Jelang Lebaran, LPG 3 Kg Mulai Langka di Berau, DPRD Minta Pengawasan Diperketat
- account_circle admin
- calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – DPRD Kabupaten Berau menyoroti kelangkaan LPG 3 kilogram yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Wakil Ketua I DPRD Berau Subroto meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan distribusi gas bersubsidi tersebut agar ketersediaannya tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah daerah harus melakukan kontrol lebih ketat terhadap peredaran LPG tiga kilogram. DPRD juga akan ikut mengawasi karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat,” ujar Subroto.
Ia menilai kelangkaan LPG dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari lonjakan konsumsi menjelang hari besar, keterlambatan distribusi, hingga kemungkinan adanya praktik tidak wajar di tingkat penyalur.
“Harus dilihat dulu penyebabnya. Apakah karena kebutuhan meningkat, distribusinya terlambat, atau ada hal lain di lapangan,” katanya.
Subroto juga mengingatkan kelangkaan LPG kerap diikuti kenaikan harga di tingkat pengecer. Kondisi tersebut dinilai memberatkan masyarakat, terutama menjelang hari raya.
“Biasanya menjelang hari besar harga LPG bisa naik. Ada juga kemungkinan oknum yang menahan barang karena permintaan sedang tinggi,” ujarnya.
Ia meminta instansi terkait, khususnya Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan, aktif memantau distribusi LPG mulai dari agen hingga pengecer.
Selain itu, DPRD Berau akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pasokan LPG ke wilayah Berau tetap mencukupi.
“Kita juga akan cek ke Pertamina apakah stoknya cukup dan distribusinya lancar. Kalau tidak ada masalah di sana, berarti perlu dilihat di tingkat distribusi atau pengecer,” katanya.
Subroto menegaskan DPRD tidak akan ragu menindaklanjuti jika ditemukan pelanggaran, termasuk melalui rapat dengar pendapat dengan pihak terkait.
“Kalau ada pelanggaran tentu akan kita tindaklanjuti untuk mencari solusi sekaligus memastikan aturan dijalankan,” ujarnya.
DPRD berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram tetap aman sehingga masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang Idulfitri.(tnr)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar