Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Bupati Sri Juniarsih: Manguati Banua Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aset Wisata

Bupati Sri Juniarsih: Manguati Banua Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aset Wisata

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • visibility 669
  • print Cetak

Sambaliung- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb yang ke-214, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar prosesi adat Manguati Banua di Keraton Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Sabtu (14/9/2024).

Acara ini dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, serta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Para tokoh adat dan masyarakat setempat juga turut hadir dalam prosesi sakral ini.

Kesultanan Sambaliung, yang menjadi tuan rumah acara tersebut, memiliki sejarah panjang sebagai kerajaan yang menjunjung tinggi syariat Islam. Sejak masa pendirinya hingga kini, kerajaan ini dikenal dengan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai agama.

Prosesi Manguati Banua dimulai dengan pembacaan doa tolakbala, yang bertujuan untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Doa tersebut diiringi alunan musik rebana yang membawa suasana penuh kegembiraan.

Setelah doa selesai, acara dilanjutkan dengan tradisi pemotongan “puncak rasul”—sebuah makanan khas Berau yang terbuat dari ketan dan disusun menyerupai tumpeng datar, lengkap dengan telur yang ditancapkan menggunakan lidi di sekelilingnya. Pemotongan simbolis ini dilakukan oleh Sultan Sambaliung, Datu Amir, yang kemudian memberikan potongan pertama kepada Bupati Sri Juniarsih.

Dalam sambutannya, Bupati Sri Juniarsih menekankan pentingnya prosesi adat Manguati Banua sebagai bagian dari pelestarian budaya Berau. Ia juga berharap agar prosesi ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, dengan melibatkan lebih banyak masyarakat untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam perayaan hari jadi Kabupaten Berau.

“Kami berharap ke depannya prosesi adat ini dapat diakses lebih luas oleh masyarakat, sehingga semakin banyak yang bisa merasakan kemeriahan hari jadi Berau,” ujar Sri Juniarsih.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa acara Manguati Banua tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga bagian dari strategi pengembangan pariwisata budaya di Berau. Menurutnya, Pemkab Berau akan terus mendorong OPD terkait untuk mengembangkan potensi pariwisata berbasis budaya lokal.

“Pelestarian adat dan budaya asli Berau seperti Manguati Banua bukan hanya tentang menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata yang unik dan otentik di daerah kita,” kata Sri Juniarsih.

Ia menambahkan, Pemkab Berau berkomitmen untuk terus menjaga dan mengembangkan potensi wisata daerah agar berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami yakin, pariwisata berbasis budaya akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi warga Berau,” tutupnya. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Dorong Pertashop untuk Urai Antrean BBM di SPBU

    Pemkab Berau Dorong Pertashop untuk Urai Antrean BBM di SPBU

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 42
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau dan Pertamina mendorong pembukaan Pertashop untuk mengurai antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU. Langkah itu diharapkan dapat memperluas distribusi bahan bakar minyak hingga kecamatan dan kampung. Penumpukan kendaraan di SPBU selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Kehadiran Pertashop di titik strategis dinilai dapat […]

  • Terbongkar! Pria 34 Tahun Ditangkap Saat Buka Lahan Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Berau

    Terbongkar! Pria 34 Tahun Ditangkap Saat Buka Lahan Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Berau

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    Berau, Kalimantan Timur – Operasi gabungan yang melibatkan Kejaksaan, Polres Berau, Subdenpom, dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Barat berhasil mengungkap aktivitas pembukaan lahan ilegal di kawasan hutan produksi. Seorang pria berinisial SB (34) ditangkap saat tengah membuka lahan di wilayah Segah, Kabupaten Berau, untuk dijadikan kebun kelapa sawit.   Menurut Kepala UPTD […]

  • Proyek Air Bersih Jangan Hanya Kejar Keuntungan 

    Proyek Air Bersih Jangan Hanya Kejar Keuntungan 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Kebutuhan air bersih yang hingga kini belum merata di Kabupaten Berau menjadi sorotan para wakil rakyat. Anggota DPRD Kabupaten Berau Komisi II, Sutami ditemui beberapa waktu lalu menegaskan pentingnya pelayanan publik, khususnya akses air bersih ini. Dirinya menyebut, air bersih ini seharusnya bisa dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat tanpa membebani secara […]

  • Anggaran Jadi Kendala, Pembangunan Sekolah Rakyat Berau Gagal 2026

    Anggaran Jadi Kendala, Pembangunan Sekolah Rakyat Berau Gagal 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

      Tanjung Redeb – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Berau belum dapat direalisasikan pada 2026 akibat belum tuntasnya persiapan lahan. Proyek yang bersumber dari dana pemerintah pusat itu mensyaratkan lahan siap bangun dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, mengatakan kendala utama terletak pada proses pembersihan lahan (land clearing) yang belum selesai karena […]

  • Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    BERAU – Permasalahan drainase di Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur, hingga kini belum juga teratasi. Dari pantauan di lapangan, bahu jalan terlihat dipenuhi genangan air serta tumpukan lumpur yang bercampur dengan rerumputan tinggi. Warga setempat menyebut kondisi ini telah berlangsung kurang lebih lima tahun. Situasi tersebut tidak hanya mengganggu keindahan kawasan, tetapi juga berpotensi […]

  • Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

    Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 978
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi II DPRD Berau, Ratna, mengungkapkan bahwa jumlah tenaga honorer di Kabupaten Berau sangat tinggi meskipun sebagian besar tenaga tersebut hanya memiliki peran non teknis. Menurutnya, banyak tenaga honorer yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berperan dalam pekerjaan seperti administrasi, satpam, cleaning service, dan sejumlah pekerjaan lainnya yang tidak bersifat […]

expand_less