Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 940
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Berau menggelar rapat koordinasi yang dibuka langsung oleh Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, pada Senin (4/11/2024) lalu di Gedung Balai Mufakat. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berbagai stakeholder terkait dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Berau.

Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya memperkuat komitmen untuk memajukan sektor ekonomi kreatif yang sejalan dengan Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah (Ekraf) 2024-2028. Menurutnya, pengembangan sektor ini memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah, khususnya di tengah potensi Kabupaten Berau sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur.

“Ekonomi kreatif adalah sektor yang sangat penting untuk diprioritaskan. Saya harap enam sub sektor yang kami rencanakan untuk dikembangkan dapat memberi dampak positif, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam memperkuat daya tarik pariwisata Berau,” ujarnya.

Enam sub sektor ekonomi kreatif yang dimaksud terdiri dari tiga sub sektor unggulan dan tiga sub sektor potensial. Sub sektor unggulan meliputi wastra dan kriya, kuliner, serta seni pertunjukan. Sementara itu, tiga sub sektor potensial lainnya adalah industri kreatif seperti fotografi, video, film, industri musik, dan aplikasi.

Sufian Agus berharap setiap sub sektor ini dapat dikembangkan secara optimal dengan memanfaatkan potensi alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Berau. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pembinaan dan pendampingan kepada para pengrajin dan pelaku seni lokal.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Majid, turut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif ini. Dalam kesempatan tersebut, Majid mengungkapkan bahwa Kriya dan Wastra Kabupaten Berau memiliki keunikan tersendiri, seperti batik khas Berau yang telah dikenal luas. Selain itu, kesenian lokal yang terus lestari juga menjadi potensi besar dalam meningkatkan daya tarik wisata.

“Kriya dan Wastra kami sangat luar biasa. Batik khas Berau adalah salah satu contoh produk kreatif yang dapat diangkat lebih jauh. Kami akan terus berupaya mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dengan melibatkan sektor ekonomi kreatif sebagai pendorong utama,” pungkas Majid.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sektor ekonomi kreatif dapat tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Berau, serta mendukung pariwisata sebagai sektor unggulan yang berkelanjutan. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Pajak Daerah Digital, Senjata Baru Tingkatkan PAD

    Penguatan Pajak Daerah Digital, Senjata Baru Tingkatkan PAD

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat strategi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pajak. Salah satu langkah kunci yang tengah dijalankan adalah penerapan Transaction Monitoring Device (TMD), sistem digital yang memungkinkan pemerintah memantau transaksi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) secara real-time. TMD diterapkan pada sektor dengan perputaran ekonomi tinggi […]

  • Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang warga pengguna BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) mengeluhkan BPJS miliknya yang tidak bisa digunakan. Dikatakannya, BPJS PBI tersebut baru beberapa bulan digunakan, namun saat ini statusnya telah non aktif. “Kok bisa ya, BPJS pemerintah baru beberapa bulan dipakai sudah nonaktif dan tidak bisa dipakai, adakah yang sama begitu? Soalnya bulan lalu […]

  • Hadapi Tantangan Anggaran, Bupati Berau Tekankan Kolaborasi dan Kinerja Tepat Sasaran di RKPD 2027

    Hadapi Tantangan Anggaran, Bupati Berau Tekankan Kolaborasi dan Kinerja Tepat Sasaran di RKPD 2027

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Bupati Berau Sri Juniarsih menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Berau Tahun 2027, Selasa, 7 April 2026. Dalam forum tersebut, Sri menyatakan berbagai masukan dari peserta Musrenbang menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi yang penuh tantangan. “Di […]

  • Waspada Rip Current di Pantai Berau

    Waspada Rip Current di Pantai Berau

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 782
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pulau Derawan yang eksotis, Maratua dengan lagunanya yang menawan, hingga pantai-pantai di Biduk-Biduk—semua menjadi surga bagi wisatawan. Namun, di balik keindahan itu, tersimpan ancaman tersembunyi. Rip current atau arus balik. Fenomena alam ini bisa dengan cepat menyeret perenang ke tengah laut tanpa mereka sadari. Nofian Hidayat, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, […]

  • RSUD Abdul Rivai Angkat Bicara Soal Pasien Tertelan Jarum yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

    RSUD Abdul Rivai Angkat Bicara Soal Pasien Tertelan Jarum yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- RSUD Abdul Rivai buka suara terkait penanganan seorang pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada tanggal 31 Oktober 2024 lalu, sekira pukul 14.30 Wita. Dikatakan Humas RSUD Abdul Rivai, Dani Apriat Maja, pasien yang dirujuk dari Puskesmas Tepian Buah, Kecamatan Segah tersebut dalam keadaan stabil dan terpasang infus, kemudian menjalani pemeriksaan foto rontgen […]

  • Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah derasnya laju digitalisasi, tak banyak anak muda yang bermimpi menjadi petani. Sebagian memilih bekerja di kota, membangun karier di bidang teknologi, atau berkecimpung dalam industri kreatif. Namun di Berau, harapan baru sedang tumbuh—pelan, tapi pasti. Pemerintah lewat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) ingin membuka jalan agar generasi milenial […]

expand_less