Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Jepang Lirik Kakao Berau hingga 500 Ton per Tahun, Produksi Jadi Tantangan

Jepang Lirik Kakao Berau hingga 500 Ton per Tahun, Produksi Jadi Tantangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 64
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Peluang pasar ekspor kakao Kabupaten Berau semakin terbuka. Setelah menembus Prancis, Swiss, Belanda dan Amerika Serikat, permintaan kini juga disebut datang dari Jepang dengan kebutuhan yang dapat mencapai 500 ton biji kakao fermentasi per tahun.

Peluang tersebut jauh lebih besar dibandingkan volume ekspor kakao Berau saat ini. Pada 2026, total ekspor kakao Berau tercatat lebih dari 11,5 ton dengan tujuan utama Prancis dan Swiss.

Sementara sepanjang 2023 hingga 2025, volume kakao yang telah dikapalkan ke pasar internasional mencapai sekitar 23 ton. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan daya tarik kakao daerah itu terletak pada cita rasa khas yang dimilikinya.

“Cita rasa yang sangat khas dan seimbang antara rasa pahit dan asam segar, membuat pasar dunia terpikat,” kata Sri Juniarsih.

Menurut dia, kualitas tersebut harus dijaga karena menjadi salah satu modal kakao Berau untuk bersaing di pasar global.

“Cita rasa uniknya lah yang menjadikan coklat kita digandrungi wisatawan. Dan ini yang harus dipertahankan,” ujarnya.

Selain peluang dari Jepang, Pemkab Berau juga telah menandatangani MoU dengan perusahaan di Prancis terkait kebutuhan kakao hingga 50 ton per tahun.

Artinya, peluang permintaan dari kedua pasar tersebut dapat mencapai ratusan ton per tahun apabila dapat direalisasikan.

Namun besarnya permintaan itu sekaligus menunjukkan tantangan produksi yang harus dihadapi Berau.

Volume ekspor yang saat ini masih berada pada kisaran belasan ton perlu ditingkatkan apabila daerah ingin memenuhi permintaan pasar dalam skala yang jauh lebih besar.

Kakao Berau memiliki modal dari sisi kualitas. Biji kakao kering fermentasi daerah itu disebut telah memenuhi standar mutu internasional serta memiliki Sertifikat Indikasi Geografis dari Kementerian Hukum.

Sejumlah pasar luar negeri juga telah lebih dahulu menerima komoditas tersebut, mulai dari Prancis, Belanda, hingga Amerika Serikat.

Produsen cokelat asal Prancis, Valrhona, menjadi salah satu perusahaan yang disebut menaruh minat terhadap kakao Berau.

Terbukanya peluang pasar Jepang hingga 500 ton per tahun kini menjadi kesempatan sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah dan pekebun untuk meningkatkan produksi tanpa mengorbankan kualitas yang menjadi ciri khas kakao Berau. (adv/affn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Kolaborasi Perusahaan dan Pemerintah untuk Atasi Kerusakan Jalan

    Pentingnya Kolaborasi Perusahaan dan Pemerintah untuk Atasi Kerusakan Jalan

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pesatnya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Berau tak lepas dari kontribusi perusahaan-perusahaan besar yang terus bermunculan di wilayah Bumi Batiwakkal. Namun, di balik laju roda ekonomi yang terus berputar, Anggota DPRD Berau, Sa’ga, mengingatkan agar pemerintah daerah dan masyarakat tidak terlena dengan dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh operasional perusahaan, terutama […]

  • Indra Mahardika, Kepala Kampung Termuda Kedua di Batiwakkal: Menapaki Mimpi Besar untuk Pulau Derawan

    Indra Mahardika, Kepala Kampung Termuda Kedua di Batiwakkal: Menapaki Mimpi Besar untuk Pulau Derawan

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Pulau Derawan — Memulai perjalanannya sebagai pendamping kampung di Pulau Derawan, nama Indra Mahardika semakin dikenal masyarakat sebagai pemuda berkomitmen dalam membangun daerah. Dikenal dengan panggilan Indra, Kepala Kampung Pulau Derawan ini adalah putra asli Kepulauan Derawan. Ia lahir dan besar di kampung yang dikenal sebagai destinasi pariwisata bahari terkenal di dunia. Setelah lulus […]

  • Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak menghentikan layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Berau. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung selama periode tersebut. Kepala Disdukcapil Berau, David Pamudji, mengatakan instansinya telah menetapkan sejumlah hari operasional selama masa penerapan WFA. Layanan tetap […]

  • Wabup Gamalis: Keberagaman Budaya Berau Kekayaan yang Harus Dijaga Bersama

    Wabup Gamalis: Keberagaman Budaya Berau Kekayaan yang Harus Dijaga Bersama

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 51
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau Gamalis menegaskan keberagaman suku dan budaya yang dimiliki Berau merupakan kekayaan daerah yang perlu terus dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat. Pernyataan itu disampaikannya saat Berau Ethno Carnival digelar, Sabtu (26/9/2026). “Di Berau ini kita memiliki beraneka ragam budaya dan suku. Ini menjadi kekayaan yang harus kita jaga dan lestarikan […]

  • Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.616
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Keluhan masyarakat terkait kesulitan mengangkut tabung LPG 5,5 kilogram (kg) yang dinilai terlalu berat, khususnya bagi pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda dua, akhirnya mendapatkan perhatian. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina kini telah menyiapkan tabung gas LPG 3 kg non-subsidi yang lebih ringan dan praktis. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, […]

  • Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 766
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Permasalahan listrik menjadi isu mendesak bagi masyarakat di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua. Hingga kini, masyarakat masih mengandalkan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik. Sebanyak 160 rumah dan lebih dari 300 kepala keluarga di Kampung Teluk Alulu berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah untuk kebutuhan penting ini, yaitu penerangan. Kepala Kampung Teluk Alulu, […]

expand_less