Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 436
  • print Cetak

Tanjung Redeb  – Di balik derasnya arus pembangunan dan investasi, Kabupaten Berau kini menapaki satu agenda penting yang menyentuh akar identitas dan sejarah masyarakatnya—perlindungan lahan adat. Rencana menghadirkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Lahan Adat tengah dikaji serius di DPRD Berau, menjadi langkah besar dalam memastikan tanah adat tidak sekadar menjadi jejak ingatan, tetapi terlindungi oleh hukum yang jelas dan tegas.

Gagasan ini mengemuka sebagai jawaban atas berbagai potensi sengketa yang selama ini muncul antara masyarakat adat dan pihak perusahaan pemegang izin konsesi. Dengan adanya payung hukum permanen, diharapkan konflik agraria tidak lagi menjadi cerita berulang di kampung-kampung.

Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto menegaskan bahwa kajian perda tidak boleh berhenti sebagai dokumen formal. Regulasi harus hadir dengan keberpihakan yang nyata.

“Perda ini sangat penting untuk melindungi hak masyarakat adat, terutama di kampung-kampung yang bersentuhan dengan wilayah konsesi,” ucapnya.

Selama ini, masyarakat kerap menghadapi perusahaan dengan posisi tawar lemah karena belum adanya landasan hukum yang kuat. Dedy menyebut, bila perda rampung, pemerintah daerah memiliki rambu yang jelas dalam penerbitan izin baru serta pengelolaan ruang dan wilayah adat.

“Kalau perda ini lahir, maka izin baru harus mempertimbangkan keberadaan lahan adat. Tidak boleh lagi perusahaan masuk tanpa menghargai hak masyarakat,” tambahnya.

Bukan Sebatas Tanah: Ini Soal Identitas & Warisan Sosial

Dalam banyak komunitas adat di Berau, tanah bukan hanya mata pencaharian—tetapi ruang hidup, memori leluhur, dan bagian dari struktur budaya. Hilangnya tanah berarti hilangnya jati diri sebuah generasi yang telah hidup turun-temurun.

“Tanah adat bukan hanya urusan ekonomi, tetapi tentang harga diri dan keberlanjutan budaya,” tegas Dedy.

Karena itu, DPRD memastikan pembentukan perda tidak dikerjakan tertutup. Proses akan melibatkan tokoh adat, akademisi, lembaga masyarakat dan pemerintah kampung. Regulasi ini harus lahir dari suara warga, bukan hanya dari ruang rapat.(yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Nelayan KM Mina Maritim 148 Ditemukan Tak Bernyawa di Hari Keempat Operasi SAR

    ‎Nelayan KM Mina Maritim 148 Ditemukan Tak Bernyawa di Hari Keempat Operasi SAR

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.722
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Pencarian terhadap enam nelayan KM Mina Maritim 148 yang hilang di perairan TALISAYAN mulai menunjukkan titik terang, memasuki hari keempat operasi, Rabu (29/10) sekitar pukul 09.00 WITA, tim SAR gabungan menemukan satu korban dalam kondisi meninggal. ‎Penemuan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat. Menurutnya, jenazah ditemukan dalam […]

  • Pemkab Berau Perkuat Pelayanan Publik dengan MoU Bersama Ombudsman RI

    Pemkab Berau Perkuat Pelayanan Publik dengan MoU Bersama Ombudsman RI

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Jakarta — Dalam upaya sinergi peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Berau melakukan kerjasama dengan Ombudsman Republik Indonesia. Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dilakukan Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, di Gedung Ombudsman RI di Jakarta, Selasa (3/9/2024). Dari Kalimantan Timur, Penandatanganan MoU ini dilaksanakan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Paser, […]

  • Derawan hingga Perikanan Jadi Modal Berau, Pemkab Minta Dukungan Pusat Perkuat Konektivitas

    Derawan hingga Perikanan Jadi Modal Berau, Pemkab Minta Dukungan Pusat Perkuat Konektivitas

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Berau mendorong penguatan infrastruktur dan konektivitas untuk mengoptimalkan potensi pariwisata, perikanan, perkebunan, serta berbagai komoditas unggulan daerah. Kebutuhan tersebut disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat bertemu Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya di Jakarta, Senin, 21 September 2026. Pertemuan di kediaman Wamendagri itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Berau memperkuat […]

  • Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

    Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    BERAU– Kualitas udara di Kabupaten Berau masuk kategori tidak sehat berdasarkan hasil pengukuran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau selama 24 jam, pada 28-29 Agustus 2026. Pengukuran dilakukan di halaman Kantor DLHK Berau, Tanjung Redeb, sejak pukul 14.00 WITA pada Jumat hingga waktu yang sama pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pemeriksaan dilakukan UPTD Laboratorium […]

  • FGD Penyusunan Dokumen Rencana Pengentasan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Kabupaten Berau

    FGD Penyusunan Dokumen Rencana Pengentasan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Kabupaten Berau

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.106
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan berkelanjutan di Gedung Ruang Rapat RKPD Bapelitbang. Rabu, (13/11/2024). Kabupaten Berau memiliki potensi dalam pengembangan Ekonomi dan Lingkungan yang berkelanjutan. Dimana Berau memiliki kontribusi PAD terbesar adalah dari sektor pertambangan yang mengacu pada pembangunan SDG’s. Kepala Bapelitbang, […]

  • Waspada DBD Kala Musim Hujan

    Waspada DBD Kala Musim Hujan

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    (23/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau, Ratna, mengingatkan masyarakat Berau untuk tetap menjaga pola hidup sehat, terutama ketika memasuki musim penghujan yang rentan menimbulkan berbagai penyakit. Ratna menekankan bahwa musim penghujan saat ini meningkatkan risiko timbulnya penyakit, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD), yang dapat memiliki dampak serius. “Dengan adanya genangan air, […]

expand_less