Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Dana Desa Tertahan di Puluhan Kampung Berau, Banyak Perangkat Disebut Belum Bisa Komputer

Dana Desa Tertahan di Puluhan Kampung Berau, Banyak Perangkat Disebut Belum Bisa Komputer

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 352
  • print Cetak

BERAU – Penyaluran Dana Desa tahap pertama di Kabupaten Berau masih terkendala di sejumlah kampung. Hingga awal Mei 2026, masih terdapat 44 kampung yang belum dapat mencairkan dana lantaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) belum ditetapkan.

Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Agus Salim, mengatakan dari total 100 kampung di Berau, baru 50 kampung yang telah melakukan penyaluran tahap pertama. Sementara enam kampung lainnya masih menjalani proses verifikasi di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD).

“Sisanya ada 44 kampung yang masih berproses di tingkat kampung masing-masing. Kendala terbesarnya adalah penetapan APBK yang belum tuntas. Jika APBK belum ditetapkan, maka dana dari APBN (Dana Desa) maupun APBD (Alokasi Dana Kampung) belum bisa disalurkan,” ujar Agus Salim kepada awak media, Selasa, 5 Mei 2026.

Menurut dia, lambatnya penetapan APBK dipengaruhi keterbatasan sumber daya manusia di tingkat perangkat kampung. Persoalan tersebut banyak ditemukan di wilayah hulu, termasuk Kecamatan Kelai.

Dari hasil monitoring DPMK di lima kampung di Kecamatan Kelai, ditemukan masih banyak perangkat kampung hingga anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) yang belum mampu mengoperasikan komputer.

“Bayangkan, ada perangkat yang jumlahnya 5 sampai 7 orang, tapi tidak ada satu pun yang bisa komputer. Ini menjadi hambatan besar dalam penginputan data perencanaan dan penyusunan administrasi APBK,” jelasnya.

Selain kemampuan teknis, rendahnya minat generasi muda berpendidikan untuk bergabung sebagai perangkat kampung turut menjadi persoalan.

“Ada yang sarjana, tapi tidak tertarik bergabung menjadi perangkat. Akhirnya, kepala kampung terpaksa menggunakan ‘admin bayangan’ dari luar untuk membantu, meski secara administratif mereka bukan bagian dari perangkat kampung,” tambah Agus.

Di sisi lain, DPMK juga menyoroti penurunan signifikan Alokasi Dana Kampung (ADK) tahun ini. Jika pada tahun lalu anggaran mencapai Rp320 miliar, tahun ini jumlahnya turun menjadi sekitar Rp145 miliar.

Menurut Agus, penurunan tersebut dipengaruhi kebijakan efisiensi nasional dan tertahannya sebagian Dana Alokasi Umum (DAU) oleh pemerintah pusat yang berdampak pada transfer keuangan daerah.

Sebagai langkah jangka pendek, DPMK Berau mendorong peningkatan kemampuan aparatur kampung melalui pelatihan komputer dasar yang dibiayai menggunakan dana kampung.

“Kami sudah menawarkan solusi agar mereka ikut kursus, terutama untuk pengoperasian dasar seperti Microsoft Word dan Excel. Kami berencana memfasilitasi pertemuan dengan penyedia jasa kursus agar mereka bisa datang langsung ke kampung-kampung untuk melatih perangkat di sana,” pungkasnya.

Keterlambatan penetapan APBK tersebut tidak hanya berdampak pada pembangunan kampung, tetapi juga memengaruhi pembayaran gaji dan tunjangan perangkat kampung yang bergantung pada pengesahan anggaran. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Sajian Rumah ke Etalase Wisata: Kuliner Berau Maju Satu Langkah

    Dari Sajian Rumah ke Etalase Wisata: Kuliner Berau Maju Satu Langkah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor ekonomi kreatif daerah, sekaligus menjadikan kuliner tradisional sebagai ikon budaya yang mampu menarik wisatawan. Melalui sentuhan inovasi, hidangan warisan leluhur tak lagi sekadar menu rumahan, tetapi berpotensi menjadi daya tarik wisata yang merepresentasikan karakter Berau. Bupati Berau, Sri […]

  • Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

    Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK menerbitkan regulasi baru perihal perlindungan terhadap pejuang lingkungan. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 10 Tahun 2024. Peraturan ini telah ditandatangani oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada 30 Agustus 2024. Regulasi yang melindungi pejuang lingkungan ini telah resmi diundangkan pada 4 September 2024. Dalam poin pertimbangannya, KLHK menyebut […]

  • Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Puspaga dan PPA Berau Diminta Lebih Dekat ke Warga Usai Tragedi Segah TANJUNG REDEB – Tragedi kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Julius tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih dalam kandungan di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah. Peristiwa ini memicu seruan keras dari pemerintah daerah agar […]

  • Dewan Pers Godok Dana Jurnalisme, SMSI Tekankan Independensi Pengelolaan

    Dewan Pers Godok Dana Jurnalisme, SMSI Tekankan Independensi Pengelolaan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Pers menggelar uji publik Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme sebagai upaya memperkuat ekosistem pers nasional yang merdeka dan berkelanjutan. Dalam forum tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menekankan pentingnya pengelolaan dana dilakukan oleh lembaga independen. Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengatakan penyusunan rancangan peraturan itu telah dimulai sejak 25 Juli […]

  • Tatap Muka Bersama Warga Maratua, Madri Terima Sejumlah Keluhan

    Tatap Muka Bersama Warga Maratua, Madri Terima Sejumlah Keluhan

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua – Ketua DPRD Berau, Madri Pani menggelar komunikasi dan tatap muka bersama dengan masyarakat di empat kampung, Kecamatan Pulau Maratua. Kegiatan itu merupakan bagian dari perjalanannya sebagai wakil rakyat untuk mendengarkan suara-suara masyarakat, baik persoalan infrastruktur mendasar hingga terkait pariwisata di pulau terluar itu. Kunjungan itu dilaksanakan sejak Kamis (11/7/2024) hingga Jumat (12/7/2024), […]

  • Agen Naikkan Harga Saat Ramadan, Penjual Telur Lokal Pilih Tak Ikut Naik

    Agen Naikkan Harga Saat Ramadan, Penjual Telur Lokal Pilih Tak Ikut Naik

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 639
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Saat Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan, termasuk telur. Namun, salah satu penjual telur lokal di Berau, Wati, mengaku memilih tidak menaikkan harga jual meski agen tempat ia mengambil stok telah menaikkan harga. Wati mengatakan, kenaikan memang terjadi dari pihak agen. Meski begitu, ia tetap mempertahankan harga agar pelanggan tidak […]

expand_less