Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Tragis, Seorang Nelayan di Bulungan Meninggal Dunia Saat Memancing

Tragis, Seorang Nelayan di Bulungan Meninggal Dunia Saat Memancing

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 222
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Ismail, seorang nelayan berusia 45 tahun, ditemukan meninggal dunia di perahunya saat mencari ikan di Sungai Tuan, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Diduga, ia tewas akibat tersetrum oleh alat setrum ikan yang digunakannya sendiri.

Kombes Pol Rofikoh, Kapolresta Bulungan, mengonfirmasi insiden tersebut setelah menerima laporan dari nelayan setempat. “Kami mendapatkan informasi pada Senin sekitar pukul 06.32 WITA mengenai penemuan jenazah di atas perahu di Sungai Tuan,” ungkapnya.

Ismail merupakan warga Teluk Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur. Pada saat kejadian, ia sedang mencari ikan bersama anaknya yang berusia 10 tahun. Sang anak pertama kali menyadari ada yang tidak beres sekitar pukul 05.50 WITA, ketika terbangun dan mendapati ayahnya terjatuh di tepi perahu.

Sang anak mengungkapkan bahwa ayahnya kesetrum dan segera meminta bantuan dari nelayan yang berada di sekitar lokasi. Dalam penemuan tersebut, Ismail ditemukan terlentang, dengan kaki tersangkut pada kabel setrum yang terhubung ke aki, sementara kepalanya terendam air. Anak korban berusaha mencabut kabel itu dan membangunkan ayahnya, namun tidak mendapatkan respons.

Dalam keadaan panik, anak tersebut berteriak meminta pertolongan, yang kemudian didengar oleh seorang pemancing bernama Martina Liang (40) beserta rekannya. “Mereka mendekati perahu dan mendengar teriakan minta tolong dari tengah sungai. Anak itu mengatakan bahwa bapaknya kesetrum dan terjatuh,” jelas Rofikoh.

Perahu yang sudah hanyut ke tengah sungai kemudian berhasil ditarik kembali ke tepi oleh warga. Keponakan korban, Saparrudin, tiba di lokasi setelah mendapatkan kabar dari rekannya dan menemukan Ismail sudah tidak bernyawa. “Korban dalam posisi terlentang, kaki tersangkut kabel setrum, dan kepala masuk ke air. Kami kemudian mengangkatnya ke perahu dan membawanya pulang,” ujarnya.

Menurut pihak keluarga, Ismail memiliki riwayat penyakit lambung, dan diduga saat menggunakan alat setrum ikan, ia mengalami serangan mendadak yang membuatnya pingsan dan terjatuh, sehingga tersangkut pada kabel setrum dan tidak dapat bernapas. “Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Barang bukti berupa aki dan kabel setrum juga telah diamankan oleh keluarga,” tambah Rofikoh.

“Kami telah menyusun berita acara penyerahan jenazah serta penolakan autopsi sesuai permintaan keluarga,” tutupnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 749
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau bersama legislatif telah membahas terkait program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran. Untuk menyukseskan program tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 15/2024, pemerintah kabupaten diminta untuk mengalokasikan anggaran semampunya. Dikatakan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Endah Ernany Triariani, program makan […]

  • Lebih dari 60 Perempuan Ikut Gowes Berkebaya, Kartini Dirayakan dengan Gaya Berbeda

    Lebih dari 60 Perempuan Ikut Gowes Berkebaya, Kartini Dirayakan dengan Gaya Berbeda

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    BERAU — Suasana Minggu sore (19/4) di Berau tampak berbeda. Puluhan perempuan terlihat mengayuh sepeda sambil mengenakan kebaya, memadukan semangat olahraga dengan nuansa budaya dalam rangka memperingati Hari Kartini. Kegiatan bertajuk Gowes WACANA (Wanita Cantik Mempesona) ini digelar oleh komunitas Abissia Bike. Selain bersepeda bersama, acara juga diisi dengan sesi berbagi bersama pegiat literasi Berau, […]

  • Siapkan Terobosan Pemasaran Digital UMKM

    Siapkan Terobosan Pemasaran Digital UMKM

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya memperluas daya saing produk lokal agar tidak hanya berputar di pasar kampung. Wakil Bupati Berau Gamalis menegaskan, sudah saatnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kampung berani melangkah ke pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan digitalisasi dan jejaring pemasaran modern. Menurut Gamalis, banyak pelaku […]

  • Tragedi di Laut Talisayan, Nelayan Ditemukan Meninggal dalam Jaring Bagang

    Tragedi di Laut Talisayan, Nelayan Ditemukan Meninggal dalam Jaring Bagang

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Talisayan – Seorang nelayan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Jumat (25/7/2025) pagi sekitar pukul 07.00 wita. Korban IM (34) ini pertama kali ditemukan anggota bagang yang sedang bekerja. Kasi Humas Polres Berau, AKP Ngatijan saat dikonfirmasi tentang hal ini, membenarkan jika ada nelayan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di salah satu bagang […]

  • Terbongkar! Pria 34 Tahun Ditangkap Saat Buka Lahan Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Berau

    Terbongkar! Pria 34 Tahun Ditangkap Saat Buka Lahan Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Berau

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    Berau, Kalimantan Timur – Operasi gabungan yang melibatkan Kejaksaan, Polres Berau, Subdenpom, dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Barat berhasil mengungkap aktivitas pembukaan lahan ilegal di kawasan hutan produksi. Seorang pria berinisial SB (34) ditangkap saat tengah membuka lahan di wilayah Segah, Kabupaten Berau, untuk dijadikan kebun kelapa sawit.   Menurut Kepala UPTD […]

  • Derawan Jadi Proyek Percontohan, Sampah Plastik Disulap Jadi Rupiah

    Derawan Jadi Proyek Percontohan, Sampah Plastik Disulap Jadi Rupiah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menggeser cara pandang terhadap sampah plastik di kawasan wisata. Di Pulau Derawan, limbah yang dulu dianggap sekadar masalah kebersihan kini tengah didorong menjadi sumber ekonomi baru melalui sistem pengelolaan berbasis daur ulang. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa Pulau Derawan telah resmi ditetapkan sebagai salah satu pilot project pengelolaan sampah […]

expand_less