Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jelang Imlek, Harga Kebutuhan Pokok Kian Menjerit. Warga Minta Pemkab Tekan Inflasi

Jelang Imlek, Harga Kebutuhan Pokok Kian Menjerit. Warga Minta Pemkab Tekan Inflasi

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
  • visibility 870
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Menjelang perayaan Imlek, sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga yang signifikan di pasaran. Di antaranya, harga ayam potong yang mencapai Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram, cabai tiung yang melambung hingga Rp150.000 hingga Rp180.000 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih yang masing-masing dijual dengan harga sekitar Rp48.000 per kilogram. Selain itu, harga sayuran hijau seperti bayam dan kangkung juga mengalami kenaikan, yakni sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per ikat.

Mardiati, seorang pedagang yang sudah berjualan selama bertahun-tahun di Tanjung Redeb, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sembako ini sudah terjadi sejak akhir tahun 2024. “Kenaikan harga ini disebabkan oleh berkurangnya pasokan dan tingginya permintaan dari konsumen, terutama menjelang tahun baru kemarin, dan sekarang memasuki imlek. Cuaca yang kurang mendukung untuk pertanian juga bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya,” ujarnya, Selasa (14/1/2025).

Ia menambahkan bahwa musim penghujan yang terjadi belakangan ini turut memengaruhi hasil panen petani, yang pada gilirannya mengurangi pasokan barang ke pasar. “Banyak petani yang panennya tidak maksimal, jadi stok barang terbatas. Hal ini membuat harga bahan pokok semakin tinggi,” jelasnya.

Kenaikan harga ini tidak hanya dirasakan oleh pedagang, namun juga oleh para pembeli yang merasa keberatan dengan harga sembako yang terus merangkak naik. Salah satunya adalah Nurita, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Tanjung Redeb.

“Harga sembako semakin mahal, terutama yang paling sering kami beli seperti cabai, ayam, dan bawang. Kami berharap pemerintah segera mencari solusi untuk menstabilkan harga dan menekan inflasi, agar masyarakat tidak semakin terbebani,” ungkapnya.

Kenaikan harga sembako ini menjadi tantangan besar bagi konsumen, terutama menjelang perayaan Imlek yang identik dengan konsumsi bahan pangan dalam jumlah besar. Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah untuk menanggulangi inflasi dan memastikan kebutuhan pokok dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maroko Dapat Uang Hadiah Luar Biasa ke Semifinal Piala Dunia

    Maroko Dapat Uang Hadiah Luar Biasa ke Semifinal Piala Dunia

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Jakarta, CNN Indonesia — Timnas Maroko mendapat hadiah besar setelah untuk kali pertama memastikan lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2022. The Atlas Lions melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan Portugal dengan skor 1-0. Satu-satunya gol dalam laga Sabtu (11/11) malam tersebut dilesakkan Youssef En Nesyri lewat sundulan. FIFA menetapkan, setiap tim yang lolos ke babak […]

  • Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan seluruh desa dan kelurahan telah memiliki Koperasi Merah Putih (KMP). Sebanyak 99 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 10 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) kini resmi terbentuk. Dua kampung, Batu Rajang dan Siduung Indah, sepakat bergabung dalam satu wadah. “Dengan demikian, 100 persen kampung dan kelurahan di Berau […]

  • Perjuangkan Kenaikan Insentif Guru PAUD Sejak Awal Diberi Amanah Jadi Kepala Daerah

    Perjuangkan Kenaikan Insentif Guru PAUD Sejak Awal Diberi Amanah Jadi Kepala Daerah

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 716
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Memiliki background sebagai lulusan pendidikan, Sri Juniarsih paham betul bagaimana para tenaga pendidik menjalankan tugasnya. Sehingga, kesejahteraan pendidik pun menjadi salah satu prioritas yang diperjuangkan. Sejak menjabat pada masa pandemi COVID-19, peningkatan insentif khususnya guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah masuk dalam misi meningkatkan kualitas SDM yang cerdas, sejahtera, dan berbudi luhur. […]

  • Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

    Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 963
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah ketegangan terkait larangan pengangkatan tenaga honorer baru, 197 tenaga honorer yang mengajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tetap melanjutkan tugas mereka. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sektor pendidikan sempat menghadapi kekhawatiran atas kekurangan tenaga pengajar. Namun, hingga […]

  • keren

    Program Baru di Berau: BPJS Ketenagakerjaan Berikan Perlindungan Maksimal bagi Pekerja Rentan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui BPJS Ketenagakerjaan resmi memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di sektor formal maupun informal. Program ini diresmikan oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, dalam acara *Launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan* pada Rabu, 18 September 2024. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menjelaskan bahwa jaminan ini bertujuan […]

  • Putusan MK Perpanjang Masa Jabatan Kepala Daerah, Bupati Berau: Kesempatan Menyelesaikan Janji

    Putusan MK Perpanjang Masa Jabatan Kepala Daerah, Bupati Berau: Kesempatan Menyelesaikan Janji

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 538
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di balik kesibukan pemerintah daerah menjalankan roda pembangunan, kabar dari Mahkamah Konstitusi (MK) datang seperti jeda yang memberi ruang napas. Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 bukan hanya soal tanggal pemilu yang diubah, ia menjadi babak baru dalam perjalanan kepala-kepala daerah di seluruh Indonesia. Putusan ini memisahkan penyelenggaraan Pemilu nasional dan Pemilu daerah. Jika sebelumnya […]

expand_less