Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Jelang Pilkada, Berau Serukan Anti-Politik Uang dalam Roadshow

Jelang Pilkada, Berau Serukan Anti-Politik Uang dalam Roadshow

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
  • visibility 598
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Pemerintah Kabupaten Berau menggelar Roadshow Anti Korupsi sebagai bagian dari kampanye edukasi pemberantasan korupsi di seluruh wilayah Indonesia. Acara ini berfokus pada sosialisasi anti-politik uang, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada November 2024 mendatang.

Roadshow ini dimulai dengan pelepasan peserta dari Inspektorat Kabupaten Berau yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Berau, Senin, 28 Oktober 2024. Acara pelepasan tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus.

Dalam sambutannya, Sufian Agus menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak akan berhasil tanpa keterlibatan masyarakat. “Semua pihak harus aktif melaporkan bila menemukan indikasi tindak pidana korupsi. Tanpa partisipasi masyarakat, rasanya semua upaya ini akan sia-sia,” tegas Sufian.

Ia juga menyoroti bahwa perjuangan melawan korupsi perlu dimulai dari lingkup terdekat, seperti keluarga, lingkungan tempat tinggal, dan tempat kerja. Sufian menegaskan bahwa Pemkab Berau mendukung penuh kegiatan Roadshow ini sebagai langkah konkret dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan KPK. “Kami pastikan kegiatan Roadshow ini terlaksana dengan baik. Ini adalah bentuk kerjasama nyata dalam memberantas korupsi, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan KPK, agar program-program anti korupsi bisa berjalan efektif dan efisien,” ujarnya.

Lebih jauh, kegiatan Roadshow Anti Korupsi ini diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah daerah. Dengan komunikasi yang intensif, budaya anti korupsi dan integritas di kalangan masyarakat diharapkan semakin tumbuh, sehingga Berau dapat menjadi wilayah yang bersih dari tindak pidana korupsi dan mengedepankan nilai-nilai transparansi dalam pemerintahan. (mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Antisipasi Kekurangan Guru Jelang Kebijakan Penghapusan Non-ASN di Sekolah Negeri

    Berau Antisipasi Kekurangan Guru Jelang Kebijakan Penghapusan Non-ASN di Sekolah Negeri

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    BERAU – Rencana pelarangan guru non-ASN mengajar di sekolah negeri mulai 2027 menjadi perhatian pemerintah daerah. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memperbesar persoalan kekurangan dan ketimpangan distribusi tenaga pendidik di sejumlah wilayah. Sekretaris Daerah Berau, M Said, mengatakan pemerintah daerah akan mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat. Namun, ia mengakui kebijakan itu membawa tantangan tersendiri bagi […]

  • Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Kelay — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW), terus mengintensifkan kampanye mereka ke berbagai titik di Kabupaten Berau. Setelah menyapa warga di pesisir selatan dan daerah wisata, kali ini giliran masyarakat Kecamatan Kelay yang menjadi tujuan safari politik pasangan ini. Pada Jumat (18/10/2024), Paslon MP-AW […]

  • Belasan Perumahan Diduga Belum Kantongi Izin, Disperkim Berau Minta Pendampingan Kejaksaan

    Belasan Perumahan Diduga Belum Kantongi Izin, Disperkim Berau Minta Pendampingan Kejaksaan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau menyoroti dugaan pembangunan sejumlah perumahan tanpa perizinan yang dikaitkan dengan pengembang Arief Winanda. Persoalan tersebut disebut telah menjadi bagian dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kini mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri Berau. Kepala Disperkim Berau, Mulyadi, mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya dari staf, terdapat […]

  • Kemitraan Pemerintah dan Media Jadi Kunci Keterbukaan Informasi di Berau

    Kemitraan Pemerintah dan Media Jadi Kunci Keterbukaan Informasi di Berau

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemkab Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sosialisasi regulasi komunikasi publik pada Senin (25/8/2025), di Ruang Rapat Sangalaki, Tanjung Redeb. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola informasi dan keterbukaan publik di daerah. Acara tersebut membahas Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 84 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan […]

  • Polisi Ungkap Dugaan Pembakaran Lahan di Birang, Areal Disebut Akan Ditanami Sawit

    Polisi Ungkap Dugaan Pembakaran Lahan di Birang, Areal Disebut Akan Ditanami Sawit

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BERAU – Dugaan pembukaan lahan dengan cara membakar terjadi di kawasan konsesi PT Tanjung Redeb Hutani (TRH), Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. Polisi mengamankan seorang pria berinisial M.A.A. setelah penyelidikan mengarah kepadanya. Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi mengatakan perkara tersebut berawal dari laporan perwakilan PT TRH berinisial E.R. ke Polsek Gunung Tabur […]

  • Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Jakarta — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa kasus Hantavirus yang baru-baru ini menjadi perhatian dunia akibat wabah di kapal pesiar MV Hondius tidak berkaitan dengan situasi di Indonesia. Meski virus ini telah terdeteksi di beberapa wilayah dalam beberapa tahun terakhir, pihak kementerian memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam wabah tersebut. […]

expand_less