Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Curhat Jalan Rusak ke Menhut, Warga Tumbit Dayak Minta Aspal Disambung

Curhat Jalan Rusak ke Menhut, Warga Tumbit Dayak Minta Aspal Disambung

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 15
  • print Cetak

BERAU – Keluhan soal kondisi jalan mencuat di tengah kunjungan kerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke wilayah Kampung Merasa dan Tumbit Dayak, Kabupaten Berau, Rabu (26/8).

Agenda yang semula berfokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla itu berubah menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Dalam dialog bersama masyarakat, Raja Juli meminta warga ikut menjaga kawasan hutan dan lahan di sekitar kampung. Partisipasi masyarakat dinilai penting sebagai langkah awal mencegah munculnya titik api, terutama pada musim kering.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga kawasan hutan sekaligus melindungi sumber mata pencaharian warga dari ancaman kebakaran.

“Jadi ini amanah ya pak tolong di jaga lahan dan hutannya” ucapnya. Rabu (26/8/2026)

Di sela pembahasan mengenai karhutla, seorang warga Tumbit Dayak kemudian menyampaikan persoalan akses jalan di wilayah mereka. Warga mengeluhkan kondisi pengaspalan yang belum tersambung secara menyeluruh.

“Tolong pak untuk jalan kami diperbaiki karena aspalnya putus putus, karena itu ada kawasan pak” ucap salah satu warga

Aspirasi tersebut langsung mendapat respons dari rombongan Kementerian Kehutanan. Meski pembangunan dan perbaikan jalan bukan menjadi kewenangan teknis kementerian, persoalan itu diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Berau.

Raja Juli kemudian mengarahkan keluhan warga tersebut kepada Wakil Bupati Berau yang turut mendampingi kunjungan di lapangan. Pemerintah daerah diharapkan dapat menindaklanjuti persoalan jalan sesuai kewenangannya.

Kunjungan itu sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan masyarakat di sekitar kawasan hutan tidak hanya berkaitan dengan konservasi dan pencegahan karhutla. Infrastruktur dasar, terutama akses jalan, masih menjadi kebutuhan yang disuarakan warga.

Perbaikan akses tersebut juga dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat tanpa mengesampingkan upaya menjaga kawasan hutan di sekitar Tumbit Dayak dan Kampung Merasa. (*afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat pengawasan dan pengamanan di seluruh objek wisata. Ia menilai antisipasi sedini mungkin diperlukan karena kunjungan wisata diprediksi melonjak, baik dari warga lokal maupun pelancong luar daerah. Menurut Suriansyah, momentum libur Nataru […]

  • Gotong Royong dan Persatuan Jadi Pesan Utama Bupati Berau di Hari Kemerdekaan

    Gotong Royong dan Persatuan Jadi Pesan Utama Bupati Berau di Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.707
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb, pada Minggu pagi (17/8/2025). Acara sakral ini dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih. Upacara dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi, mulai dari TNI/POLRI, Satpol PP, Kesbang Linmas, pelajar, mahasiswa, […]

  • Siap Gantikan Pertambangan, Brigade Pangan Berau Dibekali Alsintan

    Siap Gantikan Pertambangan, Brigade Pangan Berau Dibekali Alsintan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 745
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG – Upaya untuk memaksimalkan potensi lain selain pertambangan, semakin terlihat. Seperti di Kabupaten Berau, usai membentuk brigade pangan, kini mereka dibekali bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan).   Total alsintan yang merupakan dukungan dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian adalah sebanyak 37. Yakni 10 unit traktor roda crawler, 17 unit traktor […]

  • Pemkab Berau Perketat Standar Keamanan Destinasi Wisata Demi Keselamatan Pengunjung

    Pemkab Berau Perketat Standar Keamanan Destinasi Wisata Demi Keselamatan Pengunjung

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sebuah insiden yang terjadi di salah satu destinasi wisata di Berau menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau. Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keamanan dan keselamatan pengunjung wajib menjadi prioritas utama dalam pengelolaan objek wisata. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menegaskan bahwa […]

  • Prabowo Terbitkan Aturan Baru, Korban PHK Dapat 60% Gaji Selama 6 Bulan

    Prabowo Terbitkan Aturan Baru, Korban PHK Dapat 60% Gaji Selama 6 Bulan

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    Jakarta – Korban PHK akan menerima manfaat tunai 60% dari gaji selama 6 bulan yang berlaku mulai tahun ini. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor (PP) 6 tahun 2025 tentang Perubahan atas PP nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Dalam PP yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 7 Februari […]

  • KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Maratua – Pemeriksaan resor tak berizin atau yang izinnya kadaluwarsa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis (19/9/2024), menemukan dua resor yang bermasalah terkait administrasi. Dikutip dari tempo.co, KKP menyegel dua resor milik asing yakni di Pulau Maratua dan Pulau Nabucco. Resor yang berada di Pulau Maratua dikelola oleh PT MID dan tidak memiliki […]

expand_less