Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 479
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Aroma durian menyambut setiap pengunjung yang memasuki Desa Antutan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara sore Jumat (23/1/26).

Desa yang berjarak sekitar 45 menit perjalanan darat dari Ibu Kota Provinsi Kaltara itu mendadak ramai saat Festival Durian digelar, menjadi magnet bagi warga dari berbagai penjuru Bulungan.

Sepanjang tepian desa, durian dari beragam jenis dan ukuran berjajar rapi. Ribuan warga memadati lokasi festival yang dikenal sebagai salah satu sentra durian alami di wilayah hulu Sungai Kayan.

Belasan pedagang turut meramaikan suasana, sementara Pemerintah Desa Antutan menyediakan sekitar 800 buah durian gratis sebagai bentuk rasa syukur atas hasil alam yang melimpah.

Herman, salah satu warga Desa Antutan, mengaku antusias dengan adanya festival tersebut. Menurutnya, durian yang disajikan tidak hanya berasal dari desa setempat, tetapi juga dari wilayah hulu Sungai Kayan lainnya.

“Selain durian dari desa kita (Antutan) ada juga durian dari desa-desa di hulu. Ya dengan adanya festival seperti ini, saya senang. Harapannya bisa diadakan setiap tahun supaya semakin banyak warga datang berwisata menikmati durian lokal,” ujarnya.

Kepala Desa Antutan, Aminuddin AK, menjelaskan, bahwa festival durian digelar sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mempromosikan potensi pertanian dan wisata desa hutan.

“Festival ini selaras dengan program pembangunan yang digaungkan Bupati Bulungan. Selain mendukung penguatan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi wisata dan peningkatan kunjungan ke desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, durian yang dibagikan kepada masyarakat merupakan durian lokal hutan, termasuk yang berasal dari kawasan Lanskap Kayan. Ke depan, Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus “memoles” potensi yang sudah ada agar lebih tertata dan berkelanjutan.

“Harapan kami, festival ini bisa terus berlanjut dan jumlah durian gratisnya bisa ditingkatkan. Tujuan akhirnya, menjadikan Desa Antutan sebagai desa agrowisata,” tambah Aminuddin.

Sementara itu, Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan apresiasi kepada para petani dan pekebun durian di Desa Antutan. Ia menyebutkan bahwa musim durian saat ini tidak hanya terjadi di Antutan, tetapi hampir di seluruh desa di hulu Sungai Kayan.

“Festival hari ini menunjukkan besarnya potensi durian alam di Desa Antutan. Sekitar 800 buah durian disuguhkan kepada masyarakat yang hadir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syarwani menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan Desa Antutan. Pada APBD Bulungan Tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp5,2 miliar melalui berbagai perangkat daerah.

Dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan produktif, seperti pembangunan jalan usaha tani, pengembangan kawasan pangan, penyediaan layanan air bersih (SPAM), hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pelaku UMKM.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan komoditas unggulan lainnya seperti cokelat, termasuk peluang pengolahan hasil pertanian agar memiliki nilai tambah.

Bahkan, Desa Antutan diproyeksikan masuk dalam program cetak sawah dan optimalisasi lahan pertanian guna menjamin keberlanjutan pangan.

Menurut Bupati, festival buah seperti ini memiliki prospek besar sebagai agenda wisata, meski tetap menyesuaikan siklus alam.

“Minimal, festival ini membuktikan bahwa Desa Antutan memiliki potensi buah-buahan yang luar biasa, terutama durian alam yang merupakan warisan leluhur. Ini bisa menjadi wisata buah yang membanggakan bagi masyarakat Bulungan,” pungkasnya. (Lia)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi tuyul (Tribunnews/ist)

    Rupanya Ini Alasan Tuyul Tak Bisa Bobol Brankas Bank

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 790
    • 0Komentar

    Beraunews.id — Tuyul adalah salah satu makhluk supranatural yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Mereka dipercaya bisa mencuri uang dan harta benda lainnya dari rumah ke rumah untuk tuan yang memeliharanya. Namun kenapa ‘peliharaan’ yang satu ini tidak mencuri di bank? Ada yang berpendapat sosok tuyul tidak senang dengan benda-benda yang terbuat dari logam, […]

  • Pjs Bupati Berau: Inovasi dan Kolaborasi Antar-OPD Demi Kesejahteraan Masyarakat

    Pjs Bupati Berau: Inovasi dan Kolaborasi Antar-OPD Demi Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, kembali menegaskan pentingnya kerjasama antar instansi dan fokus dalam menjalankan program-program pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Hal ini disampaikan Sufian Agus dalam serangkaian kunjungan ke beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Berau, beberapa waktu lalu. Sufian Agus menekankan kepada dinas-dinas yang menangani program teknis agar […]

  • Penataan DAS Pedalaman & Drainase Dinilai Penting Demi Kota Tangguh dan Siap Menerima Arus Kunjungan

    Penataan DAS Pedalaman & Drainase Dinilai Penting Demi Kota Tangguh dan Siap Menerima Arus Kunjungan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Berau kembali memunculkan genangan di sejumlah kawasan perkotaan. Warga di daerah rawan banjir mengeluhkan kondisi tersebut, dan kini perhatian tertuju pada langkah pemerintah dalam menangani persoalan tahunan ini. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengatakan penanganan banjir tidak boleh lagi bersifat reaktif. Menurutnya, banyak saluran drainase masih […]

  • Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Di awal tahun 2025, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Salah satu komoditas yang paling terdampak adalah cabai, yang harganya melonjak mencapai Rp150.000 hingga Rp200.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada berbagai sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung, yang harganya turut merangkak naik. Arsyad, seorang pedagang sayuran di Pasar […]

  • Pemkab Berau Targetkan Paskibraka Tembus Nasional

    Pemkab Berau Targetkan Paskibraka Tembus Nasional

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai memanaskan mesin pembinaan Paskibraka untuk tahun 2025. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Pemkab resmi menggelar Pembinaan Aktivitas dan Pembekalan Materi Paskibraka Kabupaten Berau Tahun 2025 pada Kamis, 21 Mei. Agenda yang diikuti anggota Paskibraka 2025 dan pengurus Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Berau itu dirancang bukan hanya […]

  • Lanjutkan Perjuangan! Sragam Siap Tuntaskan Program Unggulan untuk Berau

    Lanjutkan Perjuangan! Sragam Siap Tuntaskan Program Unggulan untuk Berau

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kamis (10/10/2024) sore, kantor sekretariat bersama (sekber) paslon nomor 2 Sragam di Jalan Pulau Panjang, digeruduk ratusan masyarakat. Antusias dari mayoritas para kaum hawa ini seolah tak terbendung untuk menghadiri kampanye paslon petahana itu. Meskipun hanya dihadiri calon Wakil Bupati Berau Gamalis, kampanye berlangsung asyik sembari diselingi nyanyian dan lontaran pantun, serta […]

expand_less