Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pegat Bukur Jadi TPA Baru, DLHK Berau Fokus Bangun TPST Penyangga

Pegat Bukur Jadi TPA Baru, DLHK Berau Fokus Bangun TPST Penyangga

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 908
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mendorong pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bagian dari rencana pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ke kawasan Pegat Bukur.

Plt Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan P.LB3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan TPA yang saat ini berada di kawasan kota akan ditutup karena lokasinya berdekatan dengan rumah sakit

“TPA yang di sini nanti ditutup karena dekat dengan rumah sakit. Nantinya TPA dipindahkan ke Pegat Bukur,” ujar Helmi. Jum’at, (9/1).

Seiring pemindahan TPA tersebut, DLHK menilai pembangunan TPST menjadi kebutuhan mendesak. TPST berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah terpadu sebelum residu akhir dibuang ke TPA Pegat Bukur.

“Kita membutuhkan TPST dengan luas lahan minimal 1 hektare. Di situ lengkap, ada pengolahan dan penanganan sampah. Jadi yang dibuang ke TPA nanti hanya sampah residu,” jelasnya.

DLHK Berau menargetkan minimal dua TPST dibangun, masing-masing di Kecamatan Tanjung Redeb dan Kecamatan Sambaliung. Keberadaan TPST dinilai penting mengingat jarak TPA Pegat Bukur yang cukup jauh dari pusat kota.

“Kalau sampah-sampah langganan yang bayar Rp30 ribu per bulan, diangkut pakai motor dan gerobak, tidak mungkin langsung dibawa jauh ke Pegat Bukur. Perlu depo atau tempat transit sampah,” tambah Helmi.

Terkait lahan, DLHK meminta agar TPST dibangun di atas aset milik pemerintah daerah sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan baru.

“Kalau lahan, kita mintanya lahan aset pemda saja, terserah di mana yang bisa disiapkan,” katanya.

Sementara untuk pembangunan fisik TPST, Helmi menyebut dapat dilakukan oleh DLHK maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), tergantung pada penempatan anggaran.

“Kalau anggarannya di DLHK, kita yang bangun. Kalau di PU, PU yang bangun. Tapi pengelolaannya tetap DLHK,” ujarnya.

Helmi mengakui hingga kini kendala utama pembangunan TPST adalah belum tersedianya lokasi dan kepastian anggaran, terlebih adanya kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2026.

“Koordinasi sudah ada, tapi yang belum ini lokasi dan anggarannya. Apalagi tahun 2026 ada beberapa kali efisiensi anggaran,” tutupnya.

Untuk pembangunan TPA di Pegat Bukur sendiri, Helmi memastikan prosesnya telah berjalan dan ditangani oleh DPUPR.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Oktavia, salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, merupakan anggota DPRD termuda di Kabupaten Berau. Perempuan berparas manis yang akrab disapa Okta ini lahir di Berau, pada 9 Oktober 1996 atau berusia 28 tahun saat dilantik menjadi wakil rakyat. Saat ditemui usai pelantikan anggota DPRD Berau, pada Rapat Paripurna […]

  • Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 873
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga medis yang bekerja di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Langkah ini selaras dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2025 yang memberikan tunjangan khusus bagi dokter spesialis, subspesialis, dan dokter gigi yang bertugas di wilayah-wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, […]

  • 50 KK Terdampak Karhutla di Kampung Merasa Terima Bantuan Rp500 Juta

    50 KK Terdampak Karhutla di Kampung Merasa Terima Bantuan Rp500 Juta

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KELAY – Sebanyak 50 kepala keluarga terdampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, menerima bantuan senilai Rp500 juta, Rabu (9/9/2026). Penyaluran bantuan tersebut disaksikan Wakil Bupati Berau Gamalis. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang terdampak langsung karhutla, terutama petani yang mengalami kerugian terhadap aset produktif dan sumber penghasilan. Bantuan tersebut merupakan […]

  • Dinkes Kaltim Gencarkan Evaluasi untuk Eliminasi Malaria di Seluruh Kabupaten/Kota

    Dinkes Kaltim Gencarkan Evaluasi untuk Eliminasi Malaria di Seluruh Kabupaten/Kota

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.407
    • 0Komentar

    Samarinda  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Tatalaksana Malaria dan Jejaring Layanan Malaria guna memperkuat upaya penanganan kasus dan mendorong eliminasi malaria di seluruh kabupaten/kota. “Malaria masih menjadi tantangan kesehatan serius di Kalimantan Timur. Kita perlu terus berupaya menurunkan angka kasus dan memperluas cakupan eliminasi ke seluruh wilayah,” kata […]

  • Pecahkan Masalah Laporan Barang, Tanjung Redeb Andalkan Inovasi Cerdas Transpilar

    Pecahkan Masalah Laporan Barang, Tanjung Redeb Andalkan Inovasi Cerdas Transpilar

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 835
    • 0Komentar

    A-News.id, Tanjung Redeb – Pemerintah Kecamatan Tanjung Redeb resmi meluncurkan inovasi bertajuk Transformasi Pengelolaan Keuangan dalam Penginputan Laporan Persediaan Barang atau disingkat Transpilar. Peluncuran dilakukan oleh Camat Tanjung Redeb, Toto Marjito, di kantor kecamatan setempat, Kamis, 24 April 2025. Transpilar merupakan aksi perubahan yang digagas oleh Endah Puspita Sari, Sekretaris Camat Tanjung Redeb, sebagai bagian […]

  • BMKG Deteksi 87 Titik Panas di Kaltim

    BMKG Deteksi 87 Titik Panas di Kaltim

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kabupaten Berau mencatat jumlah titik panas terbanyak di Kalimantan Timur. Berdasarkan data terbaru BMKG Kalimantan Timur, terdapat 47 titik panas di wilayah Berau dari total 87 titik panas yang terdeteksi di provinsi ini. Sebaran titik panas terbanyak berada di Kecamatan Pulau Derawan, yakni mencapai 29 titik. Titik panas lainnya tersebar di Kecamatan […]

expand_less