Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Dinas Perikanan Berau Tambah Petak di Festival Manutung Jukut, Antusiasme Membludak!

Dinas Perikanan Berau Tambah Petak di Festival Manutung Jukut, Antusiasme Membludak!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • visibility 703
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Dinas Perikanan Berau akan menutup pendaftaran peserta Festival Manutung Jukut pada Kamis (12/9/2024). Kemudian melanjutkan tahapan dengan Technical Meeting untuk kegiatan yang akan dilakukan pada 16 September mendatang.

Dikatakan Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih, ada sebanyak 406 petak yang disiapkan Dinas Perikanan di Festival Manutung Jukut tahun ini. Jumlah tersebut lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya berkisar 300 lebih saja.

“Tahun ini lebih banyak lagi, karena antusias masyarakat semakin meningkat untuk mengikuti festival ini,” ujarnya, Rabu (11/9/2024).

Dikatakan Yunda, dalam Festival Manutung Jukut tersebut, Dinas Perikanan akan melakukan beberapa penilaian terhadap beberapa kategori, diantaranya OPD dan Instansi Vertikal, Sekolah dan Perguruan Tinggi, Swasta, Paguyuban dan Organisasi Masyarakat, serta kategori umum.

Adapun kriteria penilaian yang dilakukan dewan juri terhadap seluruh peserta Festival Manutung Jukut diantaranya terkait kebersihan, kesesuaian tema dan pelayanan terhadap masyarakat atau pengunjung tenda.

Untuk penilaian terhadap kebersihan dikatakannya dewan juri akan menilai terkait kebersihan lokasi atau masing-masing tenda peserta, kebersihan menu, ketersediaan tempat sampah serta pemilahan sampah yang dilakukan oleh peserta pada tenda Festival Manutung Jukut.

Sementara untuk kriteria penilaian kesesuaian tema, yang akan dinilai oleh dewan juri diantaranya kesesuaian tema pada Festival Manutung Jukut yang ditetapkan Dinas Perikanan, yaitu “Mencegah Stunting Menuju Generasi Emas 2045”. Selain itu, juga akan dinilai kelengkapan spanduk yang sesuai dengan tema kegiatan, presentase jumlah ikan yang disajikan dengan jumlah bahan baku lain yang diolah oleh peserta, dekorasi serta seragam yang digunakan oleh peserta.

Untuk kriteria penilaian terkait pelayanan, dewan juri akan melakukan penilaian terhadap jumlah pengunjung pada tenda peserta, keramahan peserta terhadap para pengunjung, proses pembagian ikan oleh peserta kepada pengunjung atau masyarakat, serta apakah peserta memberikan hiburan atau atraksi menarik untuk pengunjung.

“Semua akan dinilai, dari cara mereka melayani masyarakat yang berkunjung sampai pada kebersihan dan lain-lain. Tapi penilaian pelayanan kepada masyarakat atau pengunjung presentasenya lebih besar, karena kita ingin semua yang hadir pada festival tersebut berbahagia tanpa ada hal-hal yang mengganjal karena pelayanan yang kurang baik,” ucapnya.

Dinas Perikanan akan memilih 3 peserta terbaik dalam Festival Manutung Jukut tersebut. Pemenang akan mendapatkan uang pembinaan yang langsung ditransfer ke rekening peserta.

“Pemenang akan diumumkan pada hari itu juga sebelum kegiatan berakhir, kita juga ada doorprize dari Bank Indonesia. Nanti kita hanya akan memilih Juara 1, 2 dan 3,” terangnya.

Pada Festival Manutung Jukut yang dilakukan rutin setiap tahun untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb ini, Dinas Perikanan membagikan masing-masing 25 kilogram ikan dan 20 kilogram ikan pembagian dari pihak swasta.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, juga turut mengajak seluruh masyarakat untuk meramaikan Festival Manutung Jukut yang telah menjadi tradisi tahunan di Kabupaten Berau.

“Festival ini bukan hanya untuk mengenang Hari Jadi Kabupaten Berau, tetapi juga sebagai sarana mempromosikan ikan sebagai sumber protein utama untuk mencegah stunting. Saya mengajak seluruh masyarakat, baik dari Tanjung Redeb maupun dari luar, untuk hadir dan meramaikan festival ini. Mari bersama-sama kita dukung kegiatan yang bermanfaat ini dan nikmati kemeriahan yang sudah disiapkan oleh panitia,” ujar Sri Juniarsih beberapa waktu lalu.

(adv/Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayi Laki-laki Dibuang di Depan Praktik Bidan

    Bayi Malang Dibuang di Depan Praktik Bidan, Siapa Pelakunya?

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Selor – Sesosok bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi mengagetkan di teras rumah praktik bidan Yulianita, Jalan Kemayoran, Tanjung Selor Hilir, pada Selasa malam (30/7). Bayi malang tersebut terbungkus kantong kresek hitam, masih dengan tali pusat yang menempel dan berlumuran darah segar. Peristiwa ini sontak menggemparkan warga sekitar dan viral di media sosial. Diperkirakan, […]

  • Pemprov Kaltim Kucurkan Rp25 Miliar untuk Renovasi Rumah Jabatan, Klaim Transparan dan Sesuai Aturan

    Pemprov Kaltim Kucurkan Rp25 Miliar untuk Renovasi Rumah Jabatan, Klaim Transparan dan Sesuai Aturan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk renovasi rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur. Kebijakan ini menuai perhatian publik karena nilainya yang dinilai cukup besar. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengatakan renovasi dilakukan karena kondisi bangunan yang sudah lama tidak ditempati dan membutuhkan perbaikan menyeluruh. “Rumah jabatan ini sudah puluhan […]

  • Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

    Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BERAU — Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali menjadi persoalan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Asap dari sejumlah titik kebakaran mulai menyelimuti langit wilayah tersebut. Petugas pemadam kebakaran menduga sebagian besar kebakaran bukan disebabkan faktor alam. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar masih ditemukan di sejumlah lokasi dan berpotensi memicu munculnya titik api baru. […]

  • Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

    Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau merilis Calendar of Event Berau 2026 yang memuat rangkaian kegiatan pariwisata dan budaya sepanjang tahun. Kalender kegiatan tersebut diawali dengan Mam-Mam Fest pada Februari dan ditutup dengan tradisi Meja Panjang di Kampung Merasa pada Desember. Dalam kalender yang dirilis, berbagai agenda wisata dan budaya tersebar […]

  • Bulog Pastikan Stok Beras Kaltim Aman hingga Idulfitri

    Bulog Pastikan Stok Beras Kaltim Aman hingga Idulfitri

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 609
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Kalimantan Timur dalam kondisi aman hingga Hari Raya Idulfitri. Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Kanwil Kaltim–Kaltara, Mardi Harianto, mengatakan stok beras yang tersedia saat ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat […]

  • MPAW Usung Program Rumah Layak Huni, Siap Berantas Permukiman Kumuh di Berau

    MPAW Usung Program Rumah Layak Huni, Siap Berantas Permukiman Kumuh di Berau

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    BIDUKBIDUK- Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) mulai menggelar kampanye di daerah pesisir selatan Berau, yaitu Kecamatan Bidukbiduk. Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 ini mengungkapkan program-program yang akan dilakukan jika terpilih nanti, salah satunya program sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP, serta beasiswa untuk pelajar berprestasi tingkat SMA dan Sarjana. Dalam paparannya di […]

expand_less