Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Krisis Personel dan Peralatan, Begini Perjuangan Damkar Berau di Tengah Keterbatasan

Krisis Personel dan Peralatan, Begini Perjuangan Damkar Berau di Tengah Keterbatasan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 1.024
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Minggu dini hari (26/1/2025), di tengah guyuran hujan, situasi di Jalan Milono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, berubah menjadi momen mencekam. Kobaran api mengamuk tanpa ampun, mengancam rumah-rumah warga. Di tengah hiruk pikuk warga yang panik, tim pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau datang dengan segala keterbatasan mereka.

Hanya 17 personel yang diterjunkan bersama 10 unit armada untuk melawan si jago merah. Askar Husairi, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Berau, mengungkapkan bahwa jumlah itu termasuk personel yang seharusnya sedang libur.

“Itu sudah semua yang bisa kami kerahkan. Bahkan, personel yang libur pun kami turunkan untuk membantu,” ujarnya, mengenang situasi genting tersebut.

Namun, keterbatasan bukanlah hal baru bagi tim pemadam kebakaran di Berau. Total personel damkar di 13 kecamatan hanya 40 orang. Di markas utama di Tanjung Redeb, jumlahnya hanya 17 orang, sementara di Kecamatan Kelay, hanya satu personel yang tersedia.

Kondisi ini jelas berdampak pada kecepatan dan efektivitas dalam menangani kebakaran. “Apalagi kalau warga yang ikut membantu malah mengambil selang, itu membuat kami semakin kesulitan di lapangan,” tambah Askar.

Sejak awal berdirinya BPBD Berau, usulan untuk menambah personel telah berkali-kali diajukan. Namun, hingga kini, permintaan tersebut belum terealisasi. Selain kekurangan personel, unit pemadam kebakaran dan perlengkapan juga memprihatinkan. Sebagian besar masih menggunakan peralatan seadanya yang jauh dari standar modern.

“Kami berharap ada penambahan personel dan peralatan. Kalau ada musibah, penanganannya bisa lebih cepat dan maksimal,” tuturnya penuh harap.

Ketika api akhirnya berhasil dipadamkan, para petugas damkar menarik napas lega. Tetapi, perjuangan mereka belum usai. Dengan segala keterbatasan, mereka tahu tantangan serupa bisa datang kapan saja, menguji kemampuan, kesabaran, dan pengorbanan mereka lagi.

Kisah ini menjadi potret nyata perjuangan di tengah keterbatasan. Di balik seragam merah mereka, ada tekad besar untuk melindungi dan melayani, meski dunia mereka sendiri penuh dengan keterbatasan. (marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Talisayan Bongkar Dugaan Kurir Sabu di Pesisir Berau, 6,85 Gram Diamankan

    Polsek Talisayan Bongkar Dugaan Kurir Sabu di Pesisir Berau, 6,85 Gram Diamankan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    BERAU – Seorang perempuan berusia 20 tahun berinisial NB ditangkap aparat Kepolisian Sektor Talisayan di Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, Selasa siang, 19 Mei 2026. Ia diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 6,85 gram. Kapolsek Talisayan, AKP Rachmat Wiwid Dianto, memaparkan penangkapan ini berawal dari laporan warga yang masuk sekitar […]

  • ‘Sport Tourism’ Bisa Jadi Solusi Cerdas Tingkatkan Dunia Olahraga dan Pariwisata Berau

    ‘Sport Tourism’ Bisa Jadi Solusi Cerdas Tingkatkan Dunia Olahraga dan Pariwisata Berau

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 747
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Berau, berkomitmen untuk mewujudkan program ‘Sport Tourism’ atau olahraga berbasis pariwisata di Bumi Batiwakkal. Dikatakan Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, potensi wisata alam Berau, khususnya destinasi wisata bahari, sangat mendukung untuk pengembangan konsep ini. Namun, ia mengingatkan bahwa kesuksesan inisiatif tersebut memerlukan dukungan penuh dari Pemkab Berau […]

  • Investasi SDM, Berau Perjuangkan Pembangunan Sekolah Rakyat

    Investasi SDM, Berau Perjuangkan Pembangunan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Berau harus kembali bergeser dari target awal. Proposal tahun anggaran 2025 belum dapat diproses oleh pemerintah pusat karena lahan yang diajukan di Kecamatan Gunung Tabur belum memenuhi syarat teknis sebagai lahan “siap bangun”. Program nasional ini mewajibkan daerah menyiapkan lahan datar seluas 5–10 hektare yang telah […]

  • FJPI Kaltim Gandeng SMSI Berau, Tekankan Pentingnya Peran Media dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

    FJPI Kaltim Gandeng SMSI Berau, Tekankan Pentingnya Peran Media dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 618
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kaltim menggelar diskusi bertema “Peran Media Informasi dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual” yang dihadiri oleh sejumlah jurnalis perempuan dari berbagai media online dan cetak, serta mahasiswi dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Berau, Rabu (13/11/2024). Kegiatan ini menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) […]

  • Pulau Maratua Makin Terjangkau, Penerbangan Perintis 2025 Kembali Mengudara

    Pulau Maratua Makin Terjangkau, Penerbangan Perintis 2025 Kembali Mengudara

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau resmi mengumumkan jadwal penerbangan perdana subsidi angkutan udara perintis penumpang untuk tahun 2025. Penerbangan ini akan dilayani oleh PT Smart Cakrawala Aviation, sebagai bagian dari komitmen pemerintah meningkatkan konektivitas wilayah terpencil, khususnya di Kalimantan Timur. Rute dan Jadwal Rute […]

  • Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

    Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di pesisir selatan, tepatnya di perairan Talisayan, pemandangan kapal-kapal lengkong yang beroperasi menangkap ikan kini menjadi pemandangan lazim. Fenomena yang berlangsung beberapa minggu terakhir ini membawa cerita lain bagi para nelayan kecil di wilayah tersebut. Ali Wardana, Kepala Kampung Talisayan, mengungkapkan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat nelayan. Menurutnya, kehadiran kapal-kapal lengkong tidak hanya […]

expand_less