Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pemkab Berau Dorong Angkutan Sekolah Gratis Wilayah Pesisir, Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar

Pemkab Berau Dorong Angkutan Sekolah Gratis Wilayah Pesisir, Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengusulkan pengembangan sistem transportasi angkutan sekolah khusus bagi wilayah pesisir sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan menekan beban biaya masyarakat, terutama bagi pelajar yang tinggal di daerah terpencil dan kepulauan.

Usulan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan arahan kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. Menurutnya, kondisi geografis Berau yang didominasi wilayah pesisir dan pulau menuntut kebijakan transportasi pendidikan yang lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.

“Saya lihat, anak-anak kecil, SD atau SMP ke sekolah, masih naik motor sendiri dan tidak pakai helm, itu dapat menimbulkan kecelakaan, dan ke khawatiran orang tua murid,” ujarnya.

Bantuan pendidikan tidak hanya soal seragam, buku, atau biaya sekolah gratis, tetapi juga bagaimana anak-anak bisa sampai ke sekolah dengan aman dan terjangkau, khususnya di wilayah pesisir.

Ia menegaskan, angkutan pelajar merupakan bagian dari optimalisasi 18 program unggulan Pemerintah Kabupaten Berau, yang sejalan dengan visi Berau Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera. Program tersebut juga terintegrasi dengan pengembangan sistem transportasi terpadu Trans Berau yang dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Selain transportasi pelajar, Sri Juniarsih juga menegaskan komitmen Pemkab Berau dalam memberikan pendidikan gratis, mulai dari biaya masuk sekolah, buku, hingga seragam, serta bantuan bagi pelajar dan mahasiswa. Seluruh program tersebut diharapkan mampu menciptakan pemerataan layanan pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun pesisir.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan koordinasi seluruh OPD agar setiap program, termasuk angkutan sekolah pesisir ini, dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Menanggapi Hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah menegaskan bahwa rencana penyediaan angkutan sekolah, khususnya untuk wilayah pesisir, secara teknis berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan. Sementara Dinas Pendidikan berperan menyiapkan regulasi dan petunjuk teknis pendukung kebijakan tersebut.

“Sebenarnya kalau itu mestinya di perhubungan ya. Untuk penyediaannya kan perhubungan. Kalau kami nanti di regulasi atau petunjuk teknisnya,” ujarnya saat ditemui awak media. Jum’at (9/1).

Ia menjelaskan, hingga saat ini pengadaan sarana angkutan sekolah masih diarahkan ke Dinas Perhubungan. Namun, Dinas Pendidikan akan menyesuaikan kebijakan agar program tersebut selaras dengan kebutuhan peserta didik dan kebijakan pendidikan daerah.

Terkait skema layanan, Mardiatul menyebutkan bahwa jika mengacu pada program prioritas Bupati Berau, maka angkutan sekolah direncanakan bersifat gratis bagi pelajar.

“Kalau menurut program prioritas berarti kan gratis,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui koordinasi lintas OPD, khususnya dengan Dinas Perhubungan, belum dilakukan secara resmi. Ia memastikan komunikasi akan segera dibangun untuk menindaklanjuti arahan kepala daerah.

“Belum ada koordinasi, nanti kita ketemu. Saya akan langsung komunikasi ke sana, karena ini harusnya masuk perencanaan 2026,” jelasnya.

Mardiatul menegaskan, keberadaan angkutan sekolah menjadi sangat penting terutama di wilayah pesisir dan kepulauan. Ia mencontohkan kondisi pelajar di Kecamatan Maratua, di mana hanya terdapat satu SMP sehingga sebagian siswa harus menempuh perjalanan cukup jauh.

“Misalnya dari Teluk Alulu menuju SMP di Bohe silian. Itu mereka naik motor, sementara usianya kan belum seharusnya berkendaraan,” ungkapnya.

Menurutnya, jika pemerintah menerapkan larangan bagi pelajar di bawah umur untuk membawa kendaraan bermotor, maka konsekuensinya pemerintah wajib menyediakan sarana transportasi yang aman dan layak.

“Kalau kita melarang, otomatis kita harus menyiapkannya,” pungkas Mardiatul. (Dvn)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Perkuat Hilirisasi Kelapa Dalam, Kampung Giring-Giring Siapkan Produksi Sabun

    Berau Perkuat Hilirisasi Kelapa Dalam, Kampung Giring-Giring Siapkan Produksi Sabun

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) kembali diperkuat Pemerintah Kabupaten Berau. Di Kampung Giring-Giring, Kecamatan Biduk-Biduk, komoditas unggulan kelapa dalam kini tidak lagi sekadar dijual sebagai bahan mentah, tetapi mulai diolah menjadi produk sabun lokal berlabel La Bello. Melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), masyarakat Giring-Giring mulai membangun industri kecil berbasis komoditas […]

  • 52 Murid di Sei Maning Belajar di Tiga Rumah, Pemkab Targetkan Sekolah Permanen

    52 Murid di Sei Maning Belajar di Tiga Rumah, Pemkab Targetkan Sekolah Permanen

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 859
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan sekolah di Kawasan Akses Terbatas (KAT) Sei Maning, Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. Langkah ini diambil setelah Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau langsung kondisi sekolah filial yang selama ini menjadi tumpuan anak-anak di kawasan tersebut. Saat kunjungan pada Kamis, 11 September 2025, Gamalis menemukan ruang […]

  • Disbudpar Berau Tingkatkan Kesiapsiagaan Wisata Air, Pengelola Dilatih BASARNAS–BPBD di Air Terjun Tambalang

    Disbudpar Berau Tingkatkan Kesiapsiagaan Wisata Air, Pengelola Dilatih BASARNAS–BPBD di Air Terjun Tambalang

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Upaya memperkuat standar keselamatan destinasi wisata alam kembali dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Mitigasi Bencana, Disbudpar menyasar para pengelola wisata berbasis air di Kecamatan Segah—wilayah yang dikenal memiliki banyak destinasi alam dengan tingkat kerawanan tinggi. Segah dipilih bukan tanpa alasan. Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, […]

  • Innalillahi!!! Seorang Lansia Tewas Dalam Kebakaran di Kampung Batu Putih

    Innalillahi!!! Seorang Lansia Tewas Dalam Kebakaran di Kampung Batu Putih

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 394
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Si jago merah melalap sebuah rumah di Kampung Batu Putih RT 2, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, pada Selasa pagi, 19 November 2024. Kebakaran ini menelan korban jiwa seorang lansia berusia 65 tahun, yang terjebak di dalam rumahnya dan tidak berhasil diselamatkan. Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran melanda rumah korban, yang pada saat […]

  • ‎Pendayung Lokal Diutamakan, 31 Tim Siap Adu Cepat di Lomba Perahu Tradisional Berau

    ‎Pendayung Lokal Diutamakan, 31 Tim Siap Adu Cepat di Lomba Perahu Tradisional Berau

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 367
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Gelaran Lomba Perahu Tradisional Tahun ini akan berlangsung tanggal 29 Oktober 2025, dengan 31 tim siap meramaikan. Kepala Dispora Berau Amiruddin menegaskan meski antusiasme peseta tahun ini sedikit dibanding beberapa tahun lalu, ia menambahkan penyelenggaraan lomba ini lebih menekankan pemberdayaan pendayung lokal. ‎”Dulu banyak tim yang ambil pendayung dari luar daerah. Sekarang […]

  • Tren Penyerapan Gabah Naik, Petani Berau Punya Harapan Baru

    Tren Penyerapan Gabah Naik, Petani Berau Punya Harapan Baru

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di seluruh Indonesia pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Di Kabupaten Berau, kegiatan ini menjangkau 13 kecamatan dengan sasaran 2.700 penerima manfaat. Program ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, Bulog, TNI, dan Polri. Wakil Bupati Berau, Gamalis, hadir langsung di Pendopo Kecamatan Tanjung Redeb […]

expand_less