Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 57
  • print Cetak

BERAU — Kemarau panjang mulai mengubah keseharian sekitar 1.000 warga Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. Sungai dan parit yang selama ini menjadi sumber air warga mengering. Di sejumlah titik, air yang tersisa pun keruh dan tak lagi layak digunakan.

Kondisi itu terjadi di sedikitnya lima wilayah, yakni RT 7, RT 9, RT 12, RT 14, dan RT 17. Warga kini harus bertahan dengan pasokan air yang terbatas.

Lurah Gunung Tabur, Achmad Rizali, mengatakan kekeringan membuat sumber air yang biasa digunakan warga tak lagi bisa diandalkan.

“Kondisi ini dialami warga selama musim kemarau. Sungai-sungai di sekitar permukiman mengering. Kalaupun masih ada airnya, kondisinya keruh dan tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Rizali.

Menurut dia, kondisi tersebut mendorong pihak kelurahan bersama unsur Muspika, Polres Berau, dan TNI melakukan penyaluran air bersih secara berkala.

Selama kemarau kali ini, bantuan air telah disalurkan sebanyak tiga kali. Dua penyaluran sebelumnya berasal dari Polres Berau dan Danramil. Adapun penyaluran terbaru dilakukan oleh pihak kelurahan bersama Muspika.

“Untuk musim kemarau sekarang, kami sudah tiga kali melakukan penyaluran. Sekali bantuan dari Polres, sekali dari Danramil, dan kali ini kami dari pihak kelurahan bersama Muspika,” ujar Rizali.

Namun, distribusi air menghadapi keterbatasan kapasitas armada. Tangki pemadam kebakaran yang digunakan untuk mengangkut air hanya mampu membawa sekitar 5.000 liter dalam sekali pengiriman.

Dengan kapasitas tersebut, satu kali perjalanan belum mampu menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

“Karena kapasitas unit armada kita terbatas 5.000 liter, sekali pengantaran itu paling bisa memenuhi kebutuhan sekitar 10-12 rumah saja,” kata Rizali.

Keterbatasan itu membuat penyaluran air harus dilakukan secara bertahap. Kelurahan bersama unsur terkait mengatur distribusi berdasarkan kebutuhan warga di wilayah yang terdampak kekeringan.

Di RT 9, misalnya, warga bernama Sultan mengatakan parit yang selama ini menjadi sumber air keluarganya telah mengering.

“Sudah lama susah air, mulai dari kemarau. Sehari-hari biasanya pakai air parit, tapi sekarang air paritnya juga sudah kering dan tinggal sedikit,” ujar Sultan.

Bantuan air yang datang menjadi penopang sementara bagi keluarganya. Sultan menerima sekitar 600 liter air atau setengah tandon untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Hari ini dapat bantuan air, ada sekitar setengah tandon, 600 liter. Sangat membantu untuk kebutuhan harian di rumah,” katanya.

Rizali mengatakan distribusi air bersih akan terus diupayakan selama kondisi kemarau masih berlangsung. Bagi pemerintah kelurahan, persoalan utama saat ini adalah menjaga agar warga tetap memperoleh pasokan air meski sumber air alami semakin terbatas.

Kemarau di Gunung Tabur akhirnya bukan hanya soal suhu yang meningkat dan hujan yang tak kunjung turun. Bagi warga, kemarau berarti sungai yang mengering, parit yang kehilangan air, dan kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi dari tangki bantuan. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.321
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang warga pengguna BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) mengeluhkan BPJS miliknya yang tidak bisa digunakan. Dikatakannya, BPJS PBI tersebut baru beberapa bulan digunakan, namun saat ini statusnya telah non aktif. “Kok bisa ya, BPJS pemerintah baru beberapa bulan dipakai sudah nonaktif dan tidak bisa dipakai, adakah yang sama begitu? Soalnya bulan lalu […]

  • Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

    Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 754
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Deretan lampu di kawasan wisata kuliner Tepian Teratai, Kabupaten Berau, tak hanya memantulkan gemerlap malam. Di sela hiruk-pikuk pengunjung, anak-anak di bawah umur terlihat menawarkan dagangan dari meja ke meja. Fenomena yang kian marak ini memantik keprihatinan: ketika malam semestinya menjadi waktu belajar dan beristirahat, sebagian anak justru bekerja hingga larut. Wardi, […]

  • Warga Berau Dapat Sambungan Listrik Gratis, Ini Kata Bupati Sri Juniarsih

    Warga Berau Dapat Sambungan Listrik Gratis, Ini Kata Bupati Sri Juniarsih

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan berbasis nilai religius dan kesejahteraan sosial di Bumi Batiwakkal. Hal ini ditegaskan melalui dukungan penuh Pemkab Berau terhadap penyerahan penghargaan Program Gratispol dan Jospol yang diserahkan Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, di Ballroom SM Tower Hotel & Convention Tanjung Redeb, Rabu, 16 Juli […]

  • Telkomsel Hadirkan Hyper 5G di Tanjung Redeb, Internet Ultra Cepat Mulai Tersedia di Jantung Berau

    Telkomsel Hadirkan Hyper 5G di Tanjung Redeb, Internet Ultra Cepat Mulai Tersedia di Jantung Berau

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Tarakan — Telkomsel mulai menghadirkan jaringan Hyper 5G di kota Tarakan dan Tanjung Redeb. Layanan ini memungkinkan pelanggan menikmati konektivitas 5G dengan kecepatan tinggi dan latensi rendah di sejumlah titik keramaian. Saat ini, jaringan Hyper 5G dapat diakses di beberapa lokasi strategis, antara lain Grand Tarakan Mall, kantor Telkomsel GraPARI di Tanjung Redeb, serta kawasan […]

  • Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Wartawan di Berau

    Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Wartawan di Berau

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ketua Harian Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Indra Teguh, mengecam keras dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan seorang pria dengan mengatasnamakan profesi wartawan di Kabupaten Berau. Menurut Indra, tindakan memanfaatkan identitas wartawan untuk menekan, mengintimidasi, apalagi meminta sejumlah uang kepada narasumber atau masyarakat merupakan perbuatan yang mencoreng nama baik profesi jurnalistik […]

  • Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Oktavia, kembali menyuarakan kepeduliannya terhadap sektor pendidikan di Bumi Batiwakkal. Oktavia menyoroti kondisi pendidikan di wilayah perkampungan yang masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah, baik dari segi fasilitas bangunan maupun pengadaan sumber daya manusia (SDM). Oktavia menyampaikan, meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di […]

expand_less