Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Tokoh Pemuda Berau Tolak Pengambilalihan KKP3K Derawan oleh Pemprov Kaltim: “Kakaban Milik Kami, Bukan untuk Dikuasai”

Tokoh Pemuda Berau Tolak Pengambilalihan KKP3K Derawan oleh Pemprov Kaltim: “Kakaban Milik Kami, Bukan untuk Dikuasai”

  • account_circle Redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 1.639
  • print Cetak

Berau – Aksi penolakan terhadap rencana pengambilalihan pengelolaan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya (KKP3K-KDPS) oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur semakin menguat. Salah satu suara keras datang dari Ayatullah Khomeiny, tokoh pemuda Berau yang juga Formateur HMI Cabang Berau.

Melalui sebuah surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur pada 2 Juni 2025, Ayatullah menyampaikan keresahan atas kebijakan provinsi yang dinilai mengancam kedaulatan Kabupaten Berau atas pengelolaan aset alam dan konservasi laut yang telah dijaga selama puluhan tahun.

“Tanpa Urun Rembug, Tanpa Rasa”

Dalam surat tersebut, Ayatullah menyesalkan rencana pengambilalihan kawasan seluas 285.548,95 hektare—termasuk Pulau Kakaban yang menjadi ikon pariwisata Berau—yang akan dikelola oleh UPTD Provinsi yang berkantor di Tanjung Batu. Ironisnya, menurut dia, UPTD tersebut hanya memiliki tiga orang sumber daya manusia (SDM).

“Bagaimana mungkin tim kecil ini mengawasi kawasan dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, jalur migrasi biota langka, dan segitiga terumbu karang global?” tulisnya.

Ia mempertanyakan logika dan kesiapan kelembagaan provinsi dalam merawat kawasan seluas itu dengan sumber daya yang sangat minim.

BLUD: Solusi Semu

Pemerintah provinsi berencana menggunakan skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebagai sistem pengelolaan kawasan. Namun Ayatullah menilai pendekatan tersebut tidak menjawab akar persoalan.

“Apa gunanya fleksibilitas keuangan jika kapasitas SDM tak memadai?” katanya.

Ia mencontohkan bagaimana selama ini, tanpa BLUD sekalipun, kawasan Derawan-Maratua telah berkembang dengan berbagai fasilitas pariwisata seperti resort, bandara, hingga geliat ekonomi kreatif. Menurut dia, pengelolaan yang dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Berau terbukti mampu berjalan baik, melalui sosialisasi kepada nelayan hingga upaya perlindungan lingkungan.

Keadilan Otonomi yang Diabaikan

Ayatullah menilai bahwa kebijakan provinsi bertentangan dengan semangat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Ia menyebut bahwa penyelenggaraan urusan pemerintahan seharusnya mempertimbangkan potensi dan karakteristik lokal.

“Provinsi mengabaikan semangat UU ini dengan menyamakan Berau dan Raja Ampat—dua ekosistem dengan kompleksitas berbeda,” tulisnya.

Pulau Kakaban: Warisan Dunia, Milik Berau

Pulau Kakaban, menurut Ayatullah, bukan sekadar destinasi wisata. Ia menyebutnya sebagai mutiara Berau yang harus diwariskan untuk anak cucu, bukan dikelola secara sentralistik dari ibu kota provinsi.

“Di sini, bangsa dunia menyelam bersama ubur-ubur tak menyengat satu-satunya di Asia Tenggara selain Misool dan Eil Malk,” katanya.

Ayatullah menilai provinsi tak akan mampu memberikan perhatian maksimal karena harus mengelola sepuluh kabupaten/kota lainnya. Sementara itu, pendanaan berkelanjutan untuk konservasi, menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan tarif jasa lingkungan, tetapi memerlukan kehadiran negara di lapangan—yang selama ini, menurut dia, telah ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Berau.

Tawarkan Solusi Kolaboratif

Alih-alih pengambilalihan, Ayatullah menawarkan solusi konkret berbasis kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Ia meminta agar provinsi fokus pada dukungan infrastruktur seperti perbaikan jalan darat menuju Berau dan tambahan armada udara dengan kebijakan tarif yang terjangkau.

Ia juga mengusulkan agar Pemerintah Provinsi turut membantu promosi Pulau Kakaban di tingkat internasional serta memperkuat SDM lokal, terutama nelayan dan pemuda yang telah akrab dengan medan dan karakter kawasan.

“Jangan Patahkan Tekad Ibu Bupati”

Menutup suratnya, Ayatullah mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau telah berjuang selama puluhan tahun membangun kawasan Derawan-Kakaban dari nol.

“Jangan patahkan tekad Ibu Bupati yang berkomitmen menjadikan pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi pasca-tambang,” ujarnya.

Dengan nada tegas, Ayatullah menolak klaim provinsi atas kawasan yang selama ini menjadi sumber kehidupan bagi ribuan keluarga nelayan dan pelaku wisata lokal.

“Kami rela berkorban untuk konservasi, tapi jangan rampas hak kami untuk mengelola tanah yang menghidupi ribuan keluarga,” pungkasnya.

Tagar penutup surat itu berbunyi:

#SaveKKP3KKDPS #KakabanMilikBerau #KolaborasiBukanDominasi

 

(*)

  • Penulis: Redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 584
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan seluruh desa dan kelurahan telah memiliki Koperasi Merah Putih (KMP). Sebanyak 99 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 10 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) kini resmi terbentuk. Dua kampung, Batu Rajang dan Siduung Indah, sepakat bergabung dalam satu wadah. “Dengan demikian, 100 persen kampung dan kelurahan di Berau […]

  • Atlet Olahraga Tradisional Berau Bakal Dapat Bonus, Pemkab Minta Dispora Perkuat Pembinaan

    Atlet Olahraga Tradisional Berau Bakal Dapat Bonus, Pemkab Minta Dispora Perkuat Pembinaan

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan bonus bagi atlet olahraga tradisional yang berprestasi sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan sekaligus menjaga keberlangsungan permainan rakyat di daerah. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan dukungan terhadap olahraga tradisional tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan lomba. Pemkab Berau juga akan mendorong pembinaan atlet, pemenuhan fasilitas, serta menjadikan Pekan […]

  • Sri Juniarsih, Gamalis dan M Said Tinjau Pelayanan BPJS Gratis di Dinkes Berau

    Sri Juniarsih, Gamalis dan M Said Tinjau Pelayanan BPJS Gratis di Dinkes Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Berau, Gamalis didampingi Sekretaris Kabupaten, Muhammad Said melakukan peninjauan pelayanan BPJS di Kantor Dinas Kesehatan Berau, Senin (25/11/2024). Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, pihaknya ingin memastikan bahwa pelayanan Dinas Kesehatan Berau terhadap masyarakat yang ingin mengurus BPJS gratis dari Pemerintah berjalan lancar. “Saat ini kantor […]

  • ‎Pemkab Berau Perkuat Tata Kota Berkelanjutan: Drainase dan Ruang Hijau Jadi Fokus Pembangunan

    ‎Pemkab Berau Perkuat Tata Kota Berkelanjutan: Drainase dan Ruang Hijau Jadi Fokus Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Berau — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus memperkuat agenda pembangunan kota berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi banjir di masa mendatang. Pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi yang berlangsung cepat memerlukan penguatan infrastruktur dasar agar keseimbangan tata ruang tetap terjaga. ‎Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal […]

  • Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

    Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyatakan seseorang yang telah mendapatkan imunisasi campak masih berpotensi tertular penyakit tersebut. Namun gejala yang dialami umumnya lebih ringan dibandingkan orang yang belum pernah menerima vaksin. Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Berau, Tuty Handayanie, mengatakan tujuan utama vaksinasi adalah membentuk kekebalan tubuh terhadap […]

  • Di Balik Antrean SPBU: Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Batu Bara Ilegal?

    Di Balik Antrean SPBU: Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Batu Bara Ilegal?

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.167
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Aktivitas penambangan tanpa izin (Peti) di Kabupaten Berau, masih menjadi sorotan. Dalam menjalankan operasionalnya, para pelaku penambangan ilegal ini diketahui menggunakan alat berat seperti ekskavator dan truk besar untuk mengangkut batu bara dari lokasi tambang ke jetty. Diduga, untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, para penambang memilih untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) […]

expand_less