Perbaikan Tersandera Status Aset
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 30
- print Cetak

BERAU – Kawasan tracking mangrove di Teluk Semanting ditutup sementara akibat kerusakan yang dinilai cukup parah dan berpotensi membahayakan pengunjung. Hingga kini, upaya perbaikan belum dapat dilakukan karena terkendala status aset serta keterbatasan anggaran daerah.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Hj. Samsiah, mengatakan penutupan dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan. Kondisi jalur tracking yang rusak berat membuat kawasan tersebut tidak layak digunakan untuk sementara waktu.
“Tracking yang ada di sana kondisinya rusak berat. Dikhawatirkan jika tetap dibuka akan membahayakan pengunjung, sehingga sementara ditutup sampai waktu yang belum bisa dipastikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan jalur tracking sebelumnya dilakukan oleh organisasi non-pemerintah (NGO), bukan oleh pemerintah daerah. Hal ini menjadi kendala utama karena belum adanya serah terima aset secara resmi kepada pemerintah.
Sementara itu, Staf Teknis dan Pengawasan Kepariwisataan Disbudpar Berau, Andi Nursyamsi, menyebut pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memastikan kondisi kerusakan tersebut.
Namun, menurutnya, perbaikan belum dapat dilakukan karena masih menunggu kejelasan administrasi berupa serah terima aset dari pihak NGO kepada pemerintah kampung atau pemerintah daerah.
“Kalau belum ada serah terima, kami tidak bisa langsung mengeksekusi. Itu yang menjadi kendala utama selain keterbatasan anggaran daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejak tahun lalu Disbudpar tetap mengusulkan anggaran perbaikan meskipun proses administrasi belum rampung. Namun, kondisi keuangan daerah yang terbatas membuat usulan tersebut belum dapat direalisasikan.
Perhatian terhadap kawasan tersebut, kata dia, sebenarnya sudah dilakukan sejak 2022, salah satunya melalui pembangunan sarana ibadah untuk menunjang kebutuhan wisatawan tanpa mengganggu struktur tracking yang ada.
Ke depan, Disbudpar berharap pemerintah Kampung Teluk Semanting dapat segera menuntaskan proses serah terima aset. Dengan selesainya administrasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat segera melakukan perbaikan dan pengelolaan kawasan secara optimal. (tnr)
- Penulis: admin
