Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jelang Imlek, Harga Kebutuhan Pokok Kian Menjerit. Warga Minta Pemkab Tekan Inflasi

Jelang Imlek, Harga Kebutuhan Pokok Kian Menjerit. Warga Minta Pemkab Tekan Inflasi

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
  • visibility 915
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Menjelang perayaan Imlek, sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga yang signifikan di pasaran. Di antaranya, harga ayam potong yang mencapai Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram, cabai tiung yang melambung hingga Rp150.000 hingga Rp180.000 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih yang masing-masing dijual dengan harga sekitar Rp48.000 per kilogram. Selain itu, harga sayuran hijau seperti bayam dan kangkung juga mengalami kenaikan, yakni sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per ikat.

Mardiati, seorang pedagang yang sudah berjualan selama bertahun-tahun di Tanjung Redeb, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sembako ini sudah terjadi sejak akhir tahun 2024. “Kenaikan harga ini disebabkan oleh berkurangnya pasokan dan tingginya permintaan dari konsumen, terutama menjelang tahun baru kemarin, dan sekarang memasuki imlek. Cuaca yang kurang mendukung untuk pertanian juga bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya,” ujarnya, Selasa (14/1/2025).

Ia menambahkan bahwa musim penghujan yang terjadi belakangan ini turut memengaruhi hasil panen petani, yang pada gilirannya mengurangi pasokan barang ke pasar. “Banyak petani yang panennya tidak maksimal, jadi stok barang terbatas. Hal ini membuat harga bahan pokok semakin tinggi,” jelasnya.

Kenaikan harga ini tidak hanya dirasakan oleh pedagang, namun juga oleh para pembeli yang merasa keberatan dengan harga sembako yang terus merangkak naik. Salah satunya adalah Nurita, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Tanjung Redeb.

“Harga sembako semakin mahal, terutama yang paling sering kami beli seperti cabai, ayam, dan bawang. Kami berharap pemerintah segera mencari solusi untuk menstabilkan harga dan menekan inflasi, agar masyarakat tidak semakin terbebani,” ungkapnya.

Kenaikan harga sembako ini menjadi tantangan besar bagi konsumen, terutama menjelang perayaan Imlek yang identik dengan konsumsi bahan pangan dalam jumlah besar. Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah untuk menanggulangi inflasi dan memastikan kebutuhan pokok dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lebaran, Stok Pangan Berau Aman hingga 69 Hari—Warga Tak Perlu Panik!

    Jelang Lebaran, Stok Pangan Berau Aman hingga 69 Hari—Warga Tak Perlu Panik!

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Berau dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemerintah daerah menyebut stok sejumlah komoditas utama masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan. Kepala Dinas Pangan Berau Rakhmadi Pasarakan mengatakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, serta daging ayam dan sapi […]

  • Kemiskinan Kaltim Turun Jadi 5,14 Persen pada Maret 2026

    Kemiskinan Kaltim Turun Jadi 5,14 Persen pada Maret 2026

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Persentase penduduk miskin di Kalimantan Timur atau Kaltim turun menjadi 5,14 persen pada Maret 2026. Angka itu berkurang 0,05 poin persentase dibandingkan September 2025 yang mencapai 5,19 persen. Penurunan juga terjadi jika dibandingkan dengan kondisi pada Maret 2025. Persentase penduduk miskin Kaltim tercatat turun 0,03 poin persentase. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim […]

  • Langkah Strategis Bandara Kalimarau untuk Memperkuat Konektivitas dan Ekonomi Berau

    Langkah Strategis Bandara Kalimarau untuk Memperkuat Konektivitas dan Ekonomi Berau

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Bandara Kalimarau tengah mempersiapkan penerbangan rute baru yang menghubungkan Makassar dan Berau, serta sebaliknya. Langkah ini diambil untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN), dengan harapan dapat menurunkan harga tiket penerbangan, khususnya untuk rute Berau-Makassar, serta memperbaiki kondisi ekonomi daerah. Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin mengungkapkan bahwa […]

  • Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.799
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dugaan kerusakan lingkungan kembali terjadi di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau. Informasi ini beredar luas melalui grup pesan dan media sosial, dengan sejumlah foto yang menunjukkan kondisi laut di RT 03 Kampung Balikukup tampak rusak seperti akibat ledakan bom. Suryadi, perwakilan kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Lestari Balikukup, mengungkapkan bahwa hingga kini masih […]

  • Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Jakarta – Setiap tahun, Bumi mengalami momen ketika jaraknya dari Matahari berada pada titik paling jauh. Fenomena astronomi ini dikenal dengan sebutan “Aphelion.” Pada tahun 2025, Aphelion diperkirakan terjadi pada bulan Juli dan kembali menjadi sorotan banyak orang. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan perubahan cuaca yang terasa lebih dingin atau dampak lain bagi kehidupan di […]

  • Derawan Tak Cukup, Berau Mulai Membidik Ekowisata Pedalaman

    Derawan Tak Cukup, Berau Mulai Membidik Ekowisata Pedalaman

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BERAU– Ketergantungan Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan mulai diarahkan menuju babak baru. Pemerintah daerah menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor yang diharapkan mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat dalam jangka panjang. Arah tersebut masuk dalam pembangunan daerah periode 2025–2029. Namun pekerjaan rumahnya tidak sederhana. Berau tak hanya harus mendatangkan lebih banyak wisatawan, tetapi juga memastikan uang […]

expand_less