Dapat Penghargaan dari Pemkab Berau, PT HSB Siagakan Posko Karhutla di Dua Kampung
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak

TANJUNG REDEB — PT Hutan Sanggam Berau atau HSB menyatakan akan terus terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan meski telah menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Berau.
Perusahaan tersebut menyiagakan posko taktis di Kampung Bukit Makmur dan Kampung Labanan untuk mempercepat respons apabila terjadi karhutla di kawasan sekitar.
Manajer Pengamanan Hutan dan Bina Sosial PT HSB, M. Anwar Kalfangare, mengatakan penghargaan dari pemerintah daerah tidak akan menjadi akhir keterlibatan perusahaan dalam penanganan kebakaran.
“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi menjadi motivasi kami untuk terus menjaga Berau dari karhutla yang masih terjadi. Waktu, tenaga, sarana, prasarana hingga logistik akan terus kami berikan untuk mendukung penanganan,” kata Anwar.
Pemkab Berau memberikan penghargaan tersebut dalam Upacara Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb di Lapangan GOR Pemuda Tanjung Redeb, Selasa, 15 September 2026.
PT HSB menjadi salah satu perusahaan yang dinilai aktif membantu penanganan karhutla melalui personel, peralatan, sarana pendukung, dan logistik.
Anwar mengatakan penghargaan itu terutama ditujukan kepada personel perusahaan yang terlibat langsung dalam penanganan kebakaran di lapangan.
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk anggota kami di lapangan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Berau atas apresiasi yang diberikan,” ujarnya.
Menurut Anwar, perusahaan tidak hanya terlibat ketika proses pemadaman berlangsung.
PT HSB juga melakukan penanganan setelah kebakaran, mulai dari pelaporan, tindak lanjut terhadap kawasan terdampak, hingga upaya penanaman kembali secara bertahap.
Posko di Bukit Makmur dan Labanan disiapkan sebagai bagian dari langkah perusahaan untuk memperkuat kesiapsiagaan jika titik api kembali muncul.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas sebelumnya mengapresiasi keterlibatan perusahaan bersama aparat dan masyarakat dalam menghadapi karhutla.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama, perhatian, dan kepedulian seluruh satuan tugas, TNI, Polri, masyarakat, serta perusahaan-perusahaan yang telah membantu menangani Karhutla dan menjaga hutan kita,” ujar Sri Juniarsih.
Ia juga meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih kondisi cuaca panas masih perlu diwaspadai.
“Cuaca panas ini akan berlanjut sampai 2027. Karena itu, saya mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga hutan dan tidak melakukan pembakaran. Apalagi, ada sanksi hukum bagi mereka yang sengaja membakar hutan dan lahan,” katanya.
Anwar berharap penghargaan tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga hutan Berau.
“Kami berharap penghargaan yang diberikan bertepatan dengan momentum Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb dapat memperkuat semangat kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga hutan dan lingkungan Berau,” ujarnya. (ADV/afn)
- Penulis: admin
