Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 865
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Berau menggelar rapat koordinasi yang dibuka langsung oleh Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, pada Senin (4/11/2024) lalu di Gedung Balai Mufakat. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berbagai stakeholder terkait dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Berau.

Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya memperkuat komitmen untuk memajukan sektor ekonomi kreatif yang sejalan dengan Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah (Ekraf) 2024-2028. Menurutnya, pengembangan sektor ini memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah, khususnya di tengah potensi Kabupaten Berau sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur.

“Ekonomi kreatif adalah sektor yang sangat penting untuk diprioritaskan. Saya harap enam sub sektor yang kami rencanakan untuk dikembangkan dapat memberi dampak positif, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam memperkuat daya tarik pariwisata Berau,” ujarnya.

Enam sub sektor ekonomi kreatif yang dimaksud terdiri dari tiga sub sektor unggulan dan tiga sub sektor potensial. Sub sektor unggulan meliputi wastra dan kriya, kuliner, serta seni pertunjukan. Sementara itu, tiga sub sektor potensial lainnya adalah industri kreatif seperti fotografi, video, film, industri musik, dan aplikasi.

Sufian Agus berharap setiap sub sektor ini dapat dikembangkan secara optimal dengan memanfaatkan potensi alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Berau. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pembinaan dan pendampingan kepada para pengrajin dan pelaku seni lokal.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Majid, turut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif ini. Dalam kesempatan tersebut, Majid mengungkapkan bahwa Kriya dan Wastra Kabupaten Berau memiliki keunikan tersendiri, seperti batik khas Berau yang telah dikenal luas. Selain itu, kesenian lokal yang terus lestari juga menjadi potensi besar dalam meningkatkan daya tarik wisata.

“Kriya dan Wastra kami sangat luar biasa. Batik khas Berau adalah salah satu contoh produk kreatif yang dapat diangkat lebih jauh. Kami akan terus berupaya mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dengan melibatkan sektor ekonomi kreatif sebagai pendorong utama,” pungkas Majid.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sektor ekonomi kreatif dapat tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Berau, serta mendukung pariwisata sebagai sektor unggulan yang berkelanjutan. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenaga Kesehatan Tak Merata, DPRD Berau Minta Evaluasi Penempatan Pegawai

    Tenaga Kesehatan Tak Merata, DPRD Berau Minta Evaluasi Penempatan Pegawai

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BERAU – Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyoroti belum optimalnya pelayanan dasar di Kabupaten Berau, khususnya di sektor kesehatan. Ia menilai, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. “Yang pertama saya ingin sampaikan terkait pelayanan, khususnya tenaga kesehatan. Ini pelayanan dasar yang harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah daerah,” […]

  • LPG Sempat Langka di Berau, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya

    LPG Sempat Langka di Berau, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Berau memastikan ketersediaan LPG di wilayah tersebut dalam kondisi mencukupi. Kelangkaan yang sempat terjadi beberapa hari terakhir disebut akibat keterlambatan distribusi pasokan. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) untuk memastikan kondisi […]

  • Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan program insentif bagi tenaga pendidik di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Berau. Pada 2026, tercatat sebanyak 1.541 guru dan tenaga pendidik di Berau masuk dalam daftar penerima insentif yang disiapkan pemerintah provinsi. Secara keseluruhan, sebanyak 26.975 guru TK, SD, MI, SMP, MTs, serta ustaz dan ustazah pondok pesantren […]

  • Ekonomi Kaltim Tumbuh 4,69 Persen, Industri Pengolahan Jadi Mesin Utama

    Ekonomi Kaltim Tumbuh 4,69 Persen, Industri Pengolahan Jadi Mesin Utama

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Samarinda – Perekonomian Kalimantan Timur pada triwulan II-2025 mencatatkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim melaporkan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp221,77 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat Rp147,96 triliun. Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, mengatakan perekonomian tumbuh 4,69 persen secara tahunan (year-on-year) dibanding periode yang […]

  • Aset Kopdes Jadi Milik Desa, Diskoperindag dan DPMK Berau Siap Tindak Lanjuti

    Aset Kopdes Jadi Milik Desa, Diskoperindag dan DPMK Berau Siap Tindak Lanjuti

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 614
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Seluruh aset Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan akan menjadi milik pemerintah desa setelah proses pembangunannya rampung. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Ia juga menegaskan bahwa sebagian pendapatan Kopdes nantinya juga akan disetorkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Senin, (20/10). Kebijakan […]

  • Perlu Ada Program Pendidikan Khusus untuk WBP

    Perlu Ada Program Pendidikan Khusus untuk WBP

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Frans Lewi, mengatakan pendidikan menjadi salah satu akses yang harus dirasakan secara merata oleh warga negara Indonesia, tak terkecuali bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Kabupaten Berau. Menurutnya, Pemerintah Daerah seharusnya menyediakan program pendidikan khusus bagi mereka. “Kan ada pendidikan seperti Paket A, B, dan C […]

expand_less