Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Lebih dari 100 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Ini Imbauan BMKG

Lebih dari 100 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Ini Imbauan BMKG

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 618
  • print Cetak

SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan memperingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kekeringan akibat musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung hingga September bahkan awal Oktober.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto mengatakan Analisis BMKG per 20 Juli lalu menunjukkan bahwa beberapa wilayah di Kaltim, seperti Paser, Kutai Kartanegara, dan sebagian Kutai Timur, telah memasuki musim kemarau.

“Kondisi ini dikarenakan minimnya curah hujan dalam seminggu hingga 10 hari terakhir, yang mengakibatkan munculnya banyak titik panas,” ungkap Kukuh saat menjadi pembicara terkait Kaltim Siaga Karhutla, Jum’at (1/8/2025) dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltim.

BMKG mencatat, pada tanggal 29 Juli saja, ditemukan delapan titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi, yang sebagian besar berada di Kutai Timur dan Berau. Selain itu, terdapat lebih dari 100 titik panas dengan kategori sedang dan rendah yang juga perlu diwaspadai.

“Dalam kurun waktu seminggu hingga 10 hari terakhir, hampir seluruh wilayah Kaltim tidak ada hujan,”terangnya

Meski demikian, Kukuh menjelaskan bahwa musim kemarau di Kaltim tidak akan sepenuhnya kering. Masih ada potensi hujan lokal, meskipun intensitasnya tidak merata.

“Walaupun nanti pada perjalanannya di Kaltim ini tidak sampai 0 mm hujannya, karena masih ada potensi hujan di Agustus dan September, kita tetap harus waspada terhadap defisit air atau kemarau sampai di bulan September maupun awal Oktober,” tambahnya.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terkini dari BMKG terkait prakiraan cuaca, potensi hujan, dan juga peringatan dini. Hal ini penting untuk mengantisipasi dampak yang mungkin timbul, seperti krisis air bersih dan kebakaran hutan dan lahan. (Yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Bidik Wisata Ilmiah, Pengembangan Geopark Air Panas Pamapak Dipercepat

    Berau Bidik Wisata Ilmiah, Pengembangan Geopark Air Panas Pamapak Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pengembangan kawasan Air Panas Pamapak dinilai perlu mendapat perhatian lebih sebagai bagian dari upaya meningkatkan sektor pariwisata berbasis riset dan edukasi di Kabupaten Berau. Keberadaan geopark dinilai mampu menarik kunjungan ilmuwan, peneliti, serta wisatawan minat khusus ke daerah ini. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti […]

  • Lonjakan Harga Plastik Tekan Industri Hilir, Konsumen Berpotensi Terdampak

    Lonjakan Harga Plastik Tekan Industri Hilir, Konsumen Berpotensi Terdampak

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kenaikan harga bahan baku plastik mulai menekan industri hilir dan dikhawatirkan berdampak pada kenaikan harga berbagai barang konsumsi di pasaran. Ketua Umum Asosiasi Produsen Plastik Hilir Indonesia (Aphindo), Henry Chavelier, mengatakan lonjakan harga tersebut berkaitan dengan ketidakpastian global yang memengaruhi rantai pasok bahan baku plastik. Salah satu faktor yang disebut berpengaruh adalah eskalasi […]

  • BPSDM Kaltim Dorong ASN Cerdas Manfaatkan AI, Tetap Utamakan Penalaran dan Integritas

    BPSDM Kaltim Dorong ASN Cerdas Manfaatkan AI, Tetap Utamakan Penalaran dan Integritas

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai menjadi bagian dari pola kerja aparatur sipil negara (ASN). Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur mendorong ASN memanfaatkan teknologi tersebut untuk membantu mengelola informasi dan pekerjaan secara lebih efektif, tanpa mengesampingkan kemampuan berpikir dan tanggung jawab profesional. Kepala BPSDM Provinsi Kaltim Nina […]

  • Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

    Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.716
    • 0Komentar

    BERAU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau akan mulai menerapkan sistem pajak digital berbasis Transaction Monitoring Device (TMD) atau alat pemantau transaksi di sejumlah tempat usaha mulai 1 November 2025. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat transparansi pelaporan pajak dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan bahwa penerapan TMD merupakan […]

  • Program BSPS di Berau Jalan Terbatas, Pemkab Targetkan Minimal 300 Rumah per Tahun

    Program BSPS di Berau Jalan Terbatas, Pemkab Targetkan Minimal 300 Rumah per Tahun

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.215
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Berau tahun ini berjalan dalam keterbatasan. Dari ribuan rumah tidak layak huni yang tercatat, hanya 45 unit yang bisa ditingkatkan kualitasnya melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Jumlah itu merosot tajam dibanding 2024, ketika Berau memperoleh alokasi 345 unit. Penurunan drastis […]

  • Frans Lewi Tegaskan Sinergi Harus Dirapatkan: Dua Program Utama Kampung Wajib Tetap Jalan Meski Dana Turun

    Frans Lewi Tegaskan Sinergi Harus Dirapatkan: Dua Program Utama Kampung Wajib Tetap Jalan Meski Dana Turun

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menilai hubungan kerja antara DPRD dan Pemkab Berau perlu dirapatkan kembali setelah pemerintah pusat memangkas sejumlah alokasi anggaran. Ia menyebut situasi ini sebagai tantangan bersama yang menuntut respons cepat agar agenda pembangunan daerah tidak tersendat. Frans menjelaskan bahwa koordinasi rutin antara lembaga legislatif dan eksekutif kini […]

expand_less