Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Antrean BBM Tak Kunjung Selesai, DPRD Kaltara Gerakkan Satgas Terpadu di Bulungan

Antrean BBM Tak Kunjung Selesai, DPRD Kaltara Gerakkan Satgas Terpadu di Bulungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 302
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bulungan kembali memantik reaksi keras dari para pemangku kebijakan di Kalimantan Utara. Masalah klasik distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi itu kini resmi diangkat ke meja Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kalimantan Utara pada Senin (11/5) sore.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menyampaikan bahwa rapat bersama lintas institusi tersebut menyepakati pembentukan satuan tugas (Satgas) terpadu untuk mengawal distribusi BBM, khususnya di Bulungan, yang selama ini kerap dilanda antrean panjang.

RDP itu menghadirkan unsur Kejaksaan, Kepolisian, TNI, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Dari forum itulah mengemuka kebutuhan akan satu tim pengawas bersama yang bekerja secara terkoordinasi di lapangan.

“Kita akan membuat tim terpadu yang melibatkan aparat penegak hukum dan OPD terkait, khususnya di Bulungan,” ujar Achmad Djufrie usai RDP.

Menurut Djufrie, antrean BBM di Bulungan bukan lagi persoalan insidental. Fenomena serupa, kata dia, berulang dalam beberapa tahun terakhir sehingga menimbulkan kecurigaan adanya praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi. DPRD pun mendesak agar pengawasan diperketat, terutama terhadap pola-pola distribusi yang selama ini rawan dimanipulasi.

Salah satu sorotan utama ialah dugaan aktivitas “pengetap” – kendaraan yang berulang kali mengisi BBM dengan berbagai cara demi meraup keuntungan pribadi. Praktik semacam ini diduga kuat menjadi salah satu faktor pemicu mengularnya antrean di SPBU.

Djufrie mengungkapkan, dari hasil penelusuran, muncul beragam modus penyalahgunaan barcode pembelian BBM subsidi. Di permukaan, barcode tampak sesuai dengan nomor kendaraan, namun ketika dicocokkan, data di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) berbeda.

“Modus seperti ini cukup banyak ditemukan. Barcode cocok dengan plat kendaraan, tetapi STNK berbeda. Ini yang akan menjadi perhatian serius,” katanya.

Ia menjelaskan, Satgas terpadu saat ini tinggal menunggu pemetaan teknis yang tengah disusun biro ekonomi dan OPD terkait. Menurut Djufrie, Polda Kaltara, Kejaksaan, dan Korem sudah menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan tim tersebut.

Satgas tidak hanya akan bertugas mengawasi, tetapi juga melakukan pembinaan serta penindakan terhadap pelanggaran distribusi BBM subsidi. Pemerintah Provinsi Kaltara akan menjadi koordinator utama, yang kemudian berjejaring dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Dalam RDP itu, perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltara menegaskan dukungan terhadap langkah pembentukan Satgas. Kejaksaan menilai, pengawasan distribusi BBM harus dilakukan secara serius agar kuota subsidi tepat sasaran dan benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.

Kejaksaan juga menekankan, jika ditemukan pelanggaran dalam pendataan maupun distribusi, sanksi dapat dijatuhkan. Evaluasi kuota BBM bagi pihak-pihak yang terindikasi menyimpang pun menjadi opsi yang disiapkan.

Dukungan serupa datang dari Kepolisian melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kaltara. Kepolisian berharap, Satgas terpadu mampu memperkuat pengawasan di lapangan dan pada akhirnya mengurai antrean panjang BBM di Kalimantan Utara, terutama di Bulungan.

Di sisi lain, publik menaruh harapan besar pada Satgas ini. Antrean berkepanjangan di SPBU selama ini bukan hanya menghabiskan waktu warga, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dan transportasi di daerah.

Dengan keterlibatan DPRD, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga TNI dalam satu pola pengawasan terpadu, diharapkan distribusi BBM subsidi menjadi lebih tepat sasaran dan ruang bagi praktik penyalahgunaan semakin sempit.

“Kami akan memastikan agar pesoalan antrian BBM dapat diselesaikan dengan terbentuknya tim terpadu” tutupnya Djufrie. (Lia)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat Berbagi Kebaikan, Kasat Lantas Berau Malah Ditabrak Pengendara Diduga Mabuk

    Saat Berbagi Kebaikan, Kasat Lantas Berau Malah Ditabrak Pengendara Diduga Mabuk

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Kasat Lantas Polres Berau, AKP Wulyadi menjadi korban tabrak lari pengendara roda dua, di Jalan Durian II, Kelurahan Tanjung Redeb, Kamis (25/7/2024). AKP Wulyadi, saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa saat itu, pihaknya memang sedang melaksanakan giat untuk berbagi makanan ringan dan helm kepada anak-anak serta pengguna kendaraan bermotor yang tidak menggunakan helm. […]

  • Harap Batu Bual Cup Jadi Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi dari Kampung

    Harap Batu Bual Cup Jadi Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi dari Kampung

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri acara penutupan Turnamen Batu Bual Cup ke-19 yang digelar di Lapangan Harun Seman, Kampung Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung, pada Senin (15/9/2025). Turnamen ini telah berlangsung sejak 1 September lalu dan menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan masyarakat setempat. Turnamen tahun ini diikuti oleh 25 tim dari berbagai […]

  • Dinkes Kaltim Gencarkan Evaluasi untuk Eliminasi Malaria di Seluruh Kabupaten/Kota

    Dinkes Kaltim Gencarkan Evaluasi untuk Eliminasi Malaria di Seluruh Kabupaten/Kota

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    Samarinda  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Tatalaksana Malaria dan Jejaring Layanan Malaria guna memperkuat upaya penanganan kasus dan mendorong eliminasi malaria di seluruh kabupaten/kota. “Malaria masih menjadi tantangan kesehatan serius di Kalimantan Timur. Kita perlu terus berupaya menurunkan angka kasus dan memperluas cakupan eliminasi ke seluruh wilayah,” kata […]

  • FJPI Kaltim Gandeng SMSI Berau, Tekankan Pentingnya Peran Media dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

    FJPI Kaltim Gandeng SMSI Berau, Tekankan Pentingnya Peran Media dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 593
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kaltim menggelar diskusi bertema “Peran Media Informasi dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual” yang dihadiri oleh sejumlah jurnalis perempuan dari berbagai media online dan cetak, serta mahasiswi dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Berau, Rabu (13/11/2024). Kegiatan ini menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) […]

  • Pecinta Supermoto di Berau Deklarasikan Dukungan untuk Pembangunan Pasca Pilkada

    Pecinta Supermoto di Berau Deklarasikan Dukungan untuk Pembangunan Pasca Pilkada

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komunitas otomotif SMOG Baddit Berau merayakan ulang tahun ketiga mereka dengan penuh semangat dan kebersamaan pada Sabtu malam (28/12/2024) di Rantau Panjang, Kabupaten Berau. Acara ini sukses menarik perhatian banyak penggemar otomotif dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan di kalangan pecinta motor. SMOG Baddit Berau, singkatan dari Supermoto […]

  • Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 983
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Job fair yang digelar di Tanjung Redeb kemarin mencatatkan tren menarik. Dari berbagai sektor yang membuka peluang kerja, perkebunan menjadi yang paling sedikit diminati. Hal itu diungkapkan Dewi Rakhmasari, perwakilan Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau. Menurut dia, faktor lokasi serta pertimbangan gaji membuat pencari kerja […]

expand_less