Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Diskan Berau Benahi Tata Kelola Perairan Umum Lewat Inovasi Si PATIN, Dorong Penguatan Ekonomi Pesisir dan Kampung-Kampung Sungai

Diskan Berau Benahi Tata Kelola Perairan Umum Lewat Inovasi Si PATIN, Dorong Penguatan Ekonomi Pesisir dan Kampung-Kampung Sungai

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 419
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat tata kelola sektor kelautan dan perikanan dengan meluncurkan inovasi Strategi Pengelolaan Penangkapan Ikan di Perairan Umum (Si PATIN). Pendekatan berbasis geospasial ini disiapkan untuk mengatasi persoalan tumpang tindih wilayah tangkap di sungai, rawa, dan danau yang selama ini menjadi sumber konflik antar nelayan.

Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih, menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun nelayan beroperasi tanpa acuan zonasi yang jelas karena tidak adanya peta geospasial resmi. Kondisi ini menyebabkan batas-batas wilayah tangkap menjadi kabur, sehingga kelompok nelayan sering saling memasuki area satu sama lain.

“Selama ini nelayan berjalan tanpa pedoman yang pasti. Tanpa peta zonasi, mereka sering memasuki area tangkap kelompok lain tanpa sengaja, dan itu memicu konflik di lapangan,” jelasnya.

Melalui inovasi Si PATIN, pemerintah daerah mulai menetapkan batas-batas wilayah penangkapan yang dapat dijadikan rujukan bersama. Zonasi ini, kata Yunda, tidak hanya menghadirkan kepastian hukum bagi nelayan, tetapi juga menciptakan ketertiban tata ruang perairan umum yang menjadi tumpuan ekonomi banyak kampung di wilayah pedalaman.

“Aksi perubahan ini diharapkan memberi jaminan yang lebih baik. Nelayan akan tahu dengan jelas di mana mereka bisa beroperasi tanpa mengganggu hak orang lain,” ujarnya.

Selain menata ulang ruang perikanan, Si PATIN juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Dengan wilayah tangkap yang tertata, distribusi aktivitas penangkapan menjadi lebih efisien, sehingga potensi produksi dapat meningkat dan membuka peluang bagi UMKM olahan ikan, penguatan pasar lokal, hingga konektivitas transportasi perairan.

Kabupaten Berau sendiri memiliki potensi perikanan yang besar, terutama di sektor penangkapan di sungai dan pesisir. Pemerintah juga menyiapkan penguatan sektor budidaya sebagai penopang produksi jangka panjang, agar ekonomi masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil tangkap.

Menurut Yunda, peningkatan produksi beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa sektor perikanan Berau memiliki peluang berkembang lebih besar, namun tetap memerlukan kontrol ketat agar ekosistem tidak rusak.

“Tantangan kita adalah menjaga keseimbangan. Ekonomi nelayan harus berjalan, tetapi sumber daya juga harus dipastikan lestari. Si PATIN menjadi langkah awal untuk mencapai tujuan itu,” tegasnya.

Dengan hadirnya inovasi berbasis geospasial ini, Pemkab Berau optimistis tata kelola perairan—baik di kampung pesisir maupun kampung sungai—akan semakin tertib, produktif, dan berkelanjutan, membuka ruang bagi penguatan ekonomi biru dan investasi lokal di sektor perikanan.

(Adv/Akm)


Jika ingin versi lebih teknis, lebih pro-ekonomi kampung, atau lebih menonjolkan aspek investasi biru, saya bisa sesuaikan.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Batu Bara Melemah, DPRD Berau Ingatkan Beralih ke Sawit

    Harga Batu Bara Melemah, DPRD Berau Ingatkan Beralih ke Sawit

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 348
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Penurunan harga batu bara di pasar global mulai memunculkan kekhawatiran baru bagi perekonomian Kabupaten Berau. Sejumlah perusahaan tambang disebut telah memberi sinyal kemungkinan melakukan pengurangan tenaga kerja jika tren negatif komoditas tersebut terus berlanjut. Isyarat itu muncul dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara perusahaan tambang dan DPRD Berau beberapa hari lalu. Dalam pertemuan […]

  • Pemkab Berau Perkuat Fondasi Ekonomi Baru: Perkebunan dan Potensi Kampung Jadi Andalan Masa Depan Daerah

    Pemkab Berau Perkuat Fondasi Ekonomi Baru: Perkebunan dan Potensi Kampung Jadi Andalan Masa Depan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menata fondasi transisi ekonomi jangka panjang sebagai respons atas menurunnya kontribusi sektor pertambangan di masa depan. Dalam peta besar pembangunan itu, sektor perkebunan diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama yang mampu menopang kestabilan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pendapatan masyarakat kampung. Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini, […]

  • Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 739
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggur muscat yang kini sedang viral di masyarakat diduga menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan manusia. Bahkan, salah satu penelitian menunjukkan bahwa anggur ini mengandung residu bahan kimia yang dapat berdampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Menanggapi kabar tersebut, Elita mendesak dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap pangan, terutama buah-buahan impor yang masuk ke […]

  • Kasus COVID-19 Naik di Asia, Dinkes Berau Siaga dan Terbitkan Edaran

    Kasus COVID-19 Naik di Asia, Dinkes Berau Siaga dan Terbitkan Edaran

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 876
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau sudah menerima surat edaran (SE) tentang kewaspadaan terhadap peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia. Pasalnya, memasuki minggu ke-12 tahun 2025 sampai dengan saat ini, COVID-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara di kawasan Asia, yaitu Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura. “Kami sudah terima surat Kemenkes bernomor SR.03.01/C/1422/2025 itu. Tapi untuk […]

  • Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 641
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Bulungan, dr. Widodo DS, Sp.Jp, angkat bicara terkait kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perawat yang belakangan viral di media sosial. Widodo menegaskan manajemen rumah sakit berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan. “Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana kerja yang aman […]

  • Pentingnya Dukungan RKB di Kampung untuk Pendidikan Berkualitas

    Pentingnya Dukungan RKB di Kampung untuk Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 840
    • 0Komentar

    *DPRD*   RKB di Perkampungan Juga Harus Diperhatikan   Tanjung Redeb – Adanya pengalokasian anggaran untuk bidang pendidikan khususnya untuk sarpras sekolah, harus merata. Hal ini ditegaskan salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Suharno beberapa waktu lalu. Dirinya menyebut jika kebutuhan sarpras pendidikan seperti ruang kelas belajar (RKB) haruslah diperhatikan hingga ke perkampungan, karena sampai […]

expand_less