Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Diskan Berau Benahi Tata Kelola Perairan Umum Lewat Inovasi Si PATIN, Dorong Penguatan Ekonomi Pesisir dan Kampung-Kampung Sungai

Diskan Berau Benahi Tata Kelola Perairan Umum Lewat Inovasi Si PATIN, Dorong Penguatan Ekonomi Pesisir dan Kampung-Kampung Sungai

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 421
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat tata kelola sektor kelautan dan perikanan dengan meluncurkan inovasi Strategi Pengelolaan Penangkapan Ikan di Perairan Umum (Si PATIN). Pendekatan berbasis geospasial ini disiapkan untuk mengatasi persoalan tumpang tindih wilayah tangkap di sungai, rawa, dan danau yang selama ini menjadi sumber konflik antar nelayan.

Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih, menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun nelayan beroperasi tanpa acuan zonasi yang jelas karena tidak adanya peta geospasial resmi. Kondisi ini menyebabkan batas-batas wilayah tangkap menjadi kabur, sehingga kelompok nelayan sering saling memasuki area satu sama lain.

“Selama ini nelayan berjalan tanpa pedoman yang pasti. Tanpa peta zonasi, mereka sering memasuki area tangkap kelompok lain tanpa sengaja, dan itu memicu konflik di lapangan,” jelasnya.

Melalui inovasi Si PATIN, pemerintah daerah mulai menetapkan batas-batas wilayah penangkapan yang dapat dijadikan rujukan bersama. Zonasi ini, kata Yunda, tidak hanya menghadirkan kepastian hukum bagi nelayan, tetapi juga menciptakan ketertiban tata ruang perairan umum yang menjadi tumpuan ekonomi banyak kampung di wilayah pedalaman.

“Aksi perubahan ini diharapkan memberi jaminan yang lebih baik. Nelayan akan tahu dengan jelas di mana mereka bisa beroperasi tanpa mengganggu hak orang lain,” ujarnya.

Selain menata ulang ruang perikanan, Si PATIN juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Dengan wilayah tangkap yang tertata, distribusi aktivitas penangkapan menjadi lebih efisien, sehingga potensi produksi dapat meningkat dan membuka peluang bagi UMKM olahan ikan, penguatan pasar lokal, hingga konektivitas transportasi perairan.

Kabupaten Berau sendiri memiliki potensi perikanan yang besar, terutama di sektor penangkapan di sungai dan pesisir. Pemerintah juga menyiapkan penguatan sektor budidaya sebagai penopang produksi jangka panjang, agar ekonomi masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil tangkap.

Menurut Yunda, peningkatan produksi beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa sektor perikanan Berau memiliki peluang berkembang lebih besar, namun tetap memerlukan kontrol ketat agar ekosistem tidak rusak.

“Tantangan kita adalah menjaga keseimbangan. Ekonomi nelayan harus berjalan, tetapi sumber daya juga harus dipastikan lestari. Si PATIN menjadi langkah awal untuk mencapai tujuan itu,” tegasnya.

Dengan hadirnya inovasi berbasis geospasial ini, Pemkab Berau optimistis tata kelola perairan—baik di kampung pesisir maupun kampung sungai—akan semakin tertib, produktif, dan berkelanjutan, membuka ruang bagi penguatan ekonomi biru dan investasi lokal di sektor perikanan.

(Adv/Akm)


Jika ingin versi lebih teknis, lebih pro-ekonomi kampung, atau lebih menonjolkan aspek investasi biru, saya bisa sesuaikan.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Arus Mudik, Bandara Kalimarau Benahi Layanan dan Siapkan Posko Lebaran

    Antisipasi Arus Mudik, Bandara Kalimarau Benahi Layanan dan Siapkan Posko Lebaran

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pengelola Bandara Kalimarau di Kabupaten Berau mulai menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Peningkatan pelayanan dilakukan guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Kepala Bandara Kalimarau Patah Atabri mengatakan hingga saat ini pergerakan penumpang belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Namun, lonjakan diperkirakan mulai terjadi […]

  • Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 724
    • 0Komentar

    Segah – PT Hutan Sanggam Berau (HSB) mulai menapaki jalur baru di luar bisnis kayu bulat. Perusahaan yang selama ini bergerak di sektor kehutanan itu memanen perdana jagung dari lahan kurang lebih tiga hektare di Kampung Batu Rajang, Rabu, 13 Agustus 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha sekaligus mendukung program ketahanan pangan […]

  • DPRD Berau Desak Pemkab Segera Selesaikan Sengketa Tapal Batas Tabalar

    DPRD Berau Desak Pemkab Segera Selesaikan Sengketa Tapal Batas Tabalar

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Tabalar – Permasalahan tapal batas di Kecamatan Tabalar kembali menjadi sorotan DPRD Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan sengketa tersebut agar tidak semakin berlarut-larut dan berdampak negatif bagi masyarakat. Menurut Gideon, permasalahan batas wilayah tidak hanya sekadar persoalan administratif, tetapi juga berpengaruh […]

  • Masa Depan Pertanian Ada di Kampung: Mina Tani Jadi Alternatif Ketahanan Pangan

    Masa Depan Pertanian Ada di Kampung: Mina Tani Jadi Alternatif Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Di banyak tempat, air bisa menjadi sahabat yang menumbuhkan hasil panen, tetapi juga bisa berubah menjadi masalah ketika genangan datang tanpa kendali. Di Berau, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah bekerja agar air tetap berada di sisi yang benar—mengalir ke sawah saat dibutuhkan, dan jauh dari permukiman ketika hujan turun. […]

  • Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah gemuruh ombak dan langit tropis yang jernih, Maratua semakin menegaskan dirinya sebagai panggung terbuka bagi kreativitas dan industri wisata. Perpaduan musik dan pariwisata bukan lagi sekadar wacana—di Berau, ia telah menjadi strategi promosi yang hidup, bergerak, dan mampu memikat wisatawan hingga ke pulau-pulau terjauh. Kesuksesan Maratua Jazz dan Maratua Musik […]

  • Susu Ibu Hamil Diduga Mengandung Pemanis Berbahaya, Netizen Pertanyakan Pengawasan BPMI

    Susu Ibu Hamil Diduga Mengandung Pemanis Berbahaya, Netizen Pertanyakan Pengawasan BPMI

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.387
    • 0Komentar

    JAKARTA- Jagat media sosial kembali diramaikan oleh isu terkait kandungan berbahaya dalam produk susu ibu hamil dan menyusui. Melalui unggahan di akun X @tanyarlfes, seorang pengguna membagikan temuan mengejutkan bahwa salah satu produk susu ibu hamil diketahui mengandung pemanis buatan Sukralosa, namun tetap mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam cuitan […]

expand_less