Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 882
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Berau menggelar rapat koordinasi yang dibuka langsung oleh Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, pada Senin (4/11/2024) lalu di Gedung Balai Mufakat. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berbagai stakeholder terkait dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Berau.

Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya memperkuat komitmen untuk memajukan sektor ekonomi kreatif yang sejalan dengan Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah (Ekraf) 2024-2028. Menurutnya, pengembangan sektor ini memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah, khususnya di tengah potensi Kabupaten Berau sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur.

“Ekonomi kreatif adalah sektor yang sangat penting untuk diprioritaskan. Saya harap enam sub sektor yang kami rencanakan untuk dikembangkan dapat memberi dampak positif, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam memperkuat daya tarik pariwisata Berau,” ujarnya.

Enam sub sektor ekonomi kreatif yang dimaksud terdiri dari tiga sub sektor unggulan dan tiga sub sektor potensial. Sub sektor unggulan meliputi wastra dan kriya, kuliner, serta seni pertunjukan. Sementara itu, tiga sub sektor potensial lainnya adalah industri kreatif seperti fotografi, video, film, industri musik, dan aplikasi.

Sufian Agus berharap setiap sub sektor ini dapat dikembangkan secara optimal dengan memanfaatkan potensi alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Berau. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pembinaan dan pendampingan kepada para pengrajin dan pelaku seni lokal.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Majid, turut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif ini. Dalam kesempatan tersebut, Majid mengungkapkan bahwa Kriya dan Wastra Kabupaten Berau memiliki keunikan tersendiri, seperti batik khas Berau yang telah dikenal luas. Selain itu, kesenian lokal yang terus lestari juga menjadi potensi besar dalam meningkatkan daya tarik wisata.

“Kriya dan Wastra kami sangat luar biasa. Batik khas Berau adalah salah satu contoh produk kreatif yang dapat diangkat lebih jauh. Kami akan terus berupaya mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dengan melibatkan sektor ekonomi kreatif sebagai pendorong utama,” pungkas Majid.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sektor ekonomi kreatif dapat tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Berau, serta mendukung pariwisata sebagai sektor unggulan yang berkelanjutan. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

    Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BERAU — Kelangkaan dan kenaikan harga LPG non-subsidi mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah menilai kondisi ini berkaitan dengan gangguan distribusi yang dipengaruhi faktor transportasi hingga dinamika global. Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan pasokan LPG non-subsidi di Berau masih bergantung dari pengisian Maluang dan suplai dari luar daerah. Ketergantungan […]

  • Menuju Destinasi Internasional, Maratua Berbenah dari Kantor hingga Pengelolaan Sampah

    Menuju Destinasi Internasional, Maratua Berbenah dari Kantor hingga Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 472
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Maratua, Rabu malam, 11 Februari 2026, tak sekadar menjadi forum rutin tahunan. Di Ruang Rapat Sangalaki, Kantor Bupati Berau, arah pembangunan pulau terluar itu kembali dipertajam: pariwisata harus naik kelas, tapi fondasi dasarnya tak boleh rapuh. Di satu sisi, Maratua telah menjelma menjadi etalase wisata Berau. Di […]

  • Revitalisasi Tepian Teratai Sudah Capai 50 Persen

    Revitalisasi Tepian Teratai Sudah Capai 50 Persen

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Proyek pengerjaan revitalisasi Jalan Pulau Derawan atau Tepian Teratai telah berjalan 50 persen. Dikerjakan sejak 24 Juli 2024 lalu, sebagian lokasi yang telah dikerjakan bahkan sudah dapat dipergunakan PKL untuk kembali berjualan. Dihubungi Senin (4/11/2024) siang, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Revitalisasi Jalan dan Bangunan Pelengkap Kawasan Jalan Pulau Derawan DPUPR Berau, Charles menyebut […]

  • Disnakertrans Berau Siapkan Pelatihan Welder, Soroti Ketidaksesuaian Keterampilan dan Kebutuhan Industri

    Disnakertrans Berau Siapkan Pelatihan Welder, Soroti Ketidaksesuaian Keterampilan dan Kebutuhan Industri

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau menyiapkan program pelatihan kejuruan berbasis sertifikasi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Salah satu yang tengah dipersiapkan adalah pelatihan pengelasan (welder) dengan peserta awal sebanyak 16 orang. Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani, mengatakan pelaksanaan program tersebut masih menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran serta usulan yang dihimpun […]

  • Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 825
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kapal tongkang bermuatan 7.000 ton batu bara yang karam di Muara Mantaritip beberapa waktu lalu, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Pilanjau, khususnya para nelayan yang bergantung pada usaha tambak dan trol. Kapal berkapasitas 300 feet itu diduga milik PT Berau Coal, yang baru saja mengangkut batu bara dari Site Suaran. Dilansir dari […]

  • Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — DI BALIK alunan sape yang lembut dan bernapas dari akar kebudayaan Kalimantan, tersimpan perjalanan seorang anak muda Berau bernama Muhammad Budhi Setiyawan, atau yang lebih dikenal sebagai Whansetiyawan. Lulusan Pengkajian Musik Nusantara Pascasarjana ISI Yogyakarta ini memilih sape bukan karena tren, melainkan karena cinta yang tidak bisa dijelaskan. “Aku cinta aja, tanpa […]

expand_less