Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Aset Kampung Jangan Menganggur

Aset Kampung Jangan Menganggur

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 7
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah kampung di Kabupaten Berau didorong tidak terus bergantung pada sumber pendapatan yang selama ini tersedia. Pengembangan potensi ekonomi lokal dinilai perlu menjadi strategi untuk memperkuat kemandirian keuangan kampung sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau meminta setiap pemerintah kampung mulai memetakan peluang usaha berdasarkan karakteristik wilayah masing-masing. Pengelolaan aset kampung dan pengembangan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) menjadi dua instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sumber pemasukan baru.

Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, mengatakan potensi yang dimiliki kampung semestinya dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif. Peluang tersebut tidak harus selalu berasal dari usaha baru, tetapi juga bisa memanfaatkan aset yang selama ini belum dikelola secara optimal.

“Ada peluang potensi harus digunakan, terutama kalau usaha kampung itu kan BUMK. Jadi bisa melalui BUMK, bisa juga melalui pengelolaan aset kampung sendiri,” ujarnya.

Menurut Tenteram, pendekatan pengembangan usaha perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing kampung. Wilayah yang memiliki potensi perkebunan, misalnya, dapat menjajaki kemitraan dengan perusahaan yang bergerak di sektor tersebut.

Peluang kerja sama dengan perusahaan di sekitar kampung juga dinilai dapat membuka ruang ekonomi baru. Dengan memanfaatkan potensi wilayah dan jaringan usaha yang tersedia, kampung diharapkan tidak hanya menjadi lokasi aktivitas perusahaan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan investasi di sekitarnya.

Meski demikian, membangun usaha kampung bukan perkara instan. Pemerintah kampung perlu mempertimbangkan kemampuan pengelolaan, prospek pasar, serta keberlanjutan usaha agar modal dan aset yang dimiliki tidak justru menjadi beban.

Di sisi lain, pemerintah kampung tetap menghadapi kewajiban pembiayaan rutin. Penghasilan tetap aparatur, kebutuhan operasional pemerintahan, hingga santunan bagi masyarakat miskin merupakan sejumlah kebutuhan yang harus tetap diperhatikan.

“Yang penting operasional pemerintah kampung, gaji, penghasilan tetap, santunan kemiskinan dan sebagainya itu tetap ada, diupayakan tetap ada,” katanya.

DPMK Berau mengakui, pengembangan ekonomi kampung masih membutuhkan pendampingan. Karena itu, pemerintah kampung didorong membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan, pihak swasta, hingga organisasi nonpemerintah atau NGO.

Pendampingan tersebut diharapkan membantu kampung mengidentifikasi potensi, menyusun model usaha, serta membangun pengelolaan BUMK yang lebih produktif.

Pada akhirnya, kemandirian ekonomi kampung tidak cukup dibangun dengan mengandalkan aset yang tersedia. Kemampuan membaca peluang, membangun kemitraan, dan mengelola usaha secara berkelanjutan menjadi faktor penting agar potensi lokal benar-benar berubah menjadi sumber pendapatan bagi kampung. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Peredaran Miras, Eva Yunita Minta OPD Teknis Maksimalkan Penindakan

    Soal Peredaran Miras, Eva Yunita Minta OPD Teknis Maksimalkan Penindakan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    BERAU – Larangan peredaran minuman keras di Kabupaten Berau sejatinya sudah diikat aturan tegas melalui Peraturan Daerah. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa problem utama saat ini bukan lagi pada ketiadaan regulasi, melainkan pada pelaksanaan di lapangan. Eva menjelaskan, Perda yang mengatur pelarangan peredaran miras di Bumi Batiwakkal […]

  • Ramadan Tiba, BI Siapkan Rp2,18 Triliun untuk Antisipasi Lonjakan Uang Tunai di Kaltim

    Ramadan Tiba, BI Siapkan Rp2,18 Triliun untuk Antisipasi Lonjakan Uang Tunai di Kaltim

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Samarinda – Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, kebutuhan uang tunai kembali melonjak. Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan langkah antisipatif: mengguyur peredaran uang layak edar hingga Rp2,18 triliun di wilayah ini. Program itu dikemas dalam tajuk SERAMBI 2026 Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh […]

  • Akibat Pembukaan Lahan, Kurang Lebih Satu Hektare Lahan di sambaliung Hangus Terbakar

    Akibat Pembukaan Lahan, Kurang Lebih Satu Hektare Lahan di sambaliung Hangus Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    BERAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Trans Bangun, Kecamatan Sambaliung, Jumat (22/5/2026). Kebakaran terjadi akibat pembukaan lahan di tengah cuaca panas dan angin kencang yang menghanguskan sekitar kurang lebih satu hektare lahan. Berdasarkan laporan BPBD Berau, informasi kejadian diterima sekitar pukul 13.15 Wita. Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan mulai melakukan […]

  • BPBD Berau Tangani Ratusan Kejadian Darurat Sepanjang 2025, Evakuasi Hewan Liar Dominan

    BPBD Berau Tangani Ratusan Kejadian Darurat Sepanjang 2025, Evakuasi Hewan Liar Dominan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau mencatat ratusan pelayanan kedaruratan dan kebencanaan sepanjang tahun anggaran 2025. Data menunjukkan, penanganan tidak hanya didominasi kebakaran permukiman, tetapi juga evakuasi hewan liar yang kerap masuk ke wilayah pemukiman warga. Berdasarkan rekapitulasi pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan BPBD Berau, tercatat sebanyak 49 kejadian kebakaran permukiman […]

  • Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

    Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BERAU — Kemarau panjang mulai mengubah keseharian sekitar 1.000 warga Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. Sungai dan parit yang selama ini menjadi sumber air warga mengering. Di sejumlah titik, air yang tersisa pun keruh dan tak lagi layak digunakan. Kondisi itu terjadi di sedikitnya lima wilayah, yakni RT 7, RT 9, RT 12, RT 14, […]

  • KUPP Investigasi Kecelakaan Tongkang Batu Bara Yang Tumpah di Muara Berau

    KUPP Investigasi Kecelakaan Tongkang Batu Bara Yang Tumpah di Muara Berau

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.414
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kepala Kantor Urusan Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, mengatakan saat ini pihaknya tengah memintai keterangan terhadap awak kapal, surveyor dan master loading terkait dengan karamnya tongkang bermuatan batu bara milik PT Berau Coal, di perairan Sungai Mantaritip. “Awak kapal, surveyor dan master loading dalam proses dimintai keterangan terkait kejadian tersebut,” […]

expand_less