Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 538
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Aroma durian menyambut setiap pengunjung yang memasuki Desa Antutan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara sore Jumat (23/1/26).

Desa yang berjarak sekitar 45 menit perjalanan darat dari Ibu Kota Provinsi Kaltara itu mendadak ramai saat Festival Durian digelar, menjadi magnet bagi warga dari berbagai penjuru Bulungan.

Sepanjang tepian desa, durian dari beragam jenis dan ukuran berjajar rapi. Ribuan warga memadati lokasi festival yang dikenal sebagai salah satu sentra durian alami di wilayah hulu Sungai Kayan.

Belasan pedagang turut meramaikan suasana, sementara Pemerintah Desa Antutan menyediakan sekitar 800 buah durian gratis sebagai bentuk rasa syukur atas hasil alam yang melimpah.

Herman, salah satu warga Desa Antutan, mengaku antusias dengan adanya festival tersebut. Menurutnya, durian yang disajikan tidak hanya berasal dari desa setempat, tetapi juga dari wilayah hulu Sungai Kayan lainnya.

“Selain durian dari desa kita (Antutan) ada juga durian dari desa-desa di hulu. Ya dengan adanya festival seperti ini, saya senang. Harapannya bisa diadakan setiap tahun supaya semakin banyak warga datang berwisata menikmati durian lokal,” ujarnya.

Kepala Desa Antutan, Aminuddin AK, menjelaskan, bahwa festival durian digelar sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mempromosikan potensi pertanian dan wisata desa hutan.

“Festival ini selaras dengan program pembangunan yang digaungkan Bupati Bulungan. Selain mendukung penguatan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi wisata dan peningkatan kunjungan ke desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, durian yang dibagikan kepada masyarakat merupakan durian lokal hutan, termasuk yang berasal dari kawasan Lanskap Kayan. Ke depan, Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus “memoles” potensi yang sudah ada agar lebih tertata dan berkelanjutan.

“Harapan kami, festival ini bisa terus berlanjut dan jumlah durian gratisnya bisa ditingkatkan. Tujuan akhirnya, menjadikan Desa Antutan sebagai desa agrowisata,” tambah Aminuddin.

Sementara itu, Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan apresiasi kepada para petani dan pekebun durian di Desa Antutan. Ia menyebutkan bahwa musim durian saat ini tidak hanya terjadi di Antutan, tetapi hampir di seluruh desa di hulu Sungai Kayan.

“Festival hari ini menunjukkan besarnya potensi durian alam di Desa Antutan. Sekitar 800 buah durian disuguhkan kepada masyarakat yang hadir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syarwani menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan Desa Antutan. Pada APBD Bulungan Tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp5,2 miliar melalui berbagai perangkat daerah.

Dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan produktif, seperti pembangunan jalan usaha tani, pengembangan kawasan pangan, penyediaan layanan air bersih (SPAM), hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pelaku UMKM.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan komoditas unggulan lainnya seperti cokelat, termasuk peluang pengolahan hasil pertanian agar memiliki nilai tambah.

Bahkan, Desa Antutan diproyeksikan masuk dalam program cetak sawah dan optimalisasi lahan pertanian guna menjamin keberlanjutan pangan.

Menurut Bupati, festival buah seperti ini memiliki prospek besar sebagai agenda wisata, meski tetap menyesuaikan siklus alam.

“Minimal, festival ini membuktikan bahwa Desa Antutan memiliki potensi buah-buahan yang luar biasa, terutama durian alam yang merupakan warisan leluhur. Ini bisa menjadi wisata buah yang membanggakan bagi masyarakat Bulungan,” pungkasnya. (Lia)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kebakaran Meningkat, BPBD Berau Dorong Kesiapsiagaan Rumah Tangga

    Kasus Kebakaran Meningkat, BPBD Berau Dorong Kesiapsiagaan Rumah Tangga

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    BERAU — Rentetan kebakaran yang terjadi di Tanjung Redeb dalam sebulan terakhir mendorong peningkatan kewaspadaan di tingkat masyarakat. Sedikitnya tiga kasus tercatat, memicu kekhawatiran sekaligus dorongan penguatan langkah pencegahan, terutama di lingkungan rumah tangga. Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, mengimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Menurut dia, keberadaan […]

  • DPRD Berau Soroti Anak Berjualan di Jalan, Tekankan Pentingnya Pengawasan Orang Tua

    DPRD Berau Soroti Anak Berjualan di Jalan, Tekankan Pentingnya Pengawasan Orang Tua

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau menjadi perhatian Wakil Ketua II DPRD Berau, H. Sumadi, SE. Ia menilai aktivitas tersebut tidak menjadi persoalan selama anak tetap berada dalam pengawasan orang tua atau wali, Senin (09/03/2026). Menurut Sumadi, sebagian anak yang berjualan diketahui masih berstatus pelajar. Jika kegiatan tersebut bertujuan […]

  • Batas Berau-Kutai Timur Belum Disepakati, Dibawa ke Kemendagri

    Batas Berau-Kutai Timur Belum Disepakati, Dibawa ke Kemendagri

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Pemkab Berau dan Pemkab Kutai Timur belum menyepakati batas wilayah. Hasil pertemuan akan ditindaklanjuti Kementerian Dalam Negeri.

  • Turap Hingga Jembatan, Bukti Komitmen Pemerataan Pembangunan Hingga ke Kampung  

    Turap Hingga Jembatan, Bukti Komitmen Pemerataan Pembangunan Hingga ke Kampung  

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 716
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerataan pembangunan hingga ke perkampungan menjadi salah satu fokus yang juga menjadi instruksi dari pemerintah pusat. Di Kabupaten Berau, hal ini pun menjadi salah satu prioritas. Selama menjabat sebagai kepala daerah sejak 2019 lalu, Sri Juniarsih pun berupaya melakukan pemerataan pembangunan hingga ke kampung-kampung. Terbukti beberapa infrastruktur di perkampungan pun telah selesai bahkan […]

  • Meski Laris, Mie Gacoan Berau Belum Sumbang Pajak Daerah

    Meski Laris, Mie Gacoan Berau Belum Sumbang Pajak Daerah

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.065
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meski telah beroperasi beberapa bulan dan menjadi salah satu tempat kuliner favorit warga Kabupaten Berau, rumah makan Mie Gacoan diketahui belum menyetorkan pajak daerah, termasuk pajak parkir. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie, membenarkan bahwa hingga kini belum ada setoran pajak dari franchise nasional tersebut. Namun, pihak Mie Gacoan disebut […]

  • Langgar Ketentuan, Sejumlah Bahan Pokok Dijual di Atas HET

    Langgar Ketentuan, Sejumlah Bahan Pokok Dijual di Atas HET

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 828
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Tim terpadu Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur bersama Diskoperindag Berau, melakukan sidak harga dan pasokan sembako jelang hari besar keagamaan nasional (HBKN). Pengawasan ini berlangsung dari 28 November hingga 1 Desember 2024, yang dipimpin Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) DPPKUKM Kaltim, Syahrani. Hingga […]

expand_less