah dan negara.
Keikutsertaannya sekaligus menjadi momentum bagi pelajar Berau untuk menunjukkan bahwa potensi akademik tidak hanya lahir dari kota-kota besar.
Nofian berharap perjalanan putranya dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di Berau untuk berani mengikuti berbagai kompetisi akademik.
“Kalau ada kesempatan, anak-anak Berau harus berani mencoba. Jangan merasa minder karena berasal dari daerah. Dengan latihan, dukungan guru dan orang tua, serta kemauan untuk belajar, insyaallah mereka juga bisa bersaing,” kata dia.
Sementara itu, MIN 1 Berau memberikan dukungan kepada Adhyasta dalam menghadapi babak final tersebut. Keberangkatannya ke Hong Kong diharapkan menjadi pengalaman yang dapat memberikan motivasi bagi siswa lainnya untuk meningkatkan kemampuan akademik.
Final HKIMO 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026 di Hong Kong. Kini, Adhyasta tidak hanya membawa harapan keluarga. Ia juga membawa nama MIN 1 Berau dan Kabupaten Berau dalam ajang matematika internasional.
Perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa dari daerah pun dapat lahir anak-anak dengan kemampuan yang mampu bersaing di tingkat dunia. (afn)
- Penulis: admin
