Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
  • visibility 537
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Kurangnya tenaga profesional untuk menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD setempat. Komisi I DPRD Berau menilai bahwa pelayanan kesehatan mental di daerah ini masih jauh dari memadai dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyatakan bahwa ketersediaan tenaga ahli seperti dokter spesialis kejiwaan (psikiater) dan psikolog di Berau sangat terbatas, padahal kebutuhan layanan kesehatan mental terus meningkat seiring kompleksitas persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.

“Tenaga profesional seperti psikiater dan psikolog di Berau memang masih sangat minim. Padahal kita tahu kebutuhan terhadap layanan kesehatan mental sudah menjadi kebutuhan mendesak. Ini tidak bisa dianggap sepele,” kata Elita saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Berau harus mulai mencari solusi konkret untuk mengatasi kekurangan sumber daya manusia di bidang kesehatan jiwa. Terlebih lagi, dengan adanya regulasi nasional yang tidak lagi membolehkan pengangkatan tenaga honorer, maka rekrutmen tenaga kesehatan jiwa harus difokuskan melalui jalur resmi seperti CPNS atau PPPK.

“Karena sekarang tidak bisa lagi mengangkat honorer, harapannya pemerintah daerah dapat membuka formasi khusus untuk dokter jiwa dan psikolog dalam seleksi CPNS maupun PPPK mendatang,” ujarnya.

Elita juga menekankan pentingnya kepekaan dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memetakan kebutuhan SDM di bidangnya masing-masing. Ia mengingatkan, kekurangan tenaga ahli dapat menghambat pelayanan publik, khususnya dalam hal penanganan ODGJ yang memerlukan perhatian dan penanganan khusus.

“Kalau tidak ada tenaga yang benar-benar ahli, pelayanan untuk ODGJ bisa tidak maksimal. Ini menyangkut hak dasar masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak, baik fisik maupun mental,” tegasnya.

Lebih jauh, Elita mendorong adanya sinergi lintas sektor dalam menangani persoalan ODGJ. Menurutnya, penanganan gangguan jiwa tidak hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan semata, melainkan juga melibatkan Dinas Sosial, aparat kecamatan, hingga pemerintah kampung.

“Penanganan ODGJ itu bukan hanya soal medis, tapi juga menyangkut aspek sosial, psikologis, bahkan budaya. Maka perlu pendekatan menyeluruh dan kerja sama antarsektor agar penanganan bisa berjalan efektif,” tutupnya. (*yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Laptop Chromebook, Mantan Mendikbud Nadiem Makarim Jadi Tersangka

    Kasus Laptop Chromebook, Mantan Mendikbud Nadiem Makarim Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 904
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memasuki babak baru. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Mendikbudristek Periode 2019-2024, Nadiem Makarim, sebagai tersangka. “Telah ditetapkan tersangka dengan inisial NAM,” ungkap Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025). Direktuk Penyidikan […]

  • Feri Kombong Desak Pemerintah Susun Langkah Antisipasi: Pelatihan, Penempatan Kerja hingga Mitigasi Dampak Sosial

    Feri Kombong Desak Pemerintah Susun Langkah Antisipasi: Pelatihan, Penempatan Kerja hingga Mitigasi Dampak Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, meminta Pemerintah Kabupaten Berau melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menyiapkan strategi khusus dalam mengatasi potensi lonjakan pengangguran. Dorongan ini disampaikan menyusul kabar penutupan salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah Berau, yang berdampak langsung pada ribuan pekerja. Feri Kombong menegaskan bahwa pemerintah daerah […]

  • Kunjungi Polresta Samarinda, Komisi III DPR RI Nilai Pelayanan Baik dan Fasilitas Memadai

    Kunjungi Polresta Samarinda, Komisi III DPR RI Nilai Pelayanan Baik dan Fasilitas Memadai

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    SAMARINDA,— Anggota Komisi III DPR RI, Nabil Husein, melakukan kunjungan kerja ke Mapolresta Samarinda, Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kualitas pelayanan publik yang diberikan jajaran kepolisian kepada masyarakat. Dalam kunjungan itu, Nabil meninjau sejumlah unit layanan yang menjadi garda terdepan pelayanan kepolisian. Di antaranya layanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Sentra Pelayanan […]

  • Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan di Gunung Tabur

    Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan di Gunung Tabur

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 894
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki infrastruktur di wilayahnya. Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah pembangunan drainase di Jalan Bulungan, Kecamatan Gunung Tabur, melalui alokasi APBD-P. Proyek ini bertujuan untuk mengantisipasi masalah genangan dan banjir yang kerap menghambat aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Kepala Bidang […]

  • Dinas Perikanan Buka Ruang Investasi Warga, Budidaya Lele dan Ikan Tawar Mulai Didukung Skala Besar

    Dinas Perikanan Buka Ruang Investasi Warga, Budidaya Lele dan Ikan Tawar Mulai Didukung Skala Besar

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    BERAU – Budidaya ikan air tawar di Kabupaten Berau hingga kini masih belum banyak digarap serius oleh masyarakat. Padahal, sektor ini memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai sumber pendapatan tambahan maupun usaha utama. Namun kenyataannya, konsumsi masyarakat Berau masih didominasi ikan laut sehingga pasar ikan air tawar belum tumbuh secara signifikan. Sekretaris Dinas Perikanan […]

  • Transparansi Keuangan Diutamakan, DPRD Berau Gunakan Sistem At Cost

    Transparansi Keuangan Diutamakan, DPRD Berau Gunakan Sistem At Cost

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – DPRD Berau periode 2024-2029 telah tuntas membahas tata tertib (tatib). Dari pembahasan yang dilakukan selama beberapa hari itu, tidak ada perubahan signifikan hanya ada penambahan penyesuaian dengan aturan baru. “Tidak ada perubahan, hasil pembahasannya hampir sama dengan tatib periode DPRD sebelumnya. Kalau untuk penambahan tatibnya disesuaikan dengan aturan baru yang ada saat […]

expand_less