Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » 123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 657
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Upaya pemerataan listrik di Kalimantan Utara kembali diuji oleh kerasnya kondisi geografis. Hingga awal 2026, sebanyak 123 desa di provinsi termuda Indonesia ini masih belum menikmati aliran listrik, sebagian besar berada di wilayah terpencil dan terisolasi.

Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kini memulai langkah konkret dengan melakukan survei lapangan ke 10 desa di Kabupaten Nunukan dan Malinau yang sama sekali belum terjangkau layanan listrik PT PLN.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Utara, Yosua Hutabarat, mengatakan survei dilakukan langsung oleh tim Kementerian ESDM bersama Dinas ESDM Kaltara untuk memetakan kebutuhan dan menentukan skema penyediaan listrik yang paling memungkinkan.

“Sepuluh desa ini belum pernah mendapatkan pelayanan listrik PLN sama sekali. Tim pusat dan daerah sudah turun langsung ke lapangan,” ujar Yosua di Tanjung Selor, Selasa, 3 Februari 2026.

Desa-desa yang telah disurvei itu meliputi Desa Panas, Lumbis Pansiangan, Plaju, Desa Tepian, dan Pa’ Padi di wilayah Krayan, Tang Paye di Krayan Tengah, Long Leju di Pujungan, serta Long Simau, Long Berang di Mentarang, dan Long Lake di Kabupaten Malinau.

Menurut Yosua, absennya listrik PLN di desa-desa tersebut bukan disebabkan kelalaian administratif, melainkan hambatan geografis ekstrem. Sebagian wilayah terisolasi oleh hutan lebat, sungai besar, dan tidak memiliki akses jalan darat yang layak.

“Jaringan listrik tidak mungkin ditarik dari Tanjung Selor, Tarakan, atau Malinau. Secara teknis dan biaya, itu tidak rasional karena desa-desa ini benar-benar terisolasi,” katanya.

Kondisi tersebut membuat perluasan jaringan PLN menjadi opsi yang nyaris mustahil. Pemerintah pun mulai menggeser pendekatan dengan menyiapkan pembangunan pembangkit listrik skala kecil yang dibangun langsung di desa.

“Solusinya adalah pembangkit setempat. Listriknya bersifat isolated, berdiri sendiri di lokasi desa,” ujar Yosua.

Ia mengakui, persoalan elektrifikasi desa di Kalimantan Utara bukan masalah kecil. Dari total ratusan desa yang ada, lebih dari seratus desa masih hidup tanpa listrik, situasi yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi warga.

Hasil survei 10 desa tersebut kini menjadi dasar pengusulan program lanjutan ke pemerintah pusat. Pemprov Kaltara, kata Yosua, terus menjalin koordinasi dengan Kementerian ESDM, PT PLN, serta DPR RI, terutama Komisi XII yang membidangi energi dan sumber daya mineral.

“Desa-desa yang sudah disurvei ini akan menjadi prioritas. Kita dorong supaya tahun ini sudah bisa mulai terpasang listrik,” ujarnya.

Gubernur Kalimantan Utara juga telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Komisi XII DPR RI dan kementerian terkait guna mempercepat realisasi program elektrifikasi desa. Dukungan anggaran dari pusat menjadi kunci, mengingat biaya pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

“Tanpa sinergi pusat dan daerah, desa-desa ini akan terus tertinggal. Listrik adalah kebutuhan dasar,” kata Yosua.

Bagi masyarakat di pedalaman Krayan, Pujungan, hingga Mentarang, listrik bukan sekadar penerangan. Ia menjadi penanda kehadiran negara di wilayah perbatasan yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    BERAU – Taman Bacaan Masyarakat atau TBM Enggang Jagad menggelar Lokakarya Pengembangan Budaya Baca dan Tulis di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, pada 1–3 September 2026. Sebanyak 150 peserta dari kalangan remaja, pegiat literasi sekolah hingga kader pemberdayaan masyarakat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Pembukaan Lokakarya Pesisir Eka Sapta dihadiri Camat Talisayan Mutmainah, perwakilan […]

  • Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.253
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Di awal tahun 2025, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Salah satu komoditas yang paling terdampak adalah cabai, yang harganya melonjak mencapai Rp150.000 hingga Rp200.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada berbagai sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung, yang harganya turut merangkak naik. Arsyad, seorang pedagang sayuran di Pasar […]

  • Surat Suara Cadangan Ditetapkan: KPU Berau Optimis Tanpa PSU

    Surat Suara Cadangan Ditetapkan: KPU Berau Optimis Tanpa PSU

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Surat suara pilkada 2024 diperkirakan akan sampai ke Berau pada 26 Oktober mendatang. Percetakan sekaligus pengiriman surat suara dilakukan dari Kota Semarang. Dikatakan Ketua KPU Berau, Budi Harianto surat suara yang akan tiba sudah termasuk dengan surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Jumlah DPT kita kan […]

  • Belajar dari Sumatera, DPRD Berau Minta Pemerintah Perkuat Sistem Kesiapsiagaan Bencana

    Belajar dari Sumatera, DPRD Berau Minta Pemerintah Perkuat Sistem Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, meminta Pemerintah Kabupaten Berau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan belajar dari sejumlah kejadian bencana yang terjadi di wilayah Sumatera beberapa waktu terakhir. Elita menuturkan bahwa berbagai bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, serta cuaca ekstrem yang melanda beberapa daerah di Sumatera harus menjadi […]

  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pemkab Berau Luncurkan Akses Layanan Darurat 112

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pemkab Berau Luncurkan Akses Layanan Darurat 112

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 795
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Layanan darurat 112 yang diluncurkan pada 2016 kini kembali mendapat perhatian penting di Kabupaten Berau. Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau menggelar evaluasi penggunaan layanan ini bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia di Ruang Sangalaki, Tanjung Redeb, pada Rabu, 4 Desember 2024. Layanan darurat […]

  • Peserta diseminasi inovasi pendidikan dan pembelajaran di SMAS Muhammadiyah Tanjung Redeb

    Empat Mahasiswa Doktor UAD Bahas Pendidikan Digital di Berau

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Empat mahasiswa doktor UAD memaparkan hasil penelitian tentang kepemimpinan sekolah, teknologi, literasi digital, dan pembelajaran berbasis kearifan lokal di Berau.

expand_less