Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 424
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Aroma durian menyambut setiap pengunjung yang memasuki Desa Antutan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara sore Jumat (23/1/26).

Desa yang berjarak sekitar 45 menit perjalanan darat dari Ibu Kota Provinsi Kaltara itu mendadak ramai saat Festival Durian digelar, menjadi magnet bagi warga dari berbagai penjuru Bulungan.

Sepanjang tepian desa, durian dari beragam jenis dan ukuran berjajar rapi. Ribuan warga memadati lokasi festival yang dikenal sebagai salah satu sentra durian alami di wilayah hulu Sungai Kayan.

Belasan pedagang turut meramaikan suasana, sementara Pemerintah Desa Antutan menyediakan sekitar 800 buah durian gratis sebagai bentuk rasa syukur atas hasil alam yang melimpah.

Herman, salah satu warga Desa Antutan, mengaku antusias dengan adanya festival tersebut. Menurutnya, durian yang disajikan tidak hanya berasal dari desa setempat, tetapi juga dari wilayah hulu Sungai Kayan lainnya.

“Selain durian dari desa kita (Antutan) ada juga durian dari desa-desa di hulu. Ya dengan adanya festival seperti ini, saya senang. Harapannya bisa diadakan setiap tahun supaya semakin banyak warga datang berwisata menikmati durian lokal,” ujarnya.

Kepala Desa Antutan, Aminuddin AK, menjelaskan, bahwa festival durian digelar sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mempromosikan potensi pertanian dan wisata desa hutan.

“Festival ini selaras dengan program pembangunan yang digaungkan Bupati Bulungan. Selain mendukung penguatan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi wisata dan peningkatan kunjungan ke desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, durian yang dibagikan kepada masyarakat merupakan durian lokal hutan, termasuk yang berasal dari kawasan Lanskap Kayan. Ke depan, Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus “memoles” potensi yang sudah ada agar lebih tertata dan berkelanjutan.

“Harapan kami, festival ini bisa terus berlanjut dan jumlah durian gratisnya bisa ditingkatkan. Tujuan akhirnya, menjadikan Desa Antutan sebagai desa agrowisata,” tambah Aminuddin.

Sementara itu, Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan apresiasi kepada para petani dan pekebun durian di Desa Antutan. Ia menyebutkan bahwa musim durian saat ini tidak hanya terjadi di Antutan, tetapi hampir di seluruh desa di hulu Sungai Kayan.

“Festival hari ini menunjukkan besarnya potensi durian alam di Desa Antutan. Sekitar 800 buah durian disuguhkan kepada masyarakat yang hadir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syarwani menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan Desa Antutan. Pada APBD Bulungan Tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp5,2 miliar melalui berbagai perangkat daerah.

Dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan produktif, seperti pembangunan jalan usaha tani, pengembangan kawasan pangan, penyediaan layanan air bersih (SPAM), hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pelaku UMKM.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan komoditas unggulan lainnya seperti cokelat, termasuk peluang pengolahan hasil pertanian agar memiliki nilai tambah.

Bahkan, Desa Antutan diproyeksikan masuk dalam program cetak sawah dan optimalisasi lahan pertanian guna menjamin keberlanjutan pangan.

Menurut Bupati, festival buah seperti ini memiliki prospek besar sebagai agenda wisata, meski tetap menyesuaikan siklus alam.

“Minimal, festival ini membuktikan bahwa Desa Antutan memiliki potensi buah-buahan yang luar biasa, terutama durian alam yang merupakan warisan leluhur. Ini bisa menjadi wisata buah yang membanggakan bagi masyarakat Bulungan,” pungkasnya. (Lia)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 923
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Petani kelapa sawit di Kabupaten Berau tidak termasuk dalam daftar penerima pupuk bersubsidi. Hal itu berlaku sejak Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Tahun 2022 diterapkan, yaitu pemerintah hanya memberikan subsidi pupuk untuk sembilan komoditas. Dari yang sebelumnya mencakup 70 komoditas, kini hanya tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, serta beberapa komoditas hortikultura dan […]

  • Lion Air Group Buka Rute Baru ke Pulau Maratua, Tarik Wisatawan dengan Tarif Terjangkau!

    Lion Air Group Buka Rute Baru ke Pulau Maratua, Tarik Wisatawan dengan Tarif Terjangkau!

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 804
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Setelah mengumumkan jadwal penerbangan rute Berau-Yogyakarta, Kepala Kantor BLU UPBU Kalimarau, Ferdinan Nurdin kembali mengumumkan penerbangan rute Bandara Kalimarau-Pulau Maratua. Ia menyebut penerbangan tersebut akan dimulai pada 1 Agustus hingga 26 Oktober 2024 dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 Wings Air, Lion Air Group. “Ada angin segar, mulai Agustus mendatang penerbangan dengan […]

  • Tak Bisa Sembarangan Mengajar, Disdik Berau Tegaskan Guru Harus S1 Sesuai Bidang

    Tak Bisa Sembarangan Mengajar, Disdik Berau Tegaskan Guru Harus S1 Sesuai Bidang

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menegaskan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik sebagai upaya menjamin mutu lulusan di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama. Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Berau Elly Kesuma mengatakan, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kompetensi guru yang mengajar di ruang kelas. Menurut dia, setiap guru di jenjang SD maupun SMP […]

  • Dinosaurus 'Hidup Kembali' di Lapas Nunukan!

    Dinosaurus ‘Hidup Kembali’ di Lapas Nunukan!

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Nunukan — Dua telur raksasa yang mengejutkan banyak orang ditemukan menetas di Lapas Nunukan, tepatnya di tanah lapang kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Namun, jangan khawatir, telur-telur yang jumlahnya sebanyak 4 butir dan 2 telah menetas dan mengeluarkan 2 ekor anak dinosaurus tersebut hanyalah patung replika yang dibuat pihak Lapas Nunukan. Inovasi tak […]

  • DPRD Dorong Pelatihan Tour Guide Sebagai Investasi Pariwisata: SDM Unggul, Wisata Berau Semakin Kompetitif

    DPRD Dorong Pelatihan Tour Guide Sebagai Investasi Pariwisata: SDM Unggul, Wisata Berau Semakin Kompetitif

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Laut biru Derawan memikat mata, Labuan Cermin membuat wisatawan betah memotret, dan Maratua sudah lama jadi ikon eksotis Berau. Namun Ketua Komisi II DPRD Berau Sutami mengingatkan satu hal penting: keindahan hanyalah pintu masuk — yang menjaga wisatawan tetap tinggal dan ingin kembali adalah cerita, informasi, serta pelayanan manusia di lapangan. Dan […]

  • Pria di Perumahan Sawit Capuak Talisayan Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya

    Pria di Perumahan Sawit Capuak Talisayan Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.800
    • 0Komentar

    Berau – Peristiwa tragis terjadi di sebuah Perumahan perusahaan sawit RT 005 Kampung Capuak Kecamatan Talisayan, pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 13.30 Wita. Seorang pria berinisial GKD (33) ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di pintu tengah ruang tamu rumahnya. Kapolsek Talisayan, AKP Rachmat Wiwid Dianto menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh mertua korban […]

expand_less