DPRD Apresiasi Disbudpar Benahi Destinasi: Transportasi & Layanan Wisata Jadi Investasi Besar Pariwisata Berau
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
- visibility 70
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Berau memiliki laut sebening kaca, goresan pulau hijau di cakrawala, dan budaya yang hidup dalam cerita-cerita banua. Namun bagi Sujarwo Arif Widodo, Anggota Komisi II DPRD Berau, keindahan itu tak akan bermakna jika wisatawan sulit menjangkaunya karena biaya transportasi yang masih tinggi.
Ia menilai persoalan akses, rute penerbangan, hingga tarif perjalanan menjadi titik yang harus dipecahkan agar wisata Berau bisa bersaing dan menarik kunjungan dalam jumlah besar. Karena itu ia mengapresiasi kebijakan Disbudpar Berau yang memilih membenahi destinasi terlebih dulu sebelum promosi besar-besaran dilakukan.
“Promosi tidak akan efektif kalau destinasi belum siap memberikan pengalaman terbaik,” ujarnya.
Sujarwo melihat strategi ini bukan menunda promosi, tetapi menyiapkan fondasi agar wisatawan yang datang bukan hanya mampir sekali — melainkan pulang dengan kesan baik dan ingin kembali.
Sebelum Mengundang Tamu, Rumah Harus Dibenahi Dulu
Berau tercatat memiliki 279 potensi daya tarik wisata, mulai dari bahari, budaya, hingga buatan. Angka yang besar, tetapi pengelolaannya masih bertahap. Fasilitas, SDM pelaku wisata, kebersihan, hingga manajemen destinasi harus diperkuat agar wisatawan tidak hanya datang karena promosi, namun bertahan karena pelayanan.
“Berau sangat kaya potensi. Tapi semua harus dikembangkan bertahap, matang, dan berkelanjutan,” jelas Sujarwo.
Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, maskapai, pelaku usaha transportasi, travel agent hingga pemilik usaha wisata. Ketika akses mudah dan biaya perjalanan lebih terjangkau, dampaknya akan langsung terasa — jumlah kunjungan naik, belanja wisata meningkat, ekonomi daerah berputar.
Transportasi & Destinasi adalah Investasi — Bukan Beban Anggaran
DPRD Berau memastikan dukungan akan diberikan, baik melalui regulasi maupun alokasi anggaran. Sujarwo ingin pembangunan pariwisata tidak hanya gagah di brosur, tetapi benar-benar terasa di pelabuhan, bandara, dermaga, resort kecil dan UMKM di tepi pantai.
“Jika pariwisata dibangun serius dan terarah, manfaatnya akan kembali ke masyarakat,” tutupnya.
Karena pariwisata bukan hanya soal memanggil wisatawan — tetapi memastikan mereka ingin kembali. Akses yang mudah dan destinasi yang berkelas adalah investasi, bukan pengeluaran. (akm/yf)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar