Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 565
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Vitalis Paulus Lette, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau bersama instansi terkait untuk lebih rutin melaksanakan normalisasi drainase di wilayah perkotaan.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan sejumlah titik rawan tergenang air.

Vitalis menegaskan bahwa kondisi drainase yang kurang optimal dapat memicu munculnya genangan bahkan banjir dadakan saat hujan deras. Normalisasi, pembersihan sedimen, dan pengangkatan sampah yang menyumbat saluran disebutnya sebagai langkah penting untuk menjaga kenyamanan masyarakat.

“Kami meminta DLHK dan pihak terkait untuk lebih intens melakukan normalisasi drainase. Jangan sampai masyarakat terganggu akibat genangan air yang sebenarnya bisa dicegah dengan pemeliharaan yang rutin,” ujar Vitalis.

Menurutnya, selain faktor cuaca, masalah utama yang kerap ditemukan di lapangan adalah tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Oleh sebab itu, ia menilai perlu adanya sinergi antara pemerintah daerah, petugas lapangan, dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Vitalis juga meminta agar petugas di lapangan melakukan pemetaan kembali titik-titik yang rawan terjadi penyumbatan. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan secara terukur dan tidak hanya bersifat reaktif ketika hujan turun.

“Koordinasi lintas dinas sangat diperlukan. Jangan hanya menunggu laporan, tetapi lakukan pemantauan rutin. Dengan demikian, risiko banjir kecil dapat ditekan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa DPRD siap memberikan dukungan melalui fungsi pengawasan dan dorongan kebijakan agar pemeliharaan drainase dapat dilakukan secara berkelanjutan, terutama menjelang musim penghujan.

Upaya normalisasi drainase dinilai penting untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat serta mengurangi potensi kerusakan infrastruktur akibat genangan air. Dengan kerja sama yang baik antarinstansi, diharapkan sistem drainase perkotaan di Kabupaten Berau dapat semakin optimal. (adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Listrik Menyala, Masyarakat BMJ Bahagia

    Listrik Menyala, Masyarakat BMJ Bahagia

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    BIATAN- Setelah penantian lebih dari 25 tahun, masyarakat Kampung Bukit Makmur Jaya (BMJ), Kecamatan Biatan, akhirnya bisa merasakan kemajuan signifikan dengan masuknya aliran listrik ke pemukiman mereka. Bagi warga yang tinggal di bekas pemukiman transmigrasi ini, keberadaan listrik merupakan perubahan besar yang sangat dinanti. “Alhamdulillah, sekarang tiap lorong RT bisa terang benderang pada malam hari,” […]

  • Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

    Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Menjelang musim hujan puncak yang diprediksi datang pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mengambil langkah strategis untuk menanggulangi wilayah-wilayah yang rentan mengalami genangan air, baik di kawasan perkotaan maupun daerah lain di Kabupaten Berau. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan […]

  • Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 659
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Konflik antara manusia dan buaya di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. DPRD Berau meminta pemerintah daerah segera merealisasikan rencana pembangunan penangkaran buaya sebagai langkah penanganan jangka panjang. Anggota DPRD Berau, Sakirman, mengatakan desakan tersebut muncul setelah insiden serangan buaya yang hampir merenggut nyawa seorang warga di Karang Mulyo, Kecamatan Tanjung Redeb. Peristiwa […]

  • Gamalis: Masa Depan Berau Ada di Tangan Pemimpin Terpilih

    Gamalis: Masa Depan Berau Ada di Tangan Pemimpin Terpilih

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 736
    • 0Komentar

    A-News.id, Tanjung Redeb – Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama kedua anaknya, memberikan hak suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Rabu (27/11). Ia menggunakan hak pilihnya di TPS 02, Kelurahan Gayam, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Ditemui setelah pencoblosan, Gamalis mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada. “Saya berharap masyarakat Kabupaten Berau datang ke TPS […]

  • Disbudpar Berau Dorong Event Budaya Masuk Kharisma Event Nusantara

    Disbudpar Berau Dorong Event Budaya Masuk Kharisma Event Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 730
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus berupaya memperkuat posisi event-event budaya daerah agar dapat masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) — program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menyeleksi dan mempromosikan event terbaik dari seluruh Indonesia. Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan bahwa langkah awal yang akan […]

  • Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

    Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 623
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menerapkan pendekatan selektif dalam pengembangan destinasi wisata berbasis kampung. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan efektivitas program di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Fokus pengembangan diarahkan pada kampung-kampung yang dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur, pengelolaan yang baik, serta minat kunjungan wisatawan yang […]

expand_less