Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dua Karateka Cilik Berau Bersinar, Kakak Beradik Taklukkan Arena Nasional

Dua Karateka Cilik Berau Bersinar, Kakak Beradik Taklukkan Arena Nasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

Balikpapan — Riuh tepuk tangan memenuhi arena saat satu per satu nama pemenang diumumkan. Di antara ratusan atlet dari berbagai daerah, dua nama dari Kabupaten Berau berulang kali terdengar. Bukan hanya karena prestasi, tetapi juga karena kisah di baliknya: mereka adalah kakak beradik.

Sophia Aerilyn Malaeka dan Serhan Tariq Ibrahim tampil mencuri perhatian dalam ajang Piala Menteri Pertahanan RI 2026 yang berlangsung 1–3 Mei di Balikpapan. Di usia yang masih belia, keduanya menunjukkan ketenangan, disiplin, dan keberanian yang tak banyak dimiliki atlet seusia mereka.

Sophia, siswi kelas 5 SD Ash-Showah kelahiran Tarakan, 2 Mei 2014, tampil nyaris tanpa cela. Ia meraih dua medali emas pada kategori debut pemula, masing-masing dari nomor kata perorangan putri dan kumite perorangan putri kelas -25 kilogram. Gerakannya rapi, pukulannya presisi, dan ekspresinya tenang—seolah tekanan pertandingan tak menyentuhnya.

Di sisi lain arena, sang adik, Serhan, tak kalah bersinar. Siswa kelas 3 SD Ash-Showah kelahiran Tarakan, 16 Agustus 2016 itu juga membawa pulang dua emas dari nomor kumite putra kelas -30 kilogram, masing-masing di kategori usia dini dan debut. Ia menambah koleksi dengan satu medali perak dari nomor kata perorangan. Di balik tubuh kecilnya, tersimpan keberanian besar saat berhadapan dengan lawan.

Keduanya merupakan atlet binaan Dojo Kodim 0902/BRU. Di bawah bimbingan pelatih Yurna, serta dukungan pelatih kumite Elcorado Hutagaol dan pelatih kata Muhammad Dafa, mereka ditempa melalui latihan yang konsisten dan disiplin.

Perjalanan mereka dimulai dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Dari sana, minat berkembang menjadi keseriusan. Latihan pun tak lagi sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian dari keseharian. Waktu bermain berganti dengan jadwal latihan, dan hari libur sering diisi dengan persiapan menuju kejuaraan.

Bagi sang ayah, Morten, momen melihat anak-anaknya berdiri di podium bukan sekadar kebanggaan, melainkan juga haru. Ia menyaksikan langsung proses panjang yang dilalui keduanya.

“Pasti terharu melihat mereka di usia yang masih belia mampu mengalahkan ego dan mengontrol diri di arena. Ini bukan sekadar bertanding, tapi bagaimana mereka menjalankan strategi dan instruksi pelatih dengan baik,” katanya.

Di balik medali yang diraih, ada tantangan yang tak ringan. Membagi waktu antara sekolah dan latihan menjadi ujian tersendiri. Namun, menurut Morten, anak-anaknya mampu menjalaninya dengan penuh semangat.

“Latihan semakin intens, sementara mereka juga harus tetap fokus belajar. Tapi Alhamdulillah mereka menjalaninya dengan semangat. Kami sebagai orang tua hanya memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materil,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pembina Dojo Kodim 0902/BRU, Dandim Berau, yang dinilai konsisten memberikan dukungan bagi para atlet muda.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim Berau selaku pembina dojo yang terus memberikan dukungan dan perhatian kepada anak-anak, sehingga mereka bisa berkembang dan meraih prestasi di tingkat nasional,” ucapnya.

Di luar euforia kemenangan, Morten menyimpan harapan yang lebih besar. Ia ingin pembinaan karate di Berau mendapat perhatian lebih, termasuk dengan memperbanyak kejuaraan di tingkat lokal.

“Dengan banyaknya kejuaraan, anak-anak bisa menambah jam terbang sebelum naik ke level yang lebih tinggi, bahkan nasional dan internasional,” katanya.

Prestasi Sophia dan Serhan menjadi gambaran bahwa potensi besar bisa tumbuh dari pembinaan sejak dini. Di balik sabuk dan seragam karate mereka, ada cerita tentang disiplin, keluarga, dan mimpi yang mulai menemukan jalannya.(tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

  • SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Di saat tekanan terhadap hutan dan krisis lingkungan kian menguat di berbagai daerah, sejumlah kampung di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memilih jalur berbeda: membangun dari desa dengan menaruh pengelolaan sumber daya alam dan partisipasi warga sebagai titik tumpu. Pengalaman itu dipaparkan dalam Ekspos Program SIGAP bertajuk “Simpul Hijau: Merayakan Kolaborasi Pembangunan Daerah […]

  • Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 439
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Tragedi lalu lintas maut kembali merenggut nyawa di Jalan Poros Bontang-Samarinda. Dua pengendara sepeda motor meregang nyawa setelah tertabrak truk yang mengalami rem blong di KM 25, Desa Santan Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (28/11/2025) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WITA itu melibatkan sebuah truk […]

  • DPMK Berau Ingatkan Penurunan ADK 2026, Kampung Harus Tetap Naik Kelas Lewat Inovasi dan Penguatan Potensi Lokal

    DPMK Berau Ingatkan Penurunan ADK 2026, Kampung Harus Tetap Naik Kelas Lewat Inovasi dan Penguatan Potensi Lokal

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau mengingatkan seluruh pemerintah kampung agar semakin cermat dalam menyusun perencanaan pembangunan. Meski Alokasi Dana Kampung (ADK) 2026 diproyeksikan menurun, target peningkatan status kampung tetap tidak berubah: kampung harus terus naik kelas. Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, menegaskan bahwa kualitas pembangunan desa tidak boleh berpatokan pada […]

  • THR & Gaji ke-13 ASN Berau: Nggak Hilang, Cuma Nunggu Juknis!

    THR & Gaji ke-13 ASN Berau: Nggak Hilang, Cuma Nunggu Juknis!

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – ASN Kabupaten Berau bisa bernafas lega. Pasalnya, setelah ramai akan ditiadakannya pemberian gaji ke-13 dan THR Idul Fitri, Sekda Berau memastikan jika Pemkab Berau akan tetap memberikan hak itu. “Sudah kita anggarkan sejak tahun lalu. Jadi dipastikan akan tetap diberikan. Tapi untuk juknisnya seperti apa, apakah sama dengan tahun sebelumnya, kita tunggu […]

  • Bukan Rekrutmen Baru, ASN Berau Diramu Jadi Tim Tanggap Siber

    Bukan Rekrutmen Baru, ASN Berau Diramu Jadi Tim Tanggap Siber

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS). Tim ini ditargetkan terbentuk paling lambat pada 30 September 2025. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan TTIS akan beranggotakan unsur lintas sektor. Selain […]

expand_less