Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Berau Dilanda Panas Menyengat: BMKG Prediksi Puncak Kemarau September 2024

Berau Dilanda Panas Menyengat: BMKG Prediksi Puncak Kemarau September 2024

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • visibility 912
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Masyarakat Kabupaten Berau akhir-akhir ini mengeluhkan kondisi cuaca yang terasa panas dan gerah, baik pada siang maupun malam hari. Suhu udara yang terasa panas ini, disebabkan karena adanya pemanasaan permukaan akibat pembentukan awan dan curah hujan yang berkurang.

“Kondisi tersebut terjadi karena wilayah Kabupaten Berau secara umum sudah memasuki musim kemarau sejak awal Juli lalu. Hal ini ditandai dengan nilai curah hujan kurang dari 50 mm pada dua dasarian (per sepuluh harian) berturut-turut pada Juli Dasarian I dan Dasarian II,” terang Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau, Ade Heryadi dihubungi Selasa (10/9/2024).

Dikatakannya, berdasarkan update Dinamika Atmosfer Dasarian III Agustus 2024, puncak musim kemarau di wilayah Kabupaten Berau diprakirakan akan terjadi pada bulan September 2024 ini.

Adapun laporan kondisi cuaca seminggu terakhir di Kabupaten Berau, berdasarkan hasil pengamatan di Stasiun Meteorologi Kalimarau – Berau sebagai berikut:
* Suhu udara rata-rata berkisar 26-29°C
* Suhu udara maksimum mencapai 34.9°C
* Suhu udara minimum berkisar 23-25°C
* Total curah hujan (per 9 Oktober 2024) sebesar 3.3 mm
* Kelembaban udara rata-rata berkisar 82-85%

Dijelaskan Ade, kejadian suhu tertinggi selama periode 30 tahun di Kabupaten Berau terjadi pada Mei 2015 lalu, yang mencapai 37 derajat Celsius. Tentunya potensi itu bisa saja terjadi di tahun ini juga.

Kejadian yang sama pun bisa saja terulang selama beberapa kali bahkan di tahun ini. Karena tutupan awan di langit Berau banyak yang terbuka, sehingga pancaran sinar matahari tidak terhalang tutupan awan dan langsung menembus ke bumi.

“Posisi matahari mempengaruhi sinar yang masuk, panasnya matahari pada musim pancaroba akan membuat Berau merasakan teriknya matahari. Tapi Indonesia tidak termasuk negara yang terkena gelombang panas seperti di daerah Asia lainnya, contohnya Thailand, Myanmar dan Kamboja. Lantaran posisi dan karakteristik negaranya yang berbeda. Bahkan, dari karakteristik suhu udara di Berau belum akan mencapai angka 40 derajat Celsius,” pungkasnya. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada Kamis dini hari (24/7/2025), pukul 03.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya 8 kilometer tenggara Pohuwato. Guncangan yang terjadi dirasakan cukup kuat dan berlangsung selama beberapa detik. Warga yang […]

  • Nama Berau Menggema di Singapore Expo, Model Cilik Sulva Aulia Sabet Juara Umum

    Nama Berau Menggema di Singapore Expo, Model Cilik Sulva Aulia Sabet Juara Umum

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Singapura — Nama Indonesia kembali disebut di panggung internasional. Kali ini datang dari seorang anak berusia delapan tahun asal Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di panggung megah Singapore Expo, Sulva Aulia Ramadhani melangkah ringan namun pasti. Sorot lampu, dewan juri profesional, dan ratusan pasang mata tak sedikit pun membuatnya gentar. Sulva tampil dalam ajang Indonesia’s Modern […]

  • SraGam Siap Lanjutkan BPJS Gratis dan Infrastruktur di Wilayah Pesisir Berau

    SraGam Siap Lanjutkan BPJS Gratis dan Infrastruktur di Wilayah Pesisir Berau

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dalam kampanye di Kecamatan Biatan, Kamis (17/10/2024), pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (SraGam), menegaskan komitmen mereka untuk memajukan sektor perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan. Hal ini disampaikan oleh juru kampanye dari Partai Golkar, Subroto, yang menyoroti perhatian khusus pasangan ini terhadap sektor peternakan, terutama dalam […]

  • Wabup Gamalis Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif Manfaatkan Momentum Akhir Tahun

    Wabup Gamalis Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif Manfaatkan Momentum Akhir Tahun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.985
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengajak pelaku ekonomi kreatif dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar memanfaatkan momentum akhir tahun sebagai peluang untuk meningkatkan penjualan dan promosi produk lokal. Ajakan tersebut disampaikan Gamalis usai menghadiri sebuah kegiatan di Hotel Bumi Segah, Rabu (—). Menurutnya, […]

  • Pemkab Berau Lestarikan Budaya Lewat Lomba Olahraga Tradisional

    Pemkab Berau Lestarikan Budaya Lewat Lomba Olahraga Tradisional

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-71 Kabupaten Berau dan Ke-214 Tanjung Redeb, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar lomba olahraga tradisional tingkat kabupaten. Acara ini berlangsung di Lapangan Sepak Bola Batiwakkal pada Kamis, 19 September 2024. Pertandingan ini diikuti oleh peserta dari berbagai tingkatan, mulai dari junior hingga […]

  • Dinas Pangan: Produksi Beras Berau Belum Mampu Kejar Kebutuhan Warga

    Dinas Pangan: Produksi Beras Berau Belum Mampu Kejar Kebutuhan Warga

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BERAU – Kabupaten Berau masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan kemandirian pangan. Dari 12 komoditas pangan utama yang menjadi kebutuhan masyarakat, hanya jagung pipilan kering yang saat ini mampu dipenuhi dari produksi lokal. Sementara 11 komoditas lainnya masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Data Dinas Pangan Kabupaten Berau menunjukkan kebutuhan pangan masyarakat terus meningkat, terutama […]

expand_less