Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Tragis, Seorang Nelayan di Bulungan Meninggal Dunia Saat Memancing

Tragis, Seorang Nelayan di Bulungan Meninggal Dunia Saat Memancing

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 275
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Ismail, seorang nelayan berusia 45 tahun, ditemukan meninggal dunia di perahunya saat mencari ikan di Sungai Tuan, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Diduga, ia tewas akibat tersetrum oleh alat setrum ikan yang digunakannya sendiri.

Kombes Pol Rofikoh, Kapolresta Bulungan, mengonfirmasi insiden tersebut setelah menerima laporan dari nelayan setempat. “Kami mendapatkan informasi pada Senin sekitar pukul 06.32 WITA mengenai penemuan jenazah di atas perahu di Sungai Tuan,” ungkapnya.

Ismail merupakan warga Teluk Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur. Pada saat kejadian, ia sedang mencari ikan bersama anaknya yang berusia 10 tahun. Sang anak pertama kali menyadari ada yang tidak beres sekitar pukul 05.50 WITA, ketika terbangun dan mendapati ayahnya terjatuh di tepi perahu.

Sang anak mengungkapkan bahwa ayahnya kesetrum dan segera meminta bantuan dari nelayan yang berada di sekitar lokasi. Dalam penemuan tersebut, Ismail ditemukan terlentang, dengan kaki tersangkut pada kabel setrum yang terhubung ke aki, sementara kepalanya terendam air. Anak korban berusaha mencabut kabel itu dan membangunkan ayahnya, namun tidak mendapatkan respons.

Dalam keadaan panik, anak tersebut berteriak meminta pertolongan, yang kemudian didengar oleh seorang pemancing bernama Martina Liang (40) beserta rekannya. “Mereka mendekati perahu dan mendengar teriakan minta tolong dari tengah sungai. Anak itu mengatakan bahwa bapaknya kesetrum dan terjatuh,” jelas Rofikoh.

Perahu yang sudah hanyut ke tengah sungai kemudian berhasil ditarik kembali ke tepi oleh warga. Keponakan korban, Saparrudin, tiba di lokasi setelah mendapatkan kabar dari rekannya dan menemukan Ismail sudah tidak bernyawa. “Korban dalam posisi terlentang, kaki tersangkut kabel setrum, dan kepala masuk ke air. Kami kemudian mengangkatnya ke perahu dan membawanya pulang,” ujarnya.

Menurut pihak keluarga, Ismail memiliki riwayat penyakit lambung, dan diduga saat menggunakan alat setrum ikan, ia mengalami serangan mendadak yang membuatnya pingsan dan terjatuh, sehingga tersangkut pada kabel setrum dan tidak dapat bernapas. “Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Barang bukti berupa aki dan kabel setrum juga telah diamankan oleh keluarga,” tambah Rofikoh.

“Kami telah menyusun berita acara penyerahan jenazah serta penolakan autopsi sesuai permintaan keluarga,” tutupnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah gemuruh ombak dan langit tropis yang jernih, Maratua semakin menegaskan dirinya sebagai panggung terbuka bagi kreativitas dan industri wisata. Perpaduan musik dan pariwisata bukan lagi sekadar wacana—di Berau, ia telah menjadi strategi promosi yang hidup, bergerak, dan mampu memikat wisatawan hingga ke pulau-pulau terjauh. Kesuksesan Maratua Jazz dan Maratua Musik […]

  • Nelayan Tak Perlu ke Jakarta, Pemkab Berau Siapkan GREI

    Nelayan Tak Perlu ke Jakarta, Pemkab Berau Siapkan GREI

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 799
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan upaya Pemerintah Kabupaten Berau bersama berbagai pihak untuk mengatasi kendala yang selama ini dihadapi nelayan dalam mengurus surat kapal. Permasalahan administratif tersebut dinilai berdampak pada menurunnya pasokan ikan di sejumlah daerah Berau. “Kurangnya pasokan ikan itu karena banyak kapal pengantar dan kapal penangkap yang belum memiliki surat […]

  • Bidik Sektor Perikanan, Investor Asal Tiongkok Janjikan Teknologi Canggih untuk Berau

    Bidik Sektor Perikanan, Investor Asal Tiongkok Janjikan Teknologi Canggih untuk Berau

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Potensi besar sektor perikanan di Kabupaten Berau kembali menarik perhatian investor asing. Kali ini, investor asal Tiongkok menyatakan minat untuk menanamkan modalnya di wilayah pesisir Berau, dengan membawa teknologi pengolahan hasil laut yang diklaim mampu menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan ikan tangkapan. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, […]

  • Tak Gentar Tekanan Fiskal, Berau Expo 2025 Digelar Demi UMKM Naik Kelas

    Tak Gentar Tekanan Fiskal, Berau Expo 2025 Digelar Demi UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 665
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan tetap akan menggelar Berau Expo pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Kecamatan Tanjung Redeb tahun 2025 ini, meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, Jumat (25/7/2025). Menurut Said, keputusan untuk tetap melaksanakan Berau Expo merupakan bentuk nyata dari komitmen […]

  • Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 659
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Bulungan, dr. Widodo DS, Sp.Jp, angkat bicara terkait kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perawat yang belakangan viral di media sosial. Widodo menegaskan manajemen rumah sakit berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan. “Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana kerja yang aman […]

  • IPKL GOR Pemuda Tanjung Redeb Deklarasi Damai Pasca Pilkada 2024

    IPKL GOR Pemuda Tanjung Redeb Deklarasi Damai Pasca Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.327
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ikatan Pedagang Kaki Lima (IPKL) Berau, khususnya yang tergabung dalam IPKL Lapangan Pemuda Tanjung Redeb, menggelar deklarasi damai pasca Pilkada 2024. Deklarasi ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-10 IPKL, yang berlangsung pada Jumat (20/12/2024) malam. Deklarasi tersebut menyerukan masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, […]

expand_less