Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 1.062
  • print Cetak

Samarinda — PT Indo Pusaka Berau (IPB) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Perusahaan energi yang mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati ini meraih penghargaan PROPER dengan predikat Biru dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah seremoni resmi di Samarinda, Senin, 23 Juni 2025. Direktur Utama PT IPB, Aan Wibowo, SH., MH., hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut dari Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh insan IPB. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kepatuhan terhadap regulasi lingkungan,” ujar Aan Wibowo dalam sambutannya.

Aan menambahkan bahwa PROPER merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator seperti pengelolaan sumber daya alam, konservasi energi, kepatuhan terhadap regulasi, hingga kontribusi sosial perusahaan terhadap masyarakat.

“Peringkat Biru menandakan bahwa perusahaan telah memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan lingkungan. Ini bukan semata capaian administratif, melainkan bukti nyata bahwa kami berkomitmen pada praktik bisnis yang bertanggung jawab,” kata Aan.

Selain fokus pada kepatuhan lingkungan, IPB juga dinilai aktif dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Program-program CSR IPB disebut mampu menjangkau dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, yang akrab disapa Gubernur Harum, turut memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan PROPER. Ia menegaskan bahwa predikat ini bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Selamat kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil meraih PROPER Emas, Hijau, maupun Biru. Tapi bagi yang mendapat Merah, saya ingatkan: jika tidak ada perbaikan serius dalam pengelolaan lingkungan, maka izin usaha bisa saja dicabut,” ujar Harum dengan nada tegas.

Gubernur Harum menyoroti berbagai tantangan lingkungan yang makin kompleks, seperti perubahan iklim, penurunan kualitas udara dan air, serta ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Ia menekankan bahwa hanya dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, tantangan tersebut dapat dihadapi secara efektif.

“Penghargaan ini harus menjadi pemicu untuk terus melangkah maju. Kita ingin mencetak generasi emas yang hidup di lingkungan sehat. Jadi mari jaga lingkungan kita, bukan hanya untuk hari ini, tapi 20 tahun ke depan,” ucap Harum.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala DLH Kalimantan Timur, Anwar Sanusi, membeberkan hasil penilaian PROPER tahun 2025 yang melibatkan 278 perusahaan. Hasilnya, 15 perusahaan meraih PROPER Emas, 39 mendapat Hijau, 184 dinyatakan layak menerima Biru, dan 40 sisanya harus puas dengan Merah.

Sebagai informasi, sistem penilaian PROPER KLHK menggunakan lima warna indikator. Warna Emas dan Hijau diberikan kepada perusahaan yang melampaui standar kepatuhan dan melakukan inovasi dalam pengelolaan lingkungan. Biru untuk perusahaan yang telah mematuhi semua peraturan yang berlaku. Sementara Merah dan Hitam diberikan kepada perusahaan yang belum taat atau bahkan berpotensi mencemari lingkungan.

Dengan capaian ini, PT Indo Pusaka Berau memperkuat posisinya sebagai entitas usaha yang tidak hanya fokus pada aspek operasional, namun juga menjunjung tinggi keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Sebuah langkah nyata dalam menjawab tantangan industri energi yang makin dituntut ramah lingkungan. (*/lit)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Desak Pemkab Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Kampung

    DPRD Berau Desak Pemkab Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Kampung

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Berau, Subroto, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau segera menyelesaikan persoalan tapal batas antar kampung yang hingga kini belum tuntas. Ia memperingatkan bahwa konflik batas wilayah bukan sekadar isu administratif, melainkan potensi gesekan sosial yang nyata. “Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut dan akhirnya menimbulkan gesekan di masyarakat,” ujar Subroto dalam […]

  • Dinas Pangan: Produksi Beras Berau Belum Mampu Kejar Kebutuhan Warga

    Dinas Pangan: Produksi Beras Berau Belum Mampu Kejar Kebutuhan Warga

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BERAU – Kabupaten Berau masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan kemandirian pangan. Dari 12 komoditas pangan utama yang menjadi kebutuhan masyarakat, hanya jagung pipilan kering yang saat ini mampu dipenuhi dari produksi lokal. Sementara 11 komoditas lainnya masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Data Dinas Pangan Kabupaten Berau menunjukkan kebutuhan pangan masyarakat terus meningkat, terutama […]

  • Rp 371 Juta Cair Pekan Ini, Dana Parpol Tahap Kedua Disalurkan

    Rp 371 Juta Cair Pekan Ini, Dana Parpol Tahap Kedua Disalurkan

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 655
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dana bantuan keuangan partai politik (Parpol) untuk Kabupaten Berau telah diterima oleh Kesbangpol dan disalurkan untuk 10 parpol. Untuk bantuan tahap pertama telah diterima semua parpol pada pertengahan Agustus 2024. Sedangkan untuk tahap kedua akan dicairkan minggu ini. Dihubungi Kamis (12/9/2024) siang, Kepala Kesbangpol Berau, Salim menjelaskan jika bantuan dana parpol itu […]

  • Dua Calon Ketua DPRD Berau Segera Diusulkan, NasDem Masih Menunggu

    Komisi III DPRD Berau Tegas Tolak Pengalihan Tugas Polri dalam Penegakan Hukum

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 966
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Liliansyah, menegaskan penolakannya terhadap wacana pengalihan tugas penyelidikan dan penyidikan yang selama ini dijalankan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dalam keterangannya, Liliansyah menyatakan bahwa Polri memiliki kompetensi dan keahlian yang sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas tersebut. Menurut Liliansyah, Polri telah terbukti profesional dalam menjalankan fungsi penyelidikan […]

  • Pondasi Retak, Jembatan Bujangga Terancam: Dishub Berau Akui Tak Berwenang Pasang Portal

    Pondasi Retak, Jembatan Bujangga Terancam: Dishub Berau Akui Tak Berwenang Pasang Portal

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 730
    • 0Komentar

    BERAU – Keretakan pada bagian pondasi Jembatan Bujangga, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memicu keresahan warga. Jembatan yang menjadi jalur vital dengan intensitas lalu lintas tinggi itu kerap dilintasi kendaraan bertonase besar, terutama pada malam hari, sehingga dikhawatirkan memperparah kerusakan struktur. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Berau menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pembatasan kendaraan […]

  • Disdik Berau Pastikan Gaji Guru Honorer Tuntas Mei 2025: "InsyaAllah Aman"

    Disdik Berau Pastikan Gaji Guru Honorer Tuntas Mei 2025: “InsyaAllah Aman”

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 988
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penantian panjang para guru honorer di Kabupaten Berau akhirnya terjawab. Beberapa dari tenaga pendidik ini telah mendapatkan haknya yakni gaji yang selama ini ditunggu-tunggu. “Sudah ada beberapa yang gajian, dan ada yang masih sedang proses pergeseran untuk proses penggajian. Jadi sekolah yang sudah melakukan pergeseran sudah bisa memberikan gajinya,” terang Kepala Dinas […]

expand_less