Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Perda Batik Lokal, Jalan DPRD Berau Lestarikan Budaya dan Majukan UMKM

Perda Batik Lokal, Jalan DPRD Berau Lestarikan Budaya dan Majukan UMKM

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Redeb – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong Pemerintah Kabupaten Berau untuk segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur kewajiban penggunaan batik khas Berau oleh Aparatur Sipil Negara (ASN). Usulan ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pelestarian budaya lokal yang kian tergerus zaman.

Pernyataan tersebut disampaikan Sumadi dalam rapat kerja bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang berlangsung di Gedung DPRD Berau, Jumat, 25 April 2025. Dalam forum itu, ia menekankan pentingnya regulasi yang tegas dan terstruktur agar penggunaan batik lokal tidak hanya sebatas imbauan, melainkan menjadi kewajiban formal yang ditaati seluruh ASN.

“Kita punya batik khas Berau yang tidak hanya indah secara visual, tapi juga kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal. Sudah seharusnya pemerintah daerah mengambil peran aktif melalui Perda agar ASN menggunakan batik ini secara rutin,” ujar Sumadi.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada ketentuan hukum yang secara resmi mewajibkan ASN di lingkungan Pemkab Berau untuk mengenakan batik daerah. Akibatnya, semangat pelestarian budaya berjalan lamban dan tidak konsisten. Ia mengusulkan agar pemakaian batik khas Berau dijadwalkan setidaknya satu hari dalam sepekan, misalnya pada hari Kamis atau Jumat.

“Kalau sudah diatur dalam Perda, maka ASN harus patuh. Selain memperkuat identitas daerah, ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal karena permintaan batik otomatis meningkat,” tambahnya.

Tak hanya sebagai simbol budaya, Sumadi menyoroti potensi besar dari sektor batik lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Ia menyebut, peran para pengrajin dan pelaku UMKM sangat strategis, dan keberadaan Perda akan memberi efek ganda: pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi.

“Pemkab perlu menggandeng dinas kebudayaan, dinas perindustrian, serta koperasi dan UMKM untuk memetakan para produsen batik lokal yang siap mendistribusikan produknya. Kita harus serius dalam hal ini. Jangan sampai pelestarian budaya hanya jadi slogan, tapi tidak menyentuh sisi pemberdayaan,” ujarnya.

Sumadi berharap Perda yang mengatur pemakaian batik khas Berau ini bisa segera dirancang dan disahkan, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya daerah sembari menghidupkan roda ekonomi berbasis kearifan lokal.

“Ini bukan hanya soal pakaian, tapi soal identitas dan keberpihakan pada produk daerah. Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi?” pungkasnya. (*/adv/yf)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantangan Digitalisasi: Kemenaker RI Minta Perusahaan di Berau Perkuat Tenaga Kerja Lokal

    Tantangan Digitalisasi: Kemenaker RI Minta Perusahaan di Berau Perkuat Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) RI, meminta semua perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau, untuk bisa memaksimalkan penyerapan tenaga kerja khususnya tenaga kerja lokal. Hal ini diungkapkan perwakilan Kepala Pusat Pasar Kerja Kemenaker RI, Rizki Amalia Ulfa beberapa waktu lalu. Apalagi, ini juga telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2023 […]

  • ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.148
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Pencarian terhadap enam nelayan KM Mina Maritim 148 yang hilang di perairan TALISAYAN mulai menunjukkan titik terang, memasuki hari keempat operasi, Rabu (29/10) sekitar pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan menemukan korban keduanya, selang berapa jam sekira 22.30 Wita tim menemukan korban ketiga dalam kondisi meninggal. ‎Penemuan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan […]

  • Kasus Pria Meninggal di Tabalar, Polisi Lakukan Olah TKP

    Kasus Pria Meninggal di Tabalar, Polisi Lakukan Olah TKP

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.586
    • 0Komentar

    Mengabarkan kasus bunuh diri perlu mengikuti kode etik jurnalistik agar tidak menimbulkan dampak negatif, termasuk risiko copycat suicide. Biasanya, media arus utama seperti Tempo.co, Kompas, atau TABALAR – Warga Kampung Tabalar Ulu, Kecamatan Tabalar, digemparkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pria pada Jumat, 26 September 2025. Kapolsek Tabalar, Ipda Suradi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan laporan […]

  • Frans Lewi Tegaskan Sinergi Harus Dirapatkan: Dua Program Utama Kampung Wajib Tetap Jalan Meski Dana Turun

    Frans Lewi Tegaskan Sinergi Harus Dirapatkan: Dua Program Utama Kampung Wajib Tetap Jalan Meski Dana Turun

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menilai hubungan kerja antara DPRD dan Pemkab Berau perlu dirapatkan kembali setelah pemerintah pusat memangkas sejumlah alokasi anggaran. Ia menyebut situasi ini sebagai tantangan bersama yang menuntut respons cepat agar agenda pembangunan daerah tidak tersendat. Frans menjelaskan bahwa koordinasi rutin antara lembaga legislatif dan eksekutif kini […]

  • Sosialisasi Program Pendataan Biatan Ilir: Menata Administrasi untuk Masa Depan Kampung

    Sosialisasi Program Pendataan Biatan Ilir: Menata Administrasi untuk Masa Depan Kampung

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 424
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kepala Kampung (Kakam) Biatan Ilir bersama Aparatur Kampung dan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) menggelar kegiatan silaturrahmi dan sosialisasi program pendataan identitas kependudukan serta rencana aturan kepemilikan lahan/tanah warga. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Aburaera, yang terletak di RT 05 Biatan Ilir, pada Selasa (5/12). Acara dihadiri oleh Kakam Biatan Ilir, aparatur kampung, BPK […]

  • Kemenag Berau Tunggu Instruksi Pusat Soal Program Nikah Massal Nasional

    Kemenag Berau Tunggu Instruksi Pusat Soal Program Nikah Massal Nasional

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Rencana Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar program nikah massal secara nasional tengah menyita perhatian publik. Program ini dirancang setelah kegiatan serupa sebelumnya mencatat antusiasme tinggi, dengan seratus pasangan mengikuti prosesi pernikahan bersama. Yang membuat program ini mencuri perhatian, seluruh biaya pernikahan akan ditanggung pemerintah. Mulai dari administrasi, rias pengantin, mas kawin, […]

expand_less