Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Jaga Rasa Keadilan, ASN Didorong Tak Gunakan Gas Subsidi

Jaga Rasa Keadilan, ASN Didorong Tak Gunakan Gas Subsidi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 332
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Berau menemukan titik terang. Dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau pada Rabu (5/8/2025), terungkap bahwa masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menggunakan gas bersubsidi, meskipun tidak termasuk dalam kategori penerima.

Temuan tersebut diungkap langsung oleh sejumlah pemilik pangkalan gas yang hadir dalam rapat. Salah satunya berasal dari Jalan Durian III, Tanjung Redeb, yang menyatakan bahwa sebagian besar konsumen di wilayahnya adalah pegawai negeri.

“Memang banyak pegawai, rata-rata PNS, yang masih membeli gas melon di tempat kami. Karena di wilayah saya mayoritas memang pegawai,” ujarnya.

Pernyataan itu memicu kehebohan dalam forum dan mendapat pembenaran dari beberapa pelaku usaha lainnya. Praktik penggunaan gas subsidi oleh ASN menjadi perhatian serius, mengingat elpiji 3 kg sejatinya diperuntukkan hanya bagi empat kelompok penerima manfaat: rumah tangga miskin, petani kecil, nelayan kecil, dan pelaku UMKM berskala mikro.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menilai keterbukaan para pemilik pangkalan sebagai langkah positif dalam membenahi distribusi subsidi.

“Kami sangat apresiasi kejujuran ini. Dari sini kita bisa evaluasi lebih dalam dan mengambil langkah tegas,” ujarnya.

Diskoperindag pun akan memperketat pengawasan dan mengeluarkan surat edaran baru mengenai penggunaan elpiji subsidi.

“Kami minta pangkalan berani menolak pembeli yang tidak sesuai kriteria, bahkan jika itu pelanggan lama atau ASN sekalipun,” tambah Eva.

Kepala Bidang Bina Usaha dan Perdagangan, Hotlan Silalahi, menekankan bahwa penggunaan gas subsidi bukan semata soal aturan, tetapi soal keadilan.

“Kalau ASN ikut ambil jatah rakyat miskin, ke mana lagi subsidi itu akan sampai? Ini soal empati dan tanggung jawab sosial,” kata Hotlan.

Pihak Pertamina sendiri mengaku sudah menyalurkan elpiji sesuai kuota, bahkan pada Juni 2025 lalu, 42 ribu tabung ditahan distribusinya karena Berau disebut mengalami surplus. Namun, di lapangan, masyarakat tetap mengeluh soal kelangkaan. Indikasi kuat menunjukkan distribusi yang tidak tepat sasaran.

Sementara itu, Polres Berau yang turut hadir mengingatkan agen dan pangkalan agar tetap menjalankan usaha secara jujur. Berdasarkan Undang-Undang Migas Nomor 22 Tahun 2001 dan UU Perlindungan Konsumen, penyalahgunaan distribusi subsidi bisa berujung pada sanksi pidana.

“Kami memang belum menemukan pelanggaran terbuka saat pengecekan, namun kami peringatkan agar semua berhati-hati. Penyelidikan bisa dilakukan lebih dalam sewaktu-waktu,” ujar perwakilan Polres.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan tanggapan atas praktik yang melibatkan oknum ASN dalam penggunaan gas bersubsidi. Ia mengingatkan seluruh aparatur pemerintah untuk tidak menyalahgunakan fasilitas negara dan ikut merampas hak masyarakat kecil.

“Subsidi elpiji 3 kg adalah amanah negara untuk rakyat yang membutuhkan. Jangan diserobot oleh ASN atau siapa pun yang tidak berhak. Ini bukan sekadar melanggar aturan, tapi juga mencederai rasa keadilan sosial,” tegas Sri Juniarsih.

Ia menegaskan bahwa seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau harus menjadi contoh dalam ketaatan terhadap kebijakan subsidi dan tidak semata memikirkan kepentingan pribadi.(yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Berau Sortir Surat Suara Lebih dan Rusak Demi Kelancaran Pilkada 2024

    KPU Berau Sortir Surat Suara Lebih dan Rusak Demi Kelancaran Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 366
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau tengah melaksanakan proses pelipatan dan pensortiran surat suara untuk memastikan validitas surat suara dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ketua KPU Berau, Budi Harianto, mengungkapkan bahwa dalam proses tersebut ditemukan beberapa lembar surat suara dengan kesalahan lipat, yang diakui sebagai murni akibat human error. “Kesalahan ini telah […]

  • Peran Swasta Turunkan Stunting

    Peran Swasta Turunkan Stunting

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    (2/10/2023)  Beraunews — Kasus stunting di Kabupaten Berau masih cukup tinggi. Dan menjadi PR besar bagi Pemkab Berau. Meskipun di tahun 2022 terjadi penurunan kasus mencapai 4,1 persen. Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah mengatakan, penanganan kasus stunting adalah tanggungjawab bersama. Tidak hanya Eksekutif atau seluruh OPD teknis pemerintah, tapi juga anggota DPRD Berau […]

  • ‎Maratua Dorong Peningkatan Jaringan Internet, Starlink Jadi Solusi yang Dipertimbangkan

    ‎Maratua Dorong Peningkatan Jaringan Internet, Starlink Jadi Solusi yang Dipertimbangkan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 864
    • 0Komentar

    ‎MARATUA – Camat Maratua, Ariyanto, menegaskan bahwa peningkatan kualitas jaringan internet menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung pelayanan publik dan administrasi pemerintahan. ‎”Koneksi internet yang selama ini sering mengalami gangguan dinilai menghambat kinerja di tingkat kecamatan maupun kampung,” ujarnya. ‎Ia mengatakan bahwa layanan internet yang digunakan saat ini masih mengandalkan jaringan wifi yang sepenuhnya bergantung pada […]

  • Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Petani di Kabupaten Berau saat ini sudah mulai memproduksi pupuk lokal. Namun, dukungan yang ada masih sangat kurang. Padahal pupuk ini berpotensi dipasarkan tak hanya dalam daerah saja, tapi juga bisa keluar Berau. “Kampung Kayu Indah Kecamatan Batu Putih sudah bisa membuat pupuk sendiri. Itu perlu didukung semua pihak terutama Pemkab Berau. […]

  • Bantuan Sosial Triwulan II Disalurkan, Pemerintah Fokus pada Lansia dan Anak Yatim

    Bantuan Sosial Triwulan II Disalurkan, Pemerintah Fokus pada Lansia dan Anak Yatim

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau kembali menyalurkan Bantuan Sosial Individu Semester (Bansis) untuk triwulan kedua di tahun 2025. Bantuan ini menyasar kelompok rentan, terutama lansia tidak mampu serta anak yatim piatu dari keluarga kurang sejahtera, yang tersebar di 10 kelurahan di wilayah perkotaan. Penyaluran dimulai sejak 24 Juli, diawali dari Kelurahan Gayam, lalu bergilir ke […]

  • Inflasi Terendah di Kaltim, Berau Tahan Gejolak Harga Konsumen

    Inflasi Terendah di Kaltim, Berau Tahan Gejolak Harga Konsumen

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kabupaten Berau mencatatkan inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) terendah di Kalimantan Timur pada Juli 2025. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, inflasi di kabupaten berjuluk Bumi Batiwakkal itu hanya sebesar 1,77 persen, lebih rendah dibandingkan wilayah lain di provinsi tersebut. Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menyebut inflasi tahunan secara keseluruhan di […]

expand_less